MoA Prodi Ekonomi Syariah FEBI UIN Said dengan Prodi Ekonomi Islam Universitas Brawijaya Malang

Penulis: M. Irsyad

FEBI News| Malang (Senin 25/9/2023), Sebagai bentuk keseriusan pengembangan Program Studi Ekonomi Syariah Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEBI) Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Mas Said Surakarta, tim Prodi Ekonomi Syariah yang terdiri dari Dr. M. Rahmawan Arifin, SE., M.Si. Devi Narulitasari, M.Si., Dr. Indah Piliyanti, dan Mohamad Irsyad, Lc., M.E., melakukan kunjungan ke Prodi Ekonomi Islam Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Brawijaya Malang untuk melakukan benchmarking dan penandatanganan Memorandum of Aggrement (MoA).
Kegiatan benchmarking ini dimaksudkan untuk mempelajari secara lebih dalam tentang pengelolaan Program Studi Ekonomi Syariah yang telah sukses diimplementasikan di FEB Universitas Brawijaya Malang. Sebagaimana disampaikan dalam sambutan Dr. M. Rahmawan Arifin, SE., M.Si. Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa kunjungan Prodi Ekonomi Syariah FEBI UIN Raden Mas Said Surakarta juga dimaksudkan untuk menggali ekselensi atau keunggulan dan apa yang menjadi pembeda dari Prodi Ekonomi Syariah lainnya.
Dalam Sambutannya, Abdul Ghofar, SE., M.Si., M.Acc., DBA, Ak., CA. selaku Dekan FEB menyatakan bahwa FEB sangat terbuka dan menyambut hangat kedatangan tim rombongan dari Prodi Ekonomi Syariah FEBI UIN Raden Mas Said Surakarta, serta menyampaikan antusiasme dan harapan untuk dapat saling berbagi pengalaman. Menurutnya, SDM Prodi Ekonomi Islam di FEB Universitas Brawijaya masih belum banyak lulusan Ekonomi Islam, maka diperlukan banyak berkolaborasi dengan SDM yang berbasis syariah seperti FEBI UIN Raden Mas Said Surakarta untuk sama sama memperkaya khazanah keilmuan Ekonomi Islam.
Dalam rapat yang berlangsung di Gedung Utama FEB Universitas Brawijaya, Prodi Ekonomi Islam FEB Universitas Brawijaya memaparkan banyak aspek mulai dari aspek akademik dengan berbicara tentang kurikulum, profil lulusan, MBKM, kemudian aspek kemahasiswaan dengan berbicara tentang profil capaian pembelajaran lulusan dari Prodi Ekonomi Islam, memetakan potensi mahasiswa. Setelah pemaparan berbagai aspek Prodi Ekonomi Syariah FEBI UIN Raden Mas Said Surakarta diberikan kesempatan untuk bertanya, berdiskusi dan berinteraksi langsung dengan para dosen dan staf Prodi FEB Universitas Brawijaya.
Seusai diskusi, rombongan Prodi Ekonomi Syariah FEBI UIN Raden Mas Said Surakarta diberikan kesempatan dan dipersilakan untuk melihat sarana prasarana kampus termasuk Laboratorium Ekonomi Islam, di antaranya ada laboratorium Kewirausahaan, Laboratorium Ekonomi Islam, Laboratorium Ilmu Ekonomi, Laboratorium Ekonomi Keuangan dan Perbankan.
Selanjutnya, dari hasil sharing dan diskusi serta berinteraksi antara sesama dosen prodi Ekonomi Syariah dan Ekonomi Islam, kedua belah pihak sepakat untuk melakukan Kerjasama dan kolaborasi dalam bidang akademik baik itu pengajaran, pengabdian Masyarakat, dan penelitian. Kesepekatan Kerjasama kedua belah pihak dibuktikan dengan penandatangan MoA dari masing-masing pihak yang diwakilkan oleh Dekan FEB Universitas Brawijaya Malang dan Dekan FEBI UIN Raden Mas Said Surakarta.
Kegiatan benchmarking dan penandatanganan Kerjasama ini diharapkan mampu memberikan informasi dan masukan bagi pengembangan Prodi Ekonomi Syariah di FEBI UIN Raden Mas Said Surakarta, serta mampu meningkatkan kolaborasi aktif antara institusi dalam pengembangan studi Ekonomi Islam.

