Tumbuhkan Jiwa Sosial di Bulan Ramadhan, Mahasiswa PBS semester 2 Laksanakan Kegiatan “PBS Berbagi”

FEBI News| Bulan Ramadhan merupakan kesempatan untuk memperbanyak kebaikan juga momentum untuk bisa lebih banyak berbagi dan saling membantu dengan sesama, sehingga kesempatan Ramadhan kali ini dimanfaatkan oleh mahasiswa Program Studi Perbankan Syariah (PBS), Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, UIN Raden Mas Said Surakarta, khususnya mahasiswa PBS semester 2 untuk berbagi di bulan suci sebagai salah satu bentuk kepedulian mereka kepada sesama dan menjadi kesempatan melatih serta menumbuhkan jiwa sosial melalui kegiatan yang mereka namakan “PBS Berbagi”.

Kegiatan “PBS Berbagi” yang sangat diapresiasi pula oleh Program Studi dan Jurusan tersebut dilaksanakan oleh tim dari kelas PBS 2H pada hari Rabu tanggal 13 April 2022. Sebelum pelaksanaan kegiatan pada tanggal tersebut, para mahasiswa PBS semester 2 yang dikoordinir oleh kelas PBS 2H telah melakukan penggalangan dana dari para mahasiswa satu angkatan yang memiliki semangat dan antusias untuk bisa sama-sama berbagi di bulan suci.

Dalam pelaksanaan kegiatan pembagian takjil menjelang waktu berbuka puasa, tim pelaksana kegiatan “PBS berbagi” sangat antusias mempersiapkan takjil yang akan dibagikan kepada masyarakat, kemudian mereka turun ke jalan dan membagikan takjil kepada masyarakat yang ada dan melintas jalan sekitar pasar Kartasura. Respon masyarakat terhadap kegiatan yang dilaksanakan oleh mahasiswa ini sangat positif, mereka sangat senang dengan kegiatan yang dilaksanakan oleh mahasiswa dari PBS FEBI UIN Raden Mas Said. Semoga kegiatan yang telah dilaksanakan oleh para mahasiswa PBS ini dapat memberikan manfaat bagi masyarakat, dan yang terpenting semoga dapat menjadi ikhtiar untuk semakin meningkatkan jiwa dan kepedulian sosial baik bagi para mahasiswa PBS khususnya juga masyarakat pada umumnya.

(Muhammad Gilang Nurhalim)

Undang Pedagang Kaki Lima sekitar Kampus, FEBI kuatkan kemitraan antara Kampus dan Masyarakat

Penulis: Asep Maulana Rohimat

FEBI News| Memasuki 10 hari kedua di bulan Ramadhan 1443 H. Selasa (12/4/2022), Fakultas Ekonomi dan Bisnis  UIN Raden Mas Said mengundang para pedagang kaki lima yang berjualan di sekitar kampus. Agenda ini dalam rangka program Kolaboratif Industrial bersama Perhimpunan BMT Indonesia dan BUMDES. Dalam agenda ini, para pedagang diberikan edukasi terkait literasi kuangan syari’ah, dan didorong untuk menjadi mitra dengan BMT Mazaya. BMT Mazaya adalah BMT laboratorium keuangan syari’ah yang dimiliki FEBI UIN Raden Mas Said Surakarta.

Puluhan pedagang kaki lima beserta mahasiswa magang di BMT Mazaya menjadi peserta dalam acara ini. Dekan FEBI UIN Raden Mas Said Surakarta, Dr. M. Rahmawan Arifin, M.Si menjadi pembicara pertama sekaligus berikan sambutan hangat kepada seluruh masyarakat pedagang yang selama ini berjualan di sekitar kampus UIN. Menurutnya, acara ini adalah  Sambung rasa, saling mengenal satu dan lainnya. “Baru kali ini Fakultas di lingkungan UIN dengan total mahasiswa 18.000 orang mengundang para pedagang untuk bersama-sama melihat area dalam kampus”, ungkapnya. FEBI menjadi Fakultas yang paling tepat mengundang pedagang, karena terkait dengan pengembangan ekonomi masyarakat. Dalam kesempatan ini juga Dekan berterimakasih kepada para pedadang yang selama ini menyedikan kebutuhan sekitar 5500 mahasiswa dan pegawai FEBI. sebagai rasa syukur sebagai Fakultas favorit di UIN Raden Mas Said. Kehadiran kampus bisa memberikan efek pengembangan ekonomi bagi masyarakat sekitar.

