International Discussion: Menakar Arah Kebijakan Ekonomi Syariah di Indonesia

Sukoharjo — Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Raden Mas Said Surakarta menggelar diskusi internasional bertajuk “New Leaders in Indonesia: Reading the Direction and Policies for Islamic Economic Development.” Diskusi ini menghadirkan Ibrahim Fatwa Wijaya, Ph.D., Chief of MES Surakarta, sebagai pembicara utama. Acara berlangsung pada Rabu (30/10/2024) di Ruang Aula FEBI Lantai 1, yang dibuka langsung oleh Dekan FEBI UIN Raden Mas Said Surakarta.

Dekan FEBI, Prof. M. Rahmawan Arifin, M.Si. dalam sambutannya menekankan pentingnya acara ini sebagai ruang diskusi dan kajian yang mendalam terhadap arah baru kebijakan ekonomi syariah di Indonesia. “Dengan semakin meningkatnya relevansi ekonomi syariah dalam perekonomian nasional, diskusi ini menjadi penting untuk memberikan pemahaman mendalam tentang peran dan tanggung jawab pemimpin baru dalam mengembangkan ekonomi berbasis syariah yang inklusif,” ujarnya.

Ibrahim Fatwa Wijaya, Ph.D., membahas arah kebijakan ekonomi syariah yang diharapkan mampu mengakomodasi kebutuhan masyarakat secara luas, termasuk peluang pengembangan sektor keuangan syariah yang diharapkan akan semakin diperhatikan oleh pemerintah mendatang. Ia juga menggarisbawahi pentingnya kolaborasi antara pemerintah, akademisi, dan praktisi untuk mewujudkan visi ekonomi syariah yang berkelanjutan. Diskusi berjalan interaktif dengan antusiasme peserta yang terdiri dari dosen, mahasiswa, dan praktisi ekonomi.

Acara ini memberikan wawasan baru serta memotivasi peserta untuk berperan aktif dalam pengembangan ekonomi syariah di Indonesia. Dengan kehadiran tokoh-tokoh seperti Ibrahim Fatwa Wijaya, FEBI UIN Raden Mas Said Surakarta terus memperkuat komitmennya sebagai institusi pendidikan yang berperan dalam mencetak generasi pemimpin yang siap membangun ekonomi syariah menuju arah yang lebih baik.

FGD Tindak Lanjut Borang Program Studi Akuntansi Syariah: Langkah Penting Menuju Akreditasi

Surakarta, 29 Oktober 2024 – Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Raden Mas Said Surakarta menggelar Focus Group Discussion (FGD) yang bertujuan untuk melakukan tinjauan dan tindak lanjut terhadap borang Program Studi Akuntansi Syariah. Acara yang diselenggarakan di Aula FEBI Lantai 1 ini dimulai pada pukul 08.00 WIB dan dihadiri oleh tim borang persiapan akreditasi Akuntansi Syariah (AKS).

FGD kali ini dibuka oleh Wakil Dekan 1, Dr. Arif Muanas, S.E., M.Sc, yang menggantikan Dekan FEBI yang berhalangan hadir. Dalam sambutannya, Dr. Arif Muanas menekankan pentingnya kolaborasi dan komitmen dari seluruh tim untuk memastikan Program Studi Akuntansi Syariah mendapatkan hasil akreditasi yang optimal.

Acara ini menghadirkan narasumber utama, Rosyid Nur Anggara Putra, M.Si., yang memberikan panduan mendalam terkait aspek-aspek yang perlu diperbaiki dan strategi yang bisa dilakukan dalam mempersiapkan borang akreditasi. Rosyid Nur Anggara Putra memberikan insight tentang bagaimana program studi dapat lebih responsif dalam memenuhi standar akreditasi yang diharapkan oleh lembaga akreditasi.

Dengan diskusi yang intens dan mendalam, FGD ini berhasil merumuskan langkah-langkah strategis untuk meningkatkan kualitas dokumen borang, yang nantinya diharapkan dapat memperkuat posisi Program Studi Akuntansi Syariah dalam proses akreditasi yang akan datang.