Tukar Gagasan dan realisasikan kolaborasi penelitian, 4 Dosen FEBI UIN Raden Mas Said lakukan Desiminasi Penelitian di Universitas Brawijaya Malang

Penulis: M. Irsyad

FEBI News| Malang (Senin, 25/9/2023) dalam rangka merealisasikan kolaborasi dan Kerjasama di bidang penelitian yang telah direncanakan dan disepakati sebelumnya, dosen Program Studi (Prodi) Ekonomi Syariah FEBI UIN Raden Mas Said Surakarta melakukan desiminasi penelitian di hadapan para dosen Program Studi (Prodi) Ekonomi Islam FEB Universitas Brawijaya. Kegiatan desiminisai dihadiri oleh dosen Prodi Ekonomi FEBI UIN Raden Mas Said Surakarta yaitu Dr. M. Rahmawan Arifin, SE., M.Si. Devi Narulitasari, M.Si., Dr. Indah Piliyanti, MSI, dan Mohamad Irsyad, Lc., M.E., dan para dosen prodi Ekonomi Islam FEB Universitas Brawijaya Malang.
Tujuan dari dilakukan desiminasi penelitian ini, selain untuk merealisasikan kolaborasi penelitian antara dosen Prodi Ekonomi Syariah UIN Raden Mas Said dengan Prodi Ekonomi Islam Universitas Brawijaya, dan pemaparan hasil riset yang dapat menjadi temuan dan wawasan baru bagi para dosen, juga sebagai wadah sharing hasil riset serta berbagi ide maupun gagasan, dan mendapatkan masukan juga tanggapan terhadap isu yang sedang dibahas. Yang selanjutnya, diharapkan mampu menjadi ide bagi para dosen untuk melakukan kolaborasi penelitian di masa depan.
Kegiatan diawali dengan sesi pembukaan yang dipandu oleh Dwi Retno Widiyanti, dan dilanjutkan pemaparan hasil Riset. Desiminasi hasil penelitian yang pertama dipresentasikan adalah penelitian Dr. M. Rahmawan Arifin, SE., dengan judul penelitian “Do Young Muslim Choose Differently Identifying Consumer Behaviour In Halal Industry”, disampaikan bahwa tujuan dari penelitian ini adalah bahwa Indonesia memiliki potensi ekonomi dalam konsumsi produk halal, namun seiring dengan perkembangan zaman yang cepat dan banyak bermunculan produk-produk baru saat ini, produk halal memerlukan strategi pemasaran khusus dikarenakan konsumen dalam industry halal ini memiliki karakteristik yang unik. Studi ini bertujuan untuk menguji perilaku konsumen terhadap produk halal dengan meneliti bagaimana kualitas konten, kesadaran agama, dan kesadaran merek dapat memengaruhi perilaku belanja konsumen dan loyalitas konsumen khususnya konsumen muda.
Penelitian ini menghasilkan bahwa kualitas konten dan kesadaran agama memiliki pengaruh signifikan dan positif secara langsung terhadap perilaku pembelian konsumen muda, efek tidak langsung yang signifikan juga terlihat melalui kesadaran merek sebagai variable mediasi. Dalam penelitian ini juga terdapat bukti empiris bahwa perilaku pembelian konsumen memiliki hubungan positif yang signifikan dengan loyalitas konsumen. Selain itu, hubungan positif yang signifikan antara perilaku pembelian konsumen dan loyalitas konsumen dimoderasi oleh jenis kelamin konsumen.
Kegiatan diseminasi dilanjutkan oleh pemaparan hasil penelitian oleh Dr. Indah Piliyanti, MSI, dengan judul penelitian “ Mapping Lembaga Filantropi Islam di Indonesia berdasar pada Pemenuhan Pengungkapan Akuntabilitas Online/Daring”. Disampaikan dalam desiminasi, bahwa latar belakang penelitian ini didasari karena pentingnya akuntabilitas dan transparansi laporan keuangan lembaga filantropi tertuma setelah terjadi sebuah fenomena Fraud pada Aksi Cepat Tanggap (ACT) yang menggunakna dana donasi melebihi ketentuan UU, yakni mencapai 13,7 persen untu operasional organisasi, sehingga banyak Masyarakat yang mempertanyakan akuntabilitas dan transparansi lembaga filantropi. Hal inilah yang mendorong Lembaga filantropi di Indonesia untuk lebih akuntabel dan transparan. Diharapkan dengan adanya akuntabilitas dan transparansi yang merupakan bentuk tanggung jawab Lembaga, akan meningkatkan kembali kepercayaan masyarakat terhadap lembaga dan bahkan mampu memperoleh lebih banyak donasi dan funding Ketika laporan keuangan diungkapkan secara publik di website mereka.
Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif, dengan berfokus pada bagaimana pengelola BAZNAS dan LAZ meningkatkan akuntabilitas dan transparansi berbasis website di era teknologi informasi untuk keberlangsungan lembaga?. Penelitian ini menghasilkan bahwa data ketersediaan website BAZNAS jauh lebih sedikit dibandingkan dengan LAZ, dimana pada BAZNAS hanya 26% BAZNAS yang mengungkapkan laporan keuangan secara terbuka di website mereka, sednagkan sisanya tidak. Sedangkan pada LAZ laporan keuangan yang diungkapkan di website ada sekitar 52% nya. Hal ini mengindikasikan bahwa dalam pemenuhan pengungkapan akuntabilitas secara online LAZ lebih baik dari pada BAZNAS.
Selanjutnya, kegiatan diseminasi dilanjutkan dengan sesi diskusi, dimana bahasan diskusi lebih menenkankan pada bahasan Lembaga Filantropi Islam di Indonesia. Dari hasil diskusi para dosen Ekonomi Syariah FEBI UIN Raden Mas Said, dan dosen Ekonomi Islam FEB Universitas Brawijaya, sepakat untuk merealisasikan penelitian kolaboratif khususnya dalam bidang filantropi Islam, Perilaku konsumen, dan Industri Halal.