Acara hari ini juga menghadirkan pembicara praktisi keuangan mikro dari BMT Amanah Umah Surakarta, yaitu Dewi Selvia, SE selaku Direktur Investasi dan Pelayanan. Menurutnya, para pedagang bisa mengamanahkan dananya di BMT Mazaya dengan konsep syari’ah, dana tersebut dalam dalam rangka pengembangan hasil usaha untuk diinvestasikan. Inilah yang disebut dengan Perencanaan keuangan berupa tabungan syariah. Dengan menabung inilah kebutuhan di kemudian hari bisa didapatkan dengan mudah.

Salah satu peserta yang hadir dalam acara ini, Renita memberikan testimoni terkait motivasinya menabung di BMT Mazaya, “saya menabung di BMT Mazaya karena mudah dan aman, petugas BMT sangat ramah dan menjemput tabungan langsung ke toko saya”, ujar pedagang yang setiap hari berjualan di depan kampus UIN tersebut. Defi Wulandari, S.P selaku Manajer Operasional BMT Mazaya sekaligus Staf marketing BMT AUM kemudian memberikan doorprize kepada para peserta. Acara diakhiri dengan ramah tamah dan foto bersama di taman Literasi FEBI.

Bersinegi wujudkan Santripreneur; Tim dosen FEBI lakukan Pengabdian kepada Masyarakat di Pondok Pesantren Al-Fatih

Penulis: Usnan, M.E.I, Editor: Asep Maulana Rohimat

FEBI News| Acara Saresehan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) kali ini dilaksanakan bersamaan dengan acara buka bersama seluruh santri dan Pengurus Pondok Pesantren Al-Fatih Kartasura. Dengan penuh keakraban dan keceriaan, acara dilaksanakan di ruang utama Masjid Pondok pada Jum’at (8/4/2022) dihadiri oleh 50 peserta santriwati yang diutus oleh pondok untuk mendapatkan materi dan motivasi santri-preneur. Tim Pengabdian ini adalah dosen yang mewakili seluruh Prodi di FEBI, yaitu Rais Sani Muharrami, M.E.I selaku dosen Prodi PBS, Usnan, M.E.I selaku dosen AKS, dan Asep Maulana Rohimat, M.S.I selaku dosen MBS. Acara PKM kali ini turut melibatkan juga mahasiswa FEBI yaitu Ersiana Riandani, Amelia Hamidah, dan Deva Desinta Nur Azmi.

Sarasehan PKM adalah agenda lanjutan dari FGD bersama pengurus Pondok. Sesuai kebutuhan pondok pesantren Al-Fatih, lalu munculah tema “Pengembangan Ekonomi Pesantren: Aspek Manajemen Bisnis, Keuangan dan Permodalan”. Target PKM kali ini adalah membekali dan mendampingi para santri dalam pengembangan ekonomi pesantren. Oleh karena itu, tim PKM mengundang pembicara pelaku digital marketing, yaitu Heny Mutmainnah selaku owner “Saguri”.

Kegiatan Sarasehan ini dipandu oleh Moderator Haninda As-Syifa yang sekaligus santri senior Pondok Pesantren Al-Fatih, diawali dengan pembukaan dan tilawah yang kemudian dilanjutkan dengan sambutan. Pada sambutan pertama yang disampaikan oleh ketua tim PKM FEBI Rais Sani Muharrami, MEI menyampaikan maksud dan tujuan dari dilaksanakannya kegiatan PKM di Ponpes Al-Fatih yang merupakan tindak lanjut dari kerjasama yang telah terjalin sebelumnya juga sebagai salah satu bentuk upaya sinergi dalam membangun ekosistem ekonomi syariah melalui penguatan ekonomi pesantren dengan membentuk santripreneur. Sambutan kedua disampaikan oleh Pengasuh dan Pimpinan PonPes Al-Fatih Ustadz Heru Utomo, Lc., M.Pd. Dalam sambutannya, Ust Heru menyampaikan ucapan terimakasih kepada tim PKM FEBI dan berharap sinergi dan kerjasama antara Ponpes Al-Fatih dan FEBI UIN Said terus terjalin, karena keduanya memiliki kesamaan gagasan dan tujuan dalam gerakan ekonomi umat.

