Khazanah Pakkis #2: Mahasiswa Perlu Teladani Manajemen Diri ala RASULullah

FEBI NEWS| PAKKIS FEBI UIN Raden Mas Said Surakarta gelar kegiatan Kajian KHAZANAH PAKKIS sesi 2 dengan tema “Manajemen Diri Ala Rasulullah Sebagai Manifestasi Masa Depan”. Kegiatan ini dilaksanakan pada hari Minggu, 26 September 2021 secara offline dan online.

Kajian KHAZANAH PAKKIS sesi 2 ini diisi oleh pembicara yaitu Fazar A Alfarizy, S.E. dan moderator untuk sesi dua ini Fajar Rizki Nursaid, S. Sos. Pembicara mengawali KHAZANAH PAKKIS dengan kata-kata mutiara, yaitu “Menjadi Peran Terbaik di Muka Bumi”.

Dalam kajian ini Fazar menyampaikan bahwa ketika kita mempunyai tujuan, pastikan ada way nya. Terdapat di dalam hadits, “Dari Umar bin Khattab, dia berkata: Rasulullah bersabda: “Sesungguhnya amalan itu tergantung dengan niatnya, dan sesungguhnya ia akan mendapatkan sesuatu yang diniatkannya, barang siapa hijrahnya untuk Allah dan Rasul-Nya, maka hijrahnya untuk Allah dan Rasul-Nya, dan barang siapa hijrahnya untuk memperoleh dunia atau seorang wanita yang akan dinikahinya, maka hijrahnya sesuai dengan apa yang diniatkannya” (HR Bukhari dan Muslim).

Fazar juga menyampaikan bahwa ketika nanti masuk pada manajemen diri, pertama yang harus diketahui adalah sudah mengenal diri sendiri atau belum. Jikalau belum, bagaimana cara untuk memanajemen diri tersebut. Karena sejatinya, Hidup Adalah Pertumbuhan (tumbuh untuk menjadi peran terbaik dari dalam diri).

“Dari rangkaian kegiatan Kajian Khazanah ini tentu sangat luar biasa sekali antusias peserta, harapannya semoga kita dapat meneladani perilaku dari Rasullullah dan bisa kita amalkan dalam kehidupan kita sehari hari” Lanjut anita (koordinator pakkis FEBI UIN RM Said).

Editor : Aji Tri Laksono/KJF

Outstanding Mind and Good Habits: PAKKIS FEBI siap Cetak Mahasiswa Berkarakter

FEBI News| PAKKIS FEBI gelar Kajian Khazanah pada sabtu, (25/09). Kegiatan ini dilaksanakan secara online dan offline, untuk kegiatan offline dihadiri sekitar 40 peserta tentunya sesuai prokes. Kegiatan Kajian KHAZANAH PAKKIS sesi 1 dengan tema “Outstanding Mind, Good Habits”.

Acara dibuka dengan sambutan Dr. Mohammad Rahmawan Arifin, SE, M.Si. selaku Dekan FEBI UIN Raden Mas Said Surakarta dan juga sambutan Koordinator PAKKIS Anita Rahmawati.

Kajian KHAZANAH PAKKIS ini terbagi 2 sesi, untuk sesi pertama diisi oleh pembicara hebat yaitu Laila Putri N, S. Ked dan moderator acara ini Novia Annafi, S. Pd. Kali ini pembicara memberikan 4 topik utama yaitu tentang : definitions, the benefits, the ways, dan implementations. Laila (pembicara) memaparkan tujuan kita disini adalah untuk menambah pengalaman dan teman, serta jika ketika kita tidak tahu tujuan kita ke mana, maka tidak akan sampai pada tujuan itu. Dimana tujuan hidup manusia adalah selain beribadah yaitu, untuk kita mengetahui pencipta kita, untuk mengetahui maksud Allah itu apa. Jadi penting juga memahami tauhid yang benar.