Paguyuban Pedagang Bebek Kartasura Resmi Terbentuk, Camat Kartasura dan Dekan FEBI UIN Said Menjadi Dewan Penasihat

Kartasura, Jum’at (22 September 2023) – Paguyuban Pedagang Bebek Kartasura secara resmi terbentuk dan disahkan oleh Camat Kartasura, Ikhwan Sapto Darmono, S.Pd., M.Pd. Acara peresmian yang dihadiri oleh perwakilan setiap pedagang bebek di Kartasura ini bertujuan untuk mempererat hubungan sosial dan kerjasama di antara komunitas pedagang bebek yang beragam. Paguyuban ini memiliki tujuan untuk menggandeng seluruh pedagang bebek di wilayah Kartasura dalam upaya memajukan ekonomi dan budaya lokal.

Ketua Umum Paguyuban Pedagang Bebek Kartasura, Hastomo dari Bebek Mom’s Kitchen, akan didampingi oleh Ketua 1 Agung dari Bebek Rempah Pawon Ayu, dan Ketua 2 Suryadi Kabul dari Bebek Pak Kabul serta pengurus lainnya yang akan dijabat oleh seluruh pengusaha bebek se Kartasura. Kepemimpinan mereka diharapkan akan membawa kemajuan bagi seluruh pedagang bebek di Kartasura.

Terbentuknya Paguyuban ini juga merupakan hasil dari kesuksesan Festival Internasional Bebek Kartasura yang digelar pada Minggu, 17 September 2023. Festival ini menarik perhatian dengan pembagian 3000 nasi bebek gratis dan menghadirkan lebih dari 10.000 pengunjung. Bupati Sukoharjo, Etik Suryani, turut hadir dalam festival tersebut, menunjukkan dukungan pemerintah daerah terhadap inisiatif positif ini.

Dekan FEBI, Dr. M. Rahmawan Arifin, M.Si, yang juga menjadi Dewan Penasihat Paguyuban Pedagang Bebek Kartasura, berharap paguyuban ini akan menjadi wadah yang kuat untuk silaturahim dan kerjasama antara pedagang bebek. Selain itu, paguyuban ini diharapkan dapat menjadi kekuatan dalam bernegosiasi dengan para stakeholder lainnya. FEBI UIN Said juga berkomitmen untuk mendukung pengembangan UMKM pedagang bebek Kartasura agar dapat bersaing di tingkat internasional, serta berperan dalam pertumbuhan ekonomi masyarakat Sukoharjo dan sekitarnya.

Camat Kartasura, Ikhwan Sapto Darmono, S.Pd., M.Pd, mendukung soliditas Paguyuban Pedagang Bebek ini dan berupaya untuk mengembangkan Kartasura sebagai tujuan wisata kuliner yang populer. Dia berencana untuk menyampaikan pembentukan paguyuban ini kepada Bupati Sukoharjo, dengan harapan akan ada lebih banyak perhatian dari pemerintah daerah untuk menjadikan Kartasura sebagai destinasi kuliner bebek goreng kelas dunia, sesuai dengan deklarasi resmi yang telah dilakukan oleh Bupati pada pembukaan CFD sekaligus Peringatan Ambal Warsa Kartasura ke 343 pekan lalu.