Momen Penobatan Putra-Putri Terbaik PBS di Puncak Islamic Business Festival 9.0

Surakarta, 2024 – Acara puncak Islamic Business Festival (IBF) 9.0 sukses digelar oleh Himpunan Mahasiswa Program Studi Perbankan Syariah (HMPS PBS) Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam UIN Raden Mas Said Surakarta di Gedung Graha UIN. Rangkaian IBF yang telah berlangsung selama sepekan ini diakhiri dengan seleksi 10 finalis putra-putri untuk menjadi wajah baru perbankan syariah, dengan dukungan dari 7 juri pilihan.

Dalam sambutannya, Ibu Rahmawati Khoiriyah, M.E., Koordinator Program Studi Perbankan Syariah FEBI, mengucapkan terima kasih kepada tamu undangan dan seluruh panitia yang telah bekerja keras. “Saya sangat mengapresiasi kegiatan yang telah dilakukan HMPS PBS. Harapan saya, penjurian pada hari ini dapat dilakukan secara sportif dan objektif agar terpilih putra-putri terbaik yang mampu mensosialisasikan apa itu perbankan syariah,” ujar Ibu Rahmawati.

Ketua Umum HMPS PBS, Riska Dwi Rahmawati, menyebutkan bahwa acara ini menjadi momen yang sangat ditunggu-tunggu karena merupakan puncak dari serangkaian kegiatan IBF 2024. Kompetisi ketat ini menghadirkan para finalis yang menunjukkan kemampuan dan bakat luar biasa, menciptakan persaingan yang inspiratif dan memotivasi.

Pada akhir acara, penghargaan diberikan kepada para pemenang. Reni Khotimah dinobatkan sebagai Juara Public Speaking, Zulfa Alfisyar meraih gelar Juara Terfavorit, dan Vemaz Tegar Risti Anggoro sebagai Juara Minat Bakat. Gelar Juara Putra diberikan kepada M. Naufal Al Faruq, sementara Annaza Syifa Barirohtun berhasil menjadi Juara Putri. Penobatan ini menandai langkah besar dalam memajukan literasi perbankan syariah di kalangan mahasiswa.

SEMA FEBI UIN Surakarta Selenggarakan Training of Senator untuk Ciptakan Pemimpin Muda Berintegritas

Surakarta, 28 Oktober 2024 – Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Raden Mas Said Surakarta melalui Senat Mahasiswa mengadakan acara “Training of Senator” dengan tema “Mencetak Senator Muda yang Kompeten dan Berintegritas dalam Mewujudkan Good Student Governance” pada hari Senin, 28 Oktober 2024. Acara yang dihadiri oleh 100 peserta ini bertempat di Aula Gedung SBSN Lt.1 UIN Raden Mas Said Surakarta dan dimulai sejak pagi hari dengan penuh antusiasme dari para peserta yang mayoritas adalah mahasiswa aktif FEBI.

Acara diawali dengan pembukaan oleh Master of Ceremony (MC) yang membawa peserta untuk menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya dan mendengarkan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, menciptakan suasana khidmat di awal acara. Ketua Panitia, Ketua Umum Senat Mahasiswa FEBI, dan Wakil Dekan 3 FEBI, Bapak Ika Yoga, S.E., M.M., turut memberikan sambutan. Dalam sambutannya, Bapak Ika Yoga menyampaikan harapannya agar kegiatan ini dapat membentuk senator muda yang tidak hanya memiliki kompetensi tetapi juga mampu menjaga integritas dalam menjalankan tugas-tugas mereka di lingkungan kampus.

Sesi pertama dibuka oleh moderator M. Haykal Fikri dengan pemateri utama Bapak Bagus Sigit Setiawan, Wakil Direktur Masjid Raya Sheikh Zayed Solo dan aktivis Komunitas Surakarta Bergerak. Materi yang dibawakan seputar Teknik Advokasi, Negosiasi, dan Manajemen Konflik, memberikan wawasan mendalam kepada para peserta terkait keterampilan penting yang harus dimiliki seorang senator dalam menjaga hubungan baik di antara pemangku kepentingan mahasiswa. Sesi ini diakhiri dengan sesi tanya jawab yang interaktif, disusul oleh pemberian sertifikat dan bingkisan kepada pemateri.