Laila juga menyampaikan bahwa outstanding mind : didukung oleh stoicism dan growth mindset. Mindset akan mempengaruhi perilaku kita. “mind” berarti pikiran atau sama dengan “aql”. Sedangkan, “mindset” berarti keyakinan/belief atau sama saja dengan “keimanan”. Dimana kita harus senantiasa mengembangkan dan menumbuhkan pemikiran kita salah satunya dengan hobi atau kebiasaan yang baik pula.

“Semoga kedepannya kegiatan PAKKIS dapat mendatangkan banyak manfaat bagi seluruh mahasiswa FEBI” ujar Anita selaku Koordinator Pakkis Febi.

Editor : Aji Tri Laksono/KJF

Tips Meraih Prestasi Akademik: Cerdas dan tepat, Event Perdana pada Program Kelas Peminatan Akademisi Prodi Perbankan Syariah

FEBI News| Kelas peminatan tahun ajaran 2021-2022 semester ganjil secara perdana dilaksanakan
Sabtu (25/9/2021). Kelas pada prodi Perbankan Syariah dibuka dengan kelas peminatan akademis dengan tema “Meraih Prestasi Akademik : Cerdas Dan Tepat”. Kegiatan dilaksanakan secara daring melalui Zoom Meeting diikuti oleh seluruh mahasiswa semester 5 prodi Perbankan Syariah FEBI UIN Raden Mas Said. Pada kesempatan ini sambutan disampaikan oleh Sekretaris Prodi Perbankan Syariah yaitu Bapak Rais Sani Muharrami,S.E.I.,M.E.I dan sekaligus menjadi pembukaan acara diskusi kelas akdemis. Ia memaparkan bahwa kelas akademis ini merupakan bekal mahasiswa untuk mempersiapkan rencana studi dan tugas akhir atau skripsi. Lebih lanjut, Sekprodi PBS menyampaikan bahwa semester 5 merupakan saat yang tepat untuk mulai merencanakan tugas akhir dan karir kedepan. Materi diskusi hari ini akan banyak disampaikan terkait pengalaman dan tips dari pembicara yang merupakan alumni Prodi Perbankan Syariah yang saat ini melanjutkan studi lanjut di Magister Ekonomi Universitas Airlangga Surabaya melalui beasiswa LPDP.

Materi utama disampaikan oleh Muhammad Alan Nur,S.E. yang merupakan alumnus FEBI UIN Raden Mas Said Surakarta dan juga penerima beasiswa LPDP Magister di Universitas Airlangga Surabaya. Dalam pemaparan materi diskusi, pemateri menjelaskan tentang bagaimana rencana studi harus dipersiapan dengan serius, maka membutuhkan strategi-strategi belajar yang tepat. Pertama adalah membangun support system, hal ini dapat dilakukan dengan orang-orang sekitar seperti keluarga sahabat dan rekan sejawat. Kedua adalah metode belajar yang dilakukan, hal ini dapat mempengaruhi kualitas belajar apabila menerapkan metode yang cocok dengan diri sendiri, sehingga dapat disesuaikan dengan kemampuan diri dalam menentukan rencana studi. Ketiga adalah adalah memotivasi diri, strategi ini sangat penting agar terhindar dari sikap jenuh dan malas sehingga dapat mencapai tujuan yang menjadi target dalam rencana studi. Dipenghujung acara pemateri juga menyampaikan bebarapa strategi terkait rencana jenjang studi dalam memperoleh beasiswa.

Acara diskusi kelas akademis yang telah terlaksana ini diharapkan mampu menjawab tantangan peserta kelas akademis dalam menysusun rencana studi tingkat sarjana. Hal ini bisa memberikan berdampak positif sekaligus memotivasi mahasiswa kelas akademis dalam menyelsaikan kewajiban perkulihan selama 4 tahun dan lulus tepat waktu. Pada akhir diskusi, peserta antusias melakukan tanya-jawab sekaligus sharing kepada pemateri diskusi.