Magang Batch 6-febi-uin-surakarta

Pembekalan Magang Batch 6: Komitmen FEBI Sebagai Trensetter Pendidikan Ekonomi dan Bisnis Islam

Surakarta, 15 September 2023 – Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Raden Mas Said Surakarta menggelar pembekalan magang batch 6 di Aula Pendapi Mangkunagaran pada hari Jumat (15/9/2023). Pembekalan ini diikuti oleh semua peserta magang dari unit-unit laboratorium FEBI yang terdiri dari laboratorium Keuangan BMT Mazaya, Lab. Komputer, Lab. Kewirausahaan Jujugan Café, Lab. Retail FEBI One Mart, Lab. Keuangan Pasar Modal, Lab. Keuangan Pegadaian Syariah, Lab. Digital Kreatif Warung Digital dan Lab. Tax and Zakat Center.

Dalam acara ini, Dekan Rahmawan Arifin didampingi oleh Kepala Laboratorium FEBI, Wahyu Pramesti, S.E., M.Si.Ak., dan Sayekti Endah Retno Meilani, SE., M.Si.Ak.C.A. Mereka secara tegas menggarisbawahi pentingnya peran laboratorium kewirausahaan dan keuangan di kampus FEBI daam mengembangkan kapasitas diri mahasiswa.

Dekan FEBI menyampaikan, “Kehadiran laboratorium kewirausahaan dan keuangan di kampus FEBI tidak hanya membantu mahasiswa dalam mempercepat pertumbuhan mereka, tetapi juga membentuk habit dan pola pikir yang diperlukan untuk bersaing di dunia kerja dan bisnis.”

“Pembekalan ini penting bagi mahasiswa agar mereka dapat memahami tujuan dan manfaat magang, serta mempersiapkan diri menghadapi tantangan yang akan dihadapi di lapangan,” lanjutnya.

Selain itu, Dekan FEBI juga menyampaikan bahwa magang merupakan kesempatan bagi mahasiswa untuk mengasah keterampilan dan kompetensi yang telah mereka pelajari di bangku kuliah.

“Melalui magang, mahasiswa dapat menerapkan ilmu dan teori yang mereka peroleh di kelas, serta menambah pengalaman kerja,” imbuh Dr. Rahmawan.

Selain itu, dalam sesi berikutnya, penyerahan sertifikat dari Dekan Arifin perwakilan peserta magang Batch 5. Acara ini juga diselingi dengan penyerahan modal usaha senilai satu juta rupiah kepada Laboratorium Warung Digital. Harapannya, modal ini akan mendorong Lab Warung Digital untuk mengalami pertumbuhan bisnis yang signifikan.

Lautan Manusia Hadiri Festival Internasional Bebek Kartasura

FEBI News| Kartasura, 17 September 2023 – Hari ini, lebih dari sepuluh ribu warga Kartasura dan sekitarnya menyaksikan sejarah baru saat mereka berkumpul untuk merayakan pembukaan Car Free Day (CFD) perdana di Jalan Slamet Riyadi Kartasura. Acara meriah ini menjadi salah satu puncak rangkaian perayaan Ambal Warsa Kartasura yang ke-343 dan dihadiri langsung oleh Bupati Sukoharjo, Hj. Etik Sriyani. Namun, yang membuat acara ini begitu istimewa adalah pelaksanaan Festival Internasional Bebek Kartasura yang menegaskan bahwa Bebek Goreng telah menjadi ikon baru dalam pariwisata kuliner di Kartasura.

Acara dimulai dengan senam dan flashmob “kebo kinul” yang diikuti oleh ribuan masyarakat yang bergembira. Namun, puncaknya adalah pembagian 3000 porsi nasi bebek yang dikumpulkan dari 23 pengusaha bebek di Kartasura serta berbagai donatur lainnya.

Dalam momen bahagia ini, Bupati Sukoharjo bersama dengan seluruh elemen masyarakat menyatakan secara resmi bahwa Kartasura adalah kota Bebek Goreng dan merupakan warisan kuliner yang sangat berharga. Bupati berharap seluruh masyarakat akan memberikan dukungan penuh terhadap program ini, dan ia juga berharap bahwa semua pedagang akan dapat mengembangkan potensi kuliner ini sehingga Kartasura dapat menjadi destinasi kuliner halal internasional yang terkenal.