Setelah sesi pembukaan dan sambutan, acara dilanjutkan dengan inti materi yang dipandu oleh moderator. Pada sesi inti materi, narasumber Heny Mutmainnah mengawali paparan materi tentang trend perkembangan pesantren hari ini tidak hanya membekali santri dengan ilmu agama, tetapi juga sudah mulai banyak yang membekali pula dengan jiwa dan skill entrepreneur. Narasumber kemudian memotivasi para santri agar sejak hari ini sudah punya mimpi, perlunya membuat dreem book, mengenali dan menggali potensi & kecenderungan yang dimiliki sebagai dasar untuk menjadi seroang entrepreneur, serta bekal-bekal entrepreneur apa saja yang harus dimiliki dan dikembangkan. Sesi inti materi ini semakin hangat dengan diskusi dan pertanyaan yang disampaikan oleh para santri seputar bagaimana menggali potensi dan menjadikan kebiasaan yang dimiliki sebagai sebuah kesempatan bisnis.

Sebelum sesi penutupan yang dipandu oleh MC, pada akhir kegiatan sarasehan narasumber memberikan doorprize berupa buku-buku seputar motivasi dan kiat-kiat bisnis bagi para peserta yang aktif pada sesi materi dan tanya jawab. Setelah pembagian doorprize, acara kemudian dilanjutkan dengan penutupan sekaligus buka bersama dengan peserta dan seluruh santri dengan penuh keceriaan.

Kunjungan Asosiasi Perhimpunan BMT Solo Raya ke FEBI, di Bulan Juli akan menggelar Pekan Olah Raga dengan target 500 peserta

Penulis: Asep Maulana Rohimat

FEBI News| Sebagai bentuk kolaborasi pengembangan ekonomi syariah di tengah masyarakat, FEBI bersama Asosiasi Perhimpunan BMT Solo Raya akan lakukan kerjasama program kegiatan Pekan Olah Raga (POR) yang akan diikuti oleh 500 atlet dan peserta, para atlet tersebut adalah perwakilan dari seluruh BMT yang tergabung dalam Perhimpunan. Pekan Olah Raga ini menjadi penting sebagai bentuk pengembangan kebugaran dan kesehatan bagi para pegiat ekonomi syariah, khususnya para pegawai BMT.

Pembahasan rencana kegiatan POR ini dilaksanakan pada Selasa  (5/4/2022) di Ruang Rapat Pimpinan FEBI. Hadir dalam pertemuan ini Dekan FEBI Dr. M. Rahmawan Arifin, M.Si, Asep Maulana Rohimat, M.S.I, Kepala FEBI MIC, Dwidjo Martono, S.E., M.M, Pengembang Teknologi Pembelajaran Ahli Muda. Perwakilan dari Asosiasi yang hadir diantaranya Wisnu Dewantoro, S.Sos, M.E.Sy. (Ketua PBMTI MPD Sukoharjo), Suharno, SE (Ketua Panitia POR) Faisal Abdul Haris, SE (Direktur BMT AUM/Humas Panitia), Sri Sadana (Panitia), serta Jajang Kurniawan (Seretaris panitia).

Dekan Dr. M. Rahmawan Arifin, M.Si menyampaikan dukungan kepada kegiatan tersebut. Menurutnya kegiatan kolaborasi ini adalah bentuk rekognisi Perguruan Tinggi yang fokus dalam pengembangan ekonomi syariah di tengah masyarakat. “semoga kegiatan nanti lancar dan bermanfaat untuk banyak orang”. Menurut panitia POR, bahwa Cabang Olahraga yang akan ditandingkan nantinya adalah Badminton,  Tenis Meja, Futsal, Panahan Jemparingan, Tarik tambang, Bola Voli, serta Lomba Khas BMT yaitu lomba Hitung Uang. Selain membahas rencana kegiatan POR, pertemuan tersebut juga membahas program Kolaborasi Kelembagaan untuk memberikan edukasi kepada pegawai BMT terkait Digital Marketing.