Ekspresikan Kreativitas Mahasiswa dalam Videografi, Komunitas Jurnalis FEBI Gelar Ruang Jurnalistik Part #3

FEBI News| Melalui media zoom meeting, Komunitas Jurnalis FEBI UIN Raden Mas Said Surakarta menggelar acara Ruang Jurnalistik part 3 dengan tema “Berkreasi dalam Videografi” pada hari Minggu (26/09). Acara yang digelar secara online ini berhasil menggait sekitar 40 peserta dari kalangan umum. Dilaksanakannya acara ini bertujuan untuk mewadahi dan mengasah softskill videografi mahasiswa agar semakin kreatif dan inovatif.

Berawal dari sambutan yang disampaikan oleh Ajeng Astrid Dwi Kencana selaku Pimpinan Umum Komunitas Jurnalis FEBI, acara ini pun dimulai dengan antusias. Acara ruang jurnalistik part 3 diisi oleh Alfin Dwi Novemyanto, seorang mahasiswa berprestasi Universitas Terbuka tahun 2020 dan 2021. Ada beberapa teknik videografi yang ia sampaikan, yaitu paham perangkat kamera dan teknik pengambilannya, menentukan peralatan, serta memastikan kondisi baterai. Pembicara juga menjelaskan tools-tools serta tutorial pembuatan videografi dengan menggunakan aplikasi VN. Setelah materi disampaikan, ada sesi sharing time antara peserta dengan pemateri yang semakin menambah wawasan dan pengetahuan seputar dunia videografi.

Acara ruang jurnalistik part 3 ini diharapkan dapat bermanfaat bagi para peserta dalam menumbuhkembangkan kreativitas dalam membuat videografi. Kemudian panitia juga berharap bahwa dengan dilaksanakannya acara tersebut, peserta mampu mengimplementasikan ilmu yang didapat dari pemateri agar semakin produktif untuk membuat videografi terutama selama masa pandemi covid-19 ini.

Redaktur : Annisa Fitri Marhamah/KJF

Siap berkompetisi di Bombastic Era, FEBI bekali Mahasiswa Praktikum Digital Marketing

FEBI News│ Laboratorium Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam UIN Raden Mas Said Surakarta selenggarakan Grand Opening Praktikum Digital Marketing pada Selasa (21/9/2021). Acara ini menghadirkan pembicara yang merupakan owner dari One Academy sekaligus penulis buku best sellerNaked Sales” yaitu Apt. Roviq Adi Pabowo, RFP., CT. NNLP  yang juga dihadiri oleh Kepala Laboratorium Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam UIN Raden Mas Said Surakarta Septi Kurnia Prastiwi S.E., M.M, Ketua Program Studi Manajemen Bisnis Syariah (MBS) yaitu H. Khairul Imam, S.H.I, M.S.I, mentor-mentor praktikum, asisten praktikum, dan juga lebih dari 300 mahasiswa semester 5 Program Studi Manajemen Bisnis Syariah.

Acara dibuka dengan sambutan oleh H. Khairul Imam, S.H.I, M.S.I, yang berharap bahwa dengan adanya praktikum ini mahasiswa dapat tertambah wawasan keilmuannya dan praktik dalam konteks program studi MBS. Kemudian sambutan dilanjut oleh Ibu Septi Kurnia Prastiwi S.E., M.M, dengan harapan Praktikum Digital Marketing semacam ini bisa digunakan untuk upgrade skill bisnis dan juga membantu UMKM yang belum memiliki ilmu Digital Marketing.

Memasuki acara inti pembicara Apt. Roviq Adi Pabowo, RFP., CT. NNLP menyampaikan topik Boombastic Era melalui Copywriting Through NLP to Marketing. Ia berharap peserta Grand Opening bisa mengubah penggunaan internet dari konsumtif menjadi lebih produktif karena connectivity Indonesia masih dibawah beberapa negara Asia lainnya. Disampaikan juga salah satu teknik copywriting yang penting yakni menguasai research dan memahami struktur/pola tulisan. Semakin banyak menguasai teknik, semakin bisa bergerak di segala juru marketing. Salah satu metode yakni memanfaatkan bias kognitif (kesalahan berpikir) untuk meningkatkan penjualan karena bisa menciptakan efek ikut-ikutan untuk menjadi customer, seperti endorsement yang dilakukan oleh artis-artis. Hingga beliau menyimpulkan bahwa batas dunia digital adalah sesering apa kita tampil di sosial media, semakin cepat dan intens kita masuk untuk marketing maka secara tidak langsung akan betah dan bisa mendapatkan hasil dari marketing salah satunya dengan copywriting dengan memanfaatkan jaringan disekitar kita sebagai bahan marketing dan untuk menjadi transaksi segera contact dengan call to action.