Festival Internasional Bebek Kartasura bukan hanya merayakan cita rasa lezat bebek Kartasura, tetapi juga menjadi momentum penting dalam mengangkat nama Kartasura sebagai tujuan kuliner yang menarik wisatawan dari seluruh dunia. Acara ini telah menciptakan kenangan yang tak terlupakan dan mengukuhkan posisi Kartasura sebagai salah satu destinasi kuliner terkemuka di Indonesia.

Bupati Bersama Elemen Masyarakat Deklarasikan Kartasura sebagai Destinasi Kuliner Bebek Dunia

Penulis: Asep Maulana Rohimat
Foto: M. Hanif/FEBI MIC

FEBI News| Kartasura, 17 September 2023 – Hari ini, lebih dari sepuluh ribu warga Kartasura dan sekitarnya menyaksikan sejarah baru saat mereka berkumpul untuk merayakan pembukaan Car Free Day (CFD) perdana di Jalan Slamet Riyadi Kartasura. Acara meriah ini merupakan bagian dari rangkaian perayaan Ambal Warsa Kartasura yang ke-343, yang dihadiri langsung oleh Bupati Sukoharjo, Hj. Etik Sriyani. Tetapi, yang membuat acara ini begitu istimewa adalah pelaksanaan Festival Internasional Bebek Kartasura yang menegaskan bahwa Bebek Goreng telah menjadi ikon baru dalam pariwisata kuliner di Kartasura.

Dalam momen bahagia ini, Bupati Sukoharjo bersama dengan semua elemen masyarakat menyatakan secara resmi bahwa Kartasura adalah kota Bebek Goreng dan merupakan warisan kuliner yang sangat berharga. Bupati berharap seluruh masyarakat akan mendukung program ini, dan ia juga berharap bahwa semua pedagang akan dapat mengembangkan potensi ini sehingga Kartasura dapat menjadi destinasi kuliner halal internasional yang terkenal.

Dekan FEBI UIN Raden Mas Said Surakarta, Dr. M. Rahmawan Arifin, yang juga merupakan salah satu inisiator dari festival internasional ini, menjelaskan bahwa tujuan utama dari kegiatan festival ini adalah untuk mengangkat para pengusaha bebek ke tingkat dunia. Hal ini didorong oleh cita rasa kelezatan Bebek Kartasura yang sangat khas, terutama saat disajikan dengan sambel korek yang unik.

KH. Miftahul Huda, Ketua Himpunan Ekonomi dan Bisnis Pesantren (HEBITREN) Solo Raya, memberikan dukungannya terhadap festival internasional ini dan berharap bahwa festival ini akan membawa berkah bagi para pengusaha dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Bebek. Sementara itu, Afnan Nikrubee, seorang mahasiswa asal Thailand, merasa bangga dapat menjadi bagian dari festival ini dan berencana untuk membagikan pengalamannya merasakan kelezatan Bebek Goreng Kartasura kepada rekan mahasiswa asing lainnya.

Deklarasi Kartasura sebagai destinasi kuliner Bebek Dunia ini menandai langkah penting dalam mengangkat potensi kuliner Kartasura ke tingkat internasional. Semua pihak berharap bahwa kekayaan cita rasa dan budaya kuliner Kartasura akan semakin dikenal di seluruh dunia.

Festival Internasional Bebek: Pestanya Warga Kartasura

FEBI NEws| Kartasura, 17 September 2023 – Pada hari Minggu yang cerah, lebih dari sepuluh ribu warga Kartasura dan sekitarnya berkumpul untuk merayakan pembukaan Car Free Day (CFD) perdana di Jalan Slamet Riyadi Kartasura. Acara ini merupakan bagian dari rangkaian perayaan Ambal Warsa Kartasura yang ke-343 dan turut dihadiri oleh Bupati Sukoharjo, Hj. Etik Sriyani. Namun, yang paling mencuri perhatian adalah Festival Internasional Bebek Kartasura yang menandai bahwa Bebek Goreng telah menjadi ikon kuliner pariwisata baru di Kartasura.

Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Raden Mas Said Surakarta Dr. M. Rahmawan Arifin, M.Si, yang juga merupakan salah satu inisiator dari festival internasional ini, mengungkapkan bahwa tujuan utama dari acara ini adalah untuk meningkatkan kualitas para pengusaha bebek menuju standar internasional. Bebek Goreng Kartasura memiliki cita rasa yang sangat khas, terutama saat disajikan dengan sambel korek yang unik.