170 Mahasiswa ikuti Pembekalan Magang FEBI Batch 3, Dekan berpesan Kembangkan Attitude, Skill, dan Knowledge

Penulis: Denda Rinaldi Hadinata

FEBI News| Program magang FEBI UIN Raden Mas Said Surakarta merupakan program rutin yang diselenggarakan setiap tiga bulan. Program ini telah berlangsung sampai Batch 2 yang berakhir pada bulan Maret 2022 lalu ,yang programnya  akan dilanjutkan  untuk magang Batch 3 pada bulan April 2022.

Sebanyak 170 mahasiswa  antusias mendaftarkan diri pada program magang Batch 3 ini dengan pilihan tujuh unit lab yang tersedia, antara lain FEBI One Mart, Jujugan Café, BMT Mazaya, Galeri Investasi Syariah, Gadai Syariah, BSI & CIMB Syariah dan Warung Digital. Setelah dilakukan seleksi wawancara kepada calon mahasiswa magang didapatkanlah 63 mahasiswa yang terpilih  untuk berkesempatan magang di unit-unit lab FEBI sesuai dengan peminatannya.

Dalam rangka mempersiapkan mahasiswa magang batch 3 untuk tiga bulan kedepan, tim lab FEBI menyelenggarakan pembekalan yang diselenggarakan pada hari Senin (4/4/2022) di Aula FEBI UIN Raden Mas Said Surakarta. Acara ini diawali pemberian motivasi untuk peserta magang oleh Dr. M. Rahmawan Arifin, S.E., M.Si. selaku Dekan FEBI dan Septi Kurnia Prastiwi, S.E., M.Si. selaku kepala Laboaratorium FEBI, serta penyampaian evaluasi program magang batch 2 dan penyampaian program kerja magang batch 3 oleh para dosen pamong dan perwakilan peserta magang batch 2 dari masing-masing unit lab FEBI.

Pada acara ini, Dekan FEBI menyambut kedatangan mahasiswa magang Batch 3 dengan suka cita. Pada sambutannya beliau menyampaikan bahwa mahasiswa yang telah meggantungkan cita-citanya di FEBI harus mendapatkan proses pendidikan yang baik salah satunya adalah dengan menyelenggarakan program magang.

Program magang FEBI merupakan salah satu komitmen yang dilakukan fakultas untuk mengembangkan skill dan kompetensi mahasiswa di luar kurikuler sehingga dapat menunjang peminatannya dan dapat mempersiapkan diri menghadapi dunia kerja setelah lulus nanti. Fakultas sebagai penyelenggara program magang tentunya akan terus mengembangkan program ini secara maksimal karena kegiatan ini merupakan bagian dalam rangka Merdeka Belajar dan Kampus Merdeka. Pada akhir sambutannya Dekan berpesan agar mahasiswa pada proses masa bakti magangnya dapat menumbuhkan konsep ASK yakni  Attitude yang baik, Skill yang terus diasah, dan Knowledge yang harus terus digali.

Pesan motivasi pun disampaikan pula oleh  Septi selaku kepala Lab FEBI, beliau menyampaikan bahwa mahasiswa yang sudah lolos magang harus memanfaatkan kesempatan ini sebaik mungkin karena program magang ini dapat diakui sebagai bukti penilaian Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) nantinya. perjalanan magang tiga bulan kedepan merupakan proses dimana cerminan dunia kerja nanti. Mahasiswa magang akan belajar menyelesaikan masalah dari setiap tantangan yang dihadapi dan keterbatasan yang dimiliki. Oleh karena itu, beliau berpesan kepada mahasiswa yang lolos magang Batch 3 bahwa “Jangan jadikan keterbatasan sebagai hambatan. Namun, jadikan itu sebagai motivasi agar dapat lebih aktif, kreatif dan inovatif”. Semoga dengan karya ide kratif dari mahasiswa magang Batch 3 dapat menyempurnakan segala keterbatasan yang ada di unit-unit lab FEBI.

SEMA FEBI UIN RADEN MAS SAID SURAKARTA GELAR SEKOLAH ADVOKASI: SIAP CETAK MAHASISWA BERPIKIR KONSTRUKTIF

FEBI News| Berlangsung selama dua hari, Kamis (31/03/2022) hingga Jum’at (01/04/2022) Senat Mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (SEMA FEBI) UIN Raden Mas Said Surakarta sukses gelar sekolah advokasi. Kegiatan ini berlangsung di Graha UIN Raden Mas Said Surakarta dengan antusias tinggi dari para mahasiwa, terbukti kegiatan ini diikuti paling tidak 100 mahasiswa UIN Raden Mas Said Surakarta. Dengan mengusung tema “Membingkai Jiwa Advokasi sebagai Upaya Menumbuhkan Pola Berfikir Konstruktif Mahasiswa” kegiatan berlangsung secara interaktif dengan para mahasiswa.