Pembicara berharap materi copywriting pada Grand Opening bisa menjadi bekal awal Praktikum Digital Marketing. Selain itu pembicara juga memberikan motivasi kepada peserta Grand Opening ”lebih baik menghabiskan masa muda dengan memulai fondasi kesuksesan untuk masa depan, daripada menghamburkan masa muda tetapi di masa dewasa akan kalah oleh jaman dan hanya menjadi orang yang menonton kesuksesan teman. Kehilangan masa muda lebih baik daripada hancur masa dewasa”.

Redaktur: Muqsit/KJF

Dosen FEBI UIN Raden Mas Said menjadi Pembicara pada Pelatihan Pemasaran UMKM Wanita Katolik Republik Indonesia

FEBI News| Salah satu dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam UIN Raden Mas Said Surakarta, Helti Nur Aisyiah, S.Pd., M.Si., menjadi pembicara pada pelatihan yang diselenggarakan oleh Organisasi Wanita Katolik Republik Indonesia (WKRI) Ranting Jaten. Pelatihan tersebut bertajuk “Pemanfaatan Teknologi Informasi sebagai Upaya Peningkatan Pemasaran Produk UMKM pada Masa Pandemi” dan diselenggarakan di Balai Desa Kelurahan Ngringo pada Minggu (19/9/2021).

Pelatihan yang berlangsung mulai pukul 08.30 hingga 11.30 WIB tersebut diikuti oleh 25 peserta dan dihadiri oleh tamu undangan unsur internal dan eksternal WKRI. Tamu undangan unsur internal, dihadiri oleh ketua WKRI Cabang Karanganyar, sedangkan tamu undangan unsur pemerintahan dihadiri oleh perwakilan Camat Jaten dan Lurah Ngringo. Dalam isian sambutan yang disampaikan oleh masing-masing tamu undangan, terdapat ajakan oleh para penyambut untuk saling merangkul tanpa membeda-bedakan agama demi kerukunan antarumat beragama. Ajakan tersebut pun sudah dapat dilihat dari teknis pelaksanaan pelatihan di hari tersebut. Walaupun pelatihan diselenggarakan oleh WKRI, peserta tidak hanya dari kalangan Katolik, melainkan juga diikuti oleh agama lain.

Dalam kesempatan tersebut, Helti Nur Aisyiah, S.Pd., M.Si. sebagai narasumber membagikan  tips-tips penggunaan smartphone untuk kepentingan pemasaran UMKM. Saat penyampaian materi, antusiasme peserta terlihat dari tiga perespon sekaligus penanya yang merupakan pelaku UMKM. Setelah sesi tanya-jawab, narasumber mengajak para peserta untuk keluar ruangan untuk mempraktikkan apa yang telah diterima saat penyampaian materi dan tanya-jawab.

Di luar ruangan, narasumber memberikan waktu 10 menit kepada masing-masing peserta untuk memotret produk atau barang dagangan yang dibawa dari rumah. Di sela-sela kesibukan pemotretan yang dilakukan oleh para peserta, narasumber mengunjungi tempat-tempat yang dipilih peserta sebagai lokasi pemotretan. Dalam setiap kunjungan, narasumber dibantu oleh salah satu mahasiswa Akuntansi Syariah, Muhamad Irfani, memastikan bahwa proses pengambilan foto produk sudah sesuai dengan yang telah disampaikan oleh narasumber saat di dalam ruangan.