Seorang mahasiswa pascasarjana dari Universitas Muhammadiyah Surakarta yang berasal dari Bangladesh Mahmudulhassan Faruky, tidak bisa menyembunyikan kekagumannya terhadap kelezatan Bebek Goreng Kartasura. Ia bersama dengan rekan-rekan mahasiswa asing lainnya sangat menikmati cita rasa khas dari Bebek Goreng Kartasura dan merasa bahagia dapat berbagi pengalaman bersama puluhan ribu warga yang hadir untuk menikmati 3.000 porsi Bebek Goreng gratis yang disiapkan oleh panitia. Chris, seorang selebgram asal Taiwan, juga terpukau oleh cita rasa Bebek Goreng Kartasura. Ia bahkan langsung melakukan live streaming di media sosialnya saat diajak makan di salah satu restoran Bebek Goreng di Kartasura.

Warga Kartasura, seperti Laila, merasa sangat bangga bahwa kotanya sekarang memiliki ikon kuliner yang dikenal di tingkat internasional, yaitu Bebek Goreng. Mereka berharap agar kelezatan Bebek Goreng Kartasura akan lebih dikenal oleh masyarakat dunia. begitu juga disampaikan oleh Agung, pemilik Restoran Pawon Ayu Kartasura, berharap agar Bebek Goreng ini dapat menjadi kuliner khas Kartasura yang mendunia. Ia dengan bangga menyematkan nama Kartasura dalam merek Bebek Goreng rempah yang ia kembangkan, bahkan sudah mendapatkan dukungan dari beberapa selebriti nasional.

Festival ini bukan hanya acara biasa, tetapi juga merupakan upaya lebih lanjut untuk memperkenalkan keunikan Bebek Goreng Kartasura kepada dunia. Selain itu, festival ini diharapkan akan memberikan dorongan signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kartasura. Semakin banyak orang mengetahui kelezatan Bebek Goreng Kartasura, semakin besar pula peluang bagi para pengusaha lokal untuk berkembang dan sukses di tingkat internasional.

Dekan FEBI UIN Said Ajak Mahasiswa dari 6 Negara Asing Cicipi Kelezatan Bebek Kartasura

Penulis: Asep Maulana Rohimat

FEBI News| Jum’at, 15 September 2023 – Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam UIN Raden Mas Said Surakarta, Dr. M. Rahmawan Arifin, M.Si, telah mengundang sembilan mahasiswa dari berbagai negara untuk merasakan kelezatan cita rasa bebek goreng khas Kartasura. Para mahasiswa ini berasal dari negara Thailand, Filipina, Laos, Myanmar, Bangladesh, dan Taiwan.

Momen yang berlangsung di RM. Bebek Pak Ndut Kartasura, yang dikenal sebagai warung bebek goreng dengan dua outlet cabang di Singapura dan puluhan outlet di seluruh Indonesia, menjadi pengalaman kuliner yang tak terlupakan. Para mahasiswa tampak menikmati bebek goreng dengan berbagai varian rasa, seperti goreng original, sangan, pedas manis, dan beragam macam sambal yang memikat lidah serta lalapan yang menggugah selera.

Dekan FEBI, yang juga merangkap sebagai Dewan Pengarah Festival Internasional Bebek Kartasura yang akan digelar besok pada Minggu, 17 September 2023, mengucapkan terima kasih kepada para mahasiswa asing yang telah berkunjung untuk merasakan kelezatan bebek Kartasura. Ia berharap para mahasiswa asing tersebut dapat menjadi duta dalam mempromosikan keunikan kuliner bebek ini di negara asal mereka. Terlebih lagi, ia mengungkapkan bahwa besok akan menjadi hari yang sangat penting, karena selain digelar Festival Internasional Bebek Kartasura, juga akan diadakan Car Free Day dan deklarasi Kartasura sebagai Kota Bebek Goreng Internasional. Acara ini akan dihadiri oleh Bupati Sukoharjo dan sejumlah tokoh masyarakat lainnya dalam rangkaian Ambal Warsa Kartasura ke 343.

Kegiatan ini menjadi salah satu langkah menuju pengenalan Kartasura sebagai destinasi kuliner halal internasional yang tak hanya memikat selera masyarakat lokal, tetapi juga menarik minat wisatawan dari berbagai belahan dunia.