Kegiatan diawali dengan sambutan oleh Bapak Dekan FEBI UIN Raden Mas Said Surakarta, Dr. Rahmawan Arifin, M.Si., beliau menuturkan bahwasannya berfikir konstruktif merupakan bekal utama seorang mahasiswa. Dengan adanya pola pikir konstruktif mahasiswa mampu berpikir secara kritis dan kreatif tetapi membangun. Berfikir konstruktif mampu menghasilkan solusi yang tidak menimbulkan masalah baru.

Kegiatan ini berhasil hadirkan dua pemateri yang kompeten pada bidangnya dengan materi yang sangat berbobot. Materi pertama memaparkan mengenai Pengantar Mahasiswa dan Advokasi yang disampaikan oleh Abdul Ghofur, S.Pd  (WALHI Nasional). Dilanjutkan pemateri kedua yang memaparkan mengenai Manajemen Isu dan Analisis Wacana.yang disampaikan oleh RT. Gunawan Setyopuro S.Sos.I yang merupakan pegiat dan pendamping desa.

Di hari kedua kegiatan tak kalah interaktif, yakni menghadirkan dua pemateri yaitu materi yang pertama adalah Agitasi & Propaganda yang disampaikan oleh Nur Rifai S.E (Sekertaris PC GP Ansor  Klaten) dan yang kedua adalah  Manajemen Aksi dalam advokasi litigasi Thoha Ulil Albab, S.H. ( Aktivis Komphein ). Di setiap akhir sesi pemateri dilakukan FGD (Forum Group Discussion) selama 30 menit yang diikuti oleh seluruh  peserta.

Puncak acara pada hari kedua diadakan praktik orasi secara berkelompok oleh seluruh mahasiswa peserta sekolah advokasi ini. Terselenggaranya sekolah advokasi ini diharapkan mampu memberikan wawasan dan pengetahuan kepada mengenai hal-hal yang berkaitan dengan advokasi dan membangun pola berpikir konstruktif dalam menghadapi suatu permasalahan. Besar harapan kedepan akan lebih banyak diadakan kegiatan seperti ini untuk cetak mahasiswa yang visioner, berkompeten, dan siap lanjutkan tampuk keberlangsungan masa depan.

Redaktur: Shafina HD/KJF

Pengabdian Kepada Masyarakat Dosen FEBI tahun 2022 mengusung tema Ekonomi Kreatif dan Inovatif dalam rangka memperkuat Ketahanan Usaha Masyarakat Pasca Pandemi

Penulis: Anim Rahmayati, M.Si

FEBI News| Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam mengadakan kegiatan FGD Proposal Pengabdian Kepada Masyarakat pada Jumat (1/04/2022). Kegiatan ini bertujuan memberikan masukan rencana kegiatan PKM dosen oleh narasumber agar kelompok dosen dapat melaksanakan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat dengan baik. Acara pembukaan dipandu oleh pembawa acara Sadewa Aziz Diamonda, M.Sc. Kemudian dilanjutkan dengan Sambutan Dekan yang diwakili oleh Wakil Dekan I, Dr. Awan Kostrad Diharto, SE, M.Ag.

Acara inti FGD disampaikan oleh narasumber Rohadi, S.Pd sebagai pelaku ekonoi kreatif yang dipandu oleh moderator Khomaruddin Achmad, ME. Narasumber menyampaikan tema Ekonomi Kreatif. Para dosen harus memetakan dan identifikasi dahulu sebelum melaksanakan pengabdian kepada masyarakat. Hasil dari pengabdian kepada masyarakat adalah pengetahuan dan perubahan dalam kehidupan masyarakat. Harusnya proposal pengabdian itu ada beberapa level, antaralain 1. Charity yaitu datang, membawa bantuan dan bukan pemberdayaan, 2. Income generating, lebih dari carity ada peningkatan pendapatan, 3. Community development, mendorong masyarakat menyelesaikan masalahnya sendiri. 4. Community organizing, pengorganisasian satu komunitas, 5. Community empowermen, menyelesaikan problem dengan membangun kekuatan.