Setelah seluruh peserta menyelesaikan praktik foto produk, narasumber meminta para peserta untuk masuk kembali ke dalam ruangan. Hasil foto produk melalui smartphone masing-masing peserta dikirim ke grup Whatsapp untuk dievaluasi bersama. Selama sesi evaluasi, antusiasme peserta kembali terlihat dari banyaknya masukan yang diberikan kepada peserta lain untuk hasil pemotretan yang lebih baik lagi. Dengan berakhirnya sesi evaluasi, maka berakhir pula pelatihan tersebut.  

Edukasi Mahasiswa Baru Seputar Akuntansi Syariah, Forum Riset Ekonomi Syariah (FRESH) Gelar Diskusi Rutin

FEBI News| Sharia Economic Education sukses gelar acara Kajian Ekonomi Islam yang dengan tema Pengantar Akuntansi Syariah dan Dasar Akuntansi Syariah. Kegiatan ini dilaksanakan pada hari Sabtu, 18 September 2021. Perlu diketahui bahwasanya acara tersebut merupakan salah satu program kerja FRESH FEBI IAIN surakarta yang dijalankan secara langsung oleh Departement Sharia Economic Education atau yang disingkat SEE. Kajian ini merupakan kajian rutin dari SEE, meskipun kajian ini berlangsung secara online melalui media Google Meet, antusias peserta dalam kajian tersebut begitu luar biasa, terbukti dengan kehadiran dari mahasiswa UIN Raden Mas Said Surakarta serta beberapa mahasiswa dari universitas lain.

Selain itu, suksesnya acara tersebut turut didukung oleh hadirnya Ibu Dita Andraeny, SE, M. Si selaku dosen FEBI UIN Raden Mas Said Surakarta sebagai Pembicara. Kemudian acara dimulai melalui sambutan dari ketua Departemen SEE FRESH FEBI IAIN Surakarta yaitu saudara saudara Agung Gunawan, lantas dilanjut oleh penyampaian materi, sesi tanya jawab, dan yang terakhir adalah penutup. Pada kesempatannya, Ibu Dita Andraeny, SE, M. Si selaku pembicara menyampaikan materi tentang Pengantar Akuntansi Syariah dan Dasar Akuntansi Syariah. Terlebih lagi beliau berpesan kepada peserta bahwa ” Ditengah keterbatasan pandemi saat ini, sehingga kajian dilakukan secara daring diharapkan semua peserta dan pengurus FRESH tetap semangat dalam mengikuti kajian. Karena Kajian Ekonomi Islam yang dilakukan secara rutin ini begitu banyak manfaatnya sehingga dapat menjadi bekal, dan menambah pengetahuan tentang Ekonomi Islam juga didalamnya termasuk Akuntansi Syariah”.

Secara keseluruhan, pelaksanaan kajian rutin tersebut mendapatkan antusias yang baik. Sehingga mampu diharapkan bahwa dengan berlangsungnya acara tersebut tujuan guna mengedukasi dan menambah wawasan mahasiswa seputar Ekonomi Islam dapat tercapai.

Redaktur: Ajeng/KJF

Pesan Gubernur Jawa Tengah kepada Peserta Seminar HMPS AKS: “Kewirausahaan itu bukan Pekerjaan Melainkan Pola Pikir”

FEBI News| Bertempat di Gedung Graha UIN Raden Mas Said Surakarta, HMPS Akuntansi Syariah sukses gelar Seminar Kewirausahaan bertema “Prepare the Future with Entrepreneurship” pada
Rabu, (15/9/2021). Acara ini merupakan bagian dari serangkaian agenda ASPHA 4.0 yang terbagi kedalam 2 Sesi dan dilaksanakan secara gabungan luring dan daring. Selain itu, suksesnya acara ini turut didukung oleh partisipasi peserta yang luar biasa, serta kehadiran Gubernur Jawa Tengah H. Ganjar Pranowo, S.H., M.I.P. sebagai Keynote Speaker. Sebagai pembicara adalah Budiyanto, S.Pi yang merupakan CEO Budiyanto Corporation Holding Company sebagai serta didampingi oleh Moderator yakni M. Azwan Annas, S.Akun selaku alumni prodi AKS.