Setelah pemaparan materi kemudian dilanjutkan dengan memberikan masukan atas proposal/usulan rencana PKM yang masuk dan sesi tanya jawab dengan kelompok pengusul PKM. Acara diakhiri dengan penutupan oleh moderator dengan menyampaikan ringkasan acara FGD. Kemudian dilanjutkan dengan penyampaian info PKM oleh panitia dan foto Bersama.

Siapkan Program Penuh Aksi, Komunitas Jurnalis FEBI Gelar Rapat Kerja Kepengurusan Periode 2022

FEBI NEWS| Komunitas Jurnalis FEBI (KJF) sukses adakan rapat kerja (Raker) kepengurusan periode 2022 dengan mengusung tema “Bersinergi Membangun Jurnalis FEBI yang Penuh Aksi”. Acara ini digelar secara blended yakni secara daring via google meet dan luring yang berlokasi di Wedangan Jero Kraton Kartasura, Sukoharjo. Meskipun juga diselenggarakan secara luring, Acara Raker yang berlangsung secara interaktif ini telah dilaksanakan pada Minggu (26/3/2022) .

Acara ini dimulai pada pukul 09.00 WIB dengan pembukaan dari MC, menyanyikan lagu Indonesia Raya, dan sambutan dari ketua panitia dan Pimpinan Umum Komunitas Jurnalis FEBI 2022. Kemudian dilanjutkan dengan pembacaan tata tertib dari presidium sementara. Memasuki acara inti, yaitu penyampaian program kerja dari masing-masing divisi yang dipandu oleh presidium tetap yaitu pimpinan dari Komunitas Jurnalis itu sendiri. Program kerja yang disampaikan masing-masing divisi disini sangat berbobot dan visioner, bertujuan wujudkan Jurnalis FEBI yang progresif. Acara penyampaian berlangsung secara khidmat kemudian ditutup dengan pembacaan hamdalah. Acara selesai pada pukul 15.00 WIB yang kemudian dilanjutkan sesi evaluasi dari masing-masing sie.

Pimpinan Umum Komunitas Jurnalis FEBI, Ersiana Riandani berpesan bahwa tidak ingin kepengurusan KJF berhenti sampai kepengurusan ini. Oleh karena itu, beliau ingin agar pengurus KJF saat ini mensosialisasikan KJF kepada mahasiswa baru supaya KJF memiliki penerus yang aktif dan responsif. Selain itu, beliau juga mengatakan untuk terus melatih skill pengurus melalui Journalis Class maupun Kelas Design dan Fotografi agar calon penerus KJF memiliki kemampuan yang mumpuni sebagai seorang jurnalis. Semoga dengan diadakannya Raker ini, pengurus Komunitas Jurnalis FEBI semakin solid dan kompak dalam menjalankan Program Kerja di kepengurusan tahun ini demi lejitkan organisasi pers mahasiswa yang berprogresif.

Redaktur: Beni ST/KJF

Editor: Shafina HD/KJF

Design: Luthfiah/KJF

Tumbuhkan Mental Kewirausahaan Mahasiswa, Prodi Perbankan Syariah menggelar Kelas Peminatan Wirausaha

Penulis: Rahmawati Khoiriyah

FEBI News| Untuk menjadi seorang wirausahawan, diperlukan mental yang tangguh dan pola pikir yang terbuka. Berwirausaha berarti berupaya keras untuk mencapai tujuan dengan dengan adanya langkah konkret dalam mewujudkannya. Keberanian dalam diri seseorang dimulai ketika ia membuat impian yang akan ia capai dalam hidupnya. Memang tak mudah rasanya memimpikan sesuatu yang tinggi dikala masih belum mampu. Namun dengan impian itulah seseorang akan mencapai target hidupnya satu persatu. Untuk mendukung minat mahasiswa maka Program Studi Perbankan Syariah FEBI UIN Raden Mas Said Surakarta, mengadakan program kelas peminatan wirausaha bagi mahasiswa semester 6 pada hari Jumat (18/3/2022) secara daring.