Melalui sambutan hangat yang disampaikan oleh Wakil Dekan 3 bidang Kemahasiswaan Septin Puji Astuti, S.Si., M.T. Ph.D, acara resmi dibuka dan dilanjutkan oleh keynote speech dari Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, Gubernur memantik acara dengan obrolannya bersama peserta yang terlibat sebagai pelaku usaha. Menariknya lagi ia juga memberikan wejangan kepada para pemuda bahwasannya “kewirausahaan itu bukan pekerjaan melainkan pola pikir” dan memperkenalkan berbagai produk ekonomi kreatif khas anak muda yang dapat dijadikan referensi dalam berwirausaha. Kemudian acara inti pada sesi 1 pun berlansung dengan penyampaian materi dari Bpk. Budiyanti. Pada kesempatannya beliau memamparkan banyak hal terkait bagaimana proses menjadi entrepreneur berdasarkan pengalaman darinya. Selain itu, beliau mencoba mengubah mindset mahasiswa untuk menghilangkan mental block dan mulai berpikir untuk menjadi pengusaha sebelum sarjana dengan langkah-langkan eksponensial. Hal tersebut dilakukan guna membangun fondasi peradaban ekonomi Indonesia yang berdaulat dan mensejahterakan. Selain itu dalam membuat usaha perlu adanya misi yang kuat sebagai koridor dalam menjalankannya. Peserta juga diperkenalkan terkait syarat menjadi pengusaha seperti diantaranya memiliki badan hukum, melakukan kegiatan usaha, dan membangun jaringan usaha. Diakhir sesi 1 beliau sempat memotivasi peserta sekaligus mahasiswa dengan tips bisnis ala beliau mulai dari kerja keras hingga membangun keberanian dan sebagainya.

Kemudian acara berlanjut pada Sesi ke-2 yang dimulai pada pukul 13.00 WIB. Sesi kedua berjalan secara singkat, pemateri hanya menegaskan kembali materi yang sudah dijelaskan di sesi 1 serta memberi wejangan kepada mahasiswa agar tidak malas, karena jika mahasiswa malas, sama saja mahasiswa mengkhianati negara. Menurut Budiyanto selaku pembicara pada seminar kewirausahaan, modal bukanlah uang tetapi modal utama adalah perkawanan. Contohnya adalah yang memiliki hubungan baik dengan Presiden Jokowi sebelum menjadi presiden, maka sekarang banyak yang jabatannya diangkat.

Redaktur: AJeng/Aji/KJF

Dorong Mahasiswa Menabung Emas, FEBI tandatangani MoU bersama PT. Pegadaian

FEBI News| Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Raden Mas Said Surakarta menggelar acara Penandatanganan Kerjasama dengan PT. Pegadaian pada Senin, 13 September 2021 bertempat di selasar Jujugan Café. Acara ini dihadiri oleh Dekan FEBI Dr. Rahmawan Arifin, S.E, M.Si, Wakil Dekan 1  Dr. Awan Kostrad Diharto, S.E, M.Si, Wakil Dekan 2 Dr. Hj. Woro Retnaningsih, M.Pd, Ketua Program Studi Akuntansi Syariah Ibu Anim Rahmayati, M.Si, Sekretaris Program Studi Akuntansi Syariah Ibu Fitri Laela Wijayati, M.Si,Ak., Sekretaris Program Studi Perbankan Syariah Rais Sani Muharrami, S.E.I, M.E.I, Kepala Laboratorium Septi Kurnia Prastiwi, S.E, MM, Kepala Bagian Administrasi Nur Hidayatiningsih, S.Ag.,MH., Kepala Sub Bagian Akademik, Kemahasiswaan, dan Alumni, Sukoco Edi Sasmito, S.E, JFT Analisis Pengelolaan Keuangan FEBI Joko Purnomo, S.E., Kepala EDC Dr. Amri Syarif Hidayat, M.Si. Serta dari PT Pegadaian dihadiri oleh Deputi Bisnis Pegadaian Area Surakarta Ali Mustaat  beserta jajarannya.