Pada kesempatan ini Hakim Azizi, narasumber kelas wirausaha juga menyampaikan bahwa, lulusan dari Prodi Perbankan Syariah tidak harus menjadi seorang banker. Mahasiswa-mahasiswa milineal harus bisa lebih terbuka dengan karir di wirausaha. Dengan berwirausaha kita bisa menghasilkan pendapatan yang memuaskan dan dapat membantu sekitar dengan membuka lapangan pekerjaan. Untuk menjadi wirausaha, hal yang perlu diperhatikan adalah niat yang kuat, berani memulai, mencoba berpikir kreatif dan harus mempunyai mental yang kuat agar nantinya tidak mudah menyerah jika kondisi usahanya sedang dalam posisi menurun.

Selain adanya persiapan mental yang matang, segala hal yang dilakukan juga harus diimbangi dengan adanya doa. Dengan doa inilah segala maksud yang ingin diraih bisa diberikan kelancaran oleh Tuhan. Lanjutnya, hendaklah seseorang selalu mendahulukan untuk mendoakan kedua orang tuanya dan orang lain. Kemudian setelahnya ia dapat melanjutkan untuk dirinya sendiri. Terakhir, ia berpesan pada para mahasiswa agar senantiasa mengambil segala kebaikan. Tak lupa, ia mengulangi poin penting yang ia garis bawahi, “Yang terbaik diantara Anda adalah yang segera mengambil langkah, bukan yang terlalu banyak berpikir. jangan jadikan buruknya kedisiplinan Anda sebagai penghambat impian Anda.”

Klinik Karya Ilmiah bagi Dosen dan Mahasiswa bahas Trik menembus Jurnal Bereputasi

Penulis: Usnan, M.E.I

FEBI News| Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam UIN Raden Mas Said Surakarta terus melakukan berbagai upaya untuk pengembangan kualitas sumber daya manusia termasuk mahasiswa, diantaranya melaksanakan kegiatan “Klinik karya ilmiah bagi dosen dan mahasiswa” . Orientasi dari kegiatan ini adalah untuk mendukung pengembangan kuantitas dan kualitas publikasi dosen dan juga mahasiswa pada jurnal-jurnal bereputasi. Kegiatan ini juga sekaligus mendukung program pengembanan tugas akhir bagi mahasiswa yang tidak hanya dalam bentuk skripsi, melainkan internship dan juga artikel jurnal.

Kegiatan klinik karya ilmiah yang belangsung selama dua hari ini yaitu tanggal 24 dan 25 Maret 2022 mengangkat tema “Trend Riset dan Trik Menembus Jurnal Bereputasi” dengan menghadirkan narasumber Ibu Dr. Hj. Sudarwati, SE, MM (Ketua Jurusan Ilmu Manajemen Pasca Sarjana UNIBA Surakarta) dan dimoderatori oleh Bapak Khomarudin Achmad, ME (Owner Brownies Tiwul).

Kegiatan klinik karya ilmiah yang dihadiri oleh para dosen dan mahasiswa terutama mahasiswa semester akhir yang sedang dan akan mengerjakan tugas akhir, dihari pertama dibuka langsung dengan sambutan dan pembukaan yang disampaikan oleh Dekan FEBI bapak Dr. M. Rahmawan Arifin, SE, MSi. Dimana beliau menegaskan tentang tujuan kegiatan klinik karya ilmiah ini dan secara lebih khusus beliau menyampaikan tentang tiga model tugas akhir yang ada di FEBI dan salah satunya adalah artikel jurnal, dimana adanya tiga model tugas akhir tersebut merupakan bagian dari upaya untuk melaksanakan konsep merdeka belajar kampus merdeka (MBKM).

Inti kegiatan yang berlangsung selama dua hari tersebut berisi beberapa materi seputar artikel jurnal dimulai dari; Pentingnya membaca artikel yang baik untuk membuat artikel ilmliah yang baik, bagaimana mendapatkan ide penelitian, current issues, tahapan penelitian, metode penelitian pilih artikel terbaik sebagai contoh, membuat rencana riset, situs-situs sumber ide penelitian, kriteria artikel yang tidak layak publikasi, model kerangka bagian-bagian dalam suatu artikel publikasi dan penjelasan dari masing-masing bagian tersebut mulai dari abstrak hingga referensi yang digunakan. (Usnan)