Dalam sambutannya, Deputi Bisnis Pegadaian Area Surakarta Bapak Ali Mustaat menyampaikan ucapan terima kasih kepada  FEBI UIN Raden Mas Said atas kerjasama keagenan gadai syariah dan tabungan emas untuk 1058 mahasiswa baru FEBI. Dekan FEBI, Dr. Rahmawan Arifin, S.E, M.Si menyambut baik atas kerjasama dan dukungan yang diberikan oleh PT. Pegadaian. Besar harapan kerjasama ini dapat mendukung terwujudnya pengembangan softskill untuk mahasiswa  dan sebagai salah satu bentuk praktik kurikulum Kampus Merdeka.

Adi Sofyan selaku Sales Chanel PT. Pegadaian menjelaskan secara singkat mengenai keagenan gadai syariah dan tabungan emas. Bentuk keagenan yang terjalin dari kerjasama ini yaitu agen pembayaran yang dapat berfungsi sebagai pembayaran multiguna disesuaikan dengan kebutuhan. Acara ditutup dengan penandatangan kerjasama yang ditanda tangani oleh Dekan FEBI Dr. Rahmawan Arifin, S.E, M.Si, dan Deputi Bisnis Pegadaian Area Surakarta, Ali Mustaat serta penyerahan cinderamata dan foto bersama.

Red: Zulfanita

Cetak Generasi Ekonom Syariah bertaraf Global, FRESH FEBI UIN Raden Mas Said Surakarta Gelar FOSSEI Leadership Forum (FLF) 2021

FEBI NEWS| FRESH FEBI UIN Raden Mas Said Surakarta menggelar acara FoSSEI Leadership Forum (FLF) yang bertemakan “Building The Competitive Leader Generation for The Future of Rabbani Economist”. Kegiatan ini diisi oleh empat pemateri yang dilaksanakan berturut-turut dalam dua hari pada (4-5/09/2021) secara online melalui platform zoom meeting. Meskipun begitu tak menyurutkan para peserta untuk mengikuti serangkaian acara ini yang mana berasal dari para anggota KSEI Regional Jawa Tengah. Acara dibuka dengan sambutan oleh Bapak Dr. Rahmawan Arifin S.E, M.Si. selaku Dekan FEBI UIN Raden Mas Said Surakarta.

Di hari pertama acara diisi oleh dua pemateri, yang pertama yaitu Muhammad Yusuf Ridwan, S.E., dengan moderator Dini Ismi Dewanti J, S.E., materi yang dibahas yakni mengenai Organisasi FoSSEI. Sedangkan pemateri kedua, mengundang pemateri Saiful Anwar, M.Acc, dengan moderator Liana Dwi Utami dan mengangkat bahasan mengenai lobbying. Kemudian di hari kedua diisi oleh pemateri ketiga yakni Ahmad Silbi Sulton, dengan moderator Wahyu Aji Pamungkas. Sementara pada pemateri keempat, mengundang Adam Ade Nugroho, dengan moderator Yoanda Hengki dan tema yang dibahas yakni berkenaan dengan Public Speaking.

Dari tema-tema yang diangkat selama acara berlangsung ini bertujuan untuk meningkatkan semangat para peserta dalam membawa ekonomi syariah secara global, memberi pengaruh bagi pihak-pihak mengenai hasil yang dituju, dan mampu berkomunikasi untuk menyampaikan pesan atau informasi tentang ekonomi syariah di khalayak, serta melatih untuk menjadi generasi pemimpin yang berkompetitif. Acara dilanjutkan dengan forum diskusi dan tanya jawab antara peserta dan pemateri untuk menambah wawasan, dan peserta sangat antusias dalam mengikuti acara ini. Semoga ilmu yang didapat dari kegiatan ini bisa menjadi bekal untuk generasi masa kini dalam membangun ekonomi robbani yang lebih maju.

Redaktur: Shafina HD/KJF