Melengkapi sesi selanjutnya, materi-materi penting lainnya dibawakan oleh tokoh-tokoh berpengalaman di lingkungan UIN Raden Mas Said, termasuk Muhammad Azkal Abid yang membahas Kepemimpinan dan Penyusunan Kebijakan, serta Fadzlian Rizky R. yang menjelaskan peran senator dalam organisasi kampus. Dengan sesi diskusi yang interaktif dan antusiasme tinggi dari peserta, Training of Senator sukses ditutup dengan sesi foto bersama sebagai momen kebersamaan antara panitia dan peserta.

Dekan FEBI Raih Penghargaan sebagai Tokoh Penggerak Literasi Inklusi Keuangan Solo Raya 2024

FEBI News| Klaten, 27 Oktober 2024 – Dalam rangkaian puncak acara Bulan Inklusi Keuangan (BIK) Solo Raya 2024 yang berlangsung di Klaten Town Square, Prof. Rahmawan Arifin, M.Si Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam UIN Raden Mas Said Surakarta, meraih penghargaan sebagai Tokoh Penggerak Literasi Inklusi Keuangan Solo Raya. Penghargaan ini diserahkan langsung oleh perwakilan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Solo sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi Prof. Rahmawan dalam mengedukasi masyarakat terkait literasi keuangan.

Prof. Rahmawan Arifin dan tim FEBI telah sukses membukakan lebih dari 1000 akun rekening saham syariah untuk santri di pondok pesantren Solo Raya, dalam upaya memperkenalkan investasi saham kepada generasi muda pesantren. Selain itu, inisiatif ini juga mendapat dukungan kuat dengan keterlibatan 25 lembaga keuangan syariah yang turut serta dalam momen Hari Santri Nasional, yang digelar pada bulan Oktober ini. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman para santri dan komunitas pesantren mengenai inklusi dan literasi keuangan syariah.

“Alhamdulillah, penghargaan ini menjadi pemacu semangat kami untuk terus berkontribusi,” ujar Prof. Ivan. Ia menegaskan bahwa segala upaya yang dilakukan adalah wujud dari Tri Dharma Perguruan Tinggi, yaitu pengajaran, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Dukungan serupa juga disampaikan oleh Rektor UIN Raden Mas Said Surakarta, Prof. Toto Suharto, yang menyebut penghargaan ini sebagai bentuk rekognisi terhadap UIN Raden Mas Said Surakarta serta mendukung program “Glokalisasi.”

Acara BIK yang diadakan di Klaten ini bertujuan untuk menjangkau lebih banyak masyarakat dari Solo dan Yogyakarta, serta meningkatkan kesadaran akan pentingnya inklusi keuangan di wilayah tersebut.

Sumber: (Tris/Humas UIN)

FEBI UIN Surakarta Kerja Sama Publikasi Jurnal dengan Muslim Philanthropy Initiative dari Indiana University

Istanbul – FEBI UIN Raden Mas Said Surakarta memperkuat eksistensinya di dunia akademik global melalui kerja sama publikasi jurnal dengan Muslim Philanthropy Initiative, lembaga riset filantropi Islam yang bernaung di bawah Lilly Family School of Philanthropy, Indiana University, Indianapolis, USA. Kerja sama ini melibatkan Dr. Shariq Siddiqui, Direktur Muslim Philanthropy Initiative, dan Dr. Indah Piliyanti, Wakil Dekan FEBI, yang berkomitmen untuk memperluas kajian akademik dalam filantropi Islam.

Dengan adanya kolaborasi ini, FEBI UIN Raden Mas Said diharapkan dapat meningkatkan jumlah dan kualitas publikasi ilmiah yang berfokus pada filantropi berbasis syariah. Ini juga menjadi bagian dari strategi internasionalisasi FEBI yang berupaya membuka akses jaringan penelitian global bagi dosen dan mahasiswa. Selain publikasi, kolaborasi ini akan mempertemukan para akademisi dari kedua institusi untuk mengembangkan perspektif baru dalam pengelolaan filantropi Islam yang relevan dengan kebutuhan masyarakat saat ini.

Menurut Dr. Indah Piliyanti, kolaborasi ini akan memberikan ruang bagi FEBI untuk memperkenalkan model pengelolaan filantropi berbasis Islam kepada dunia internasional, sekaligus sebagai sarana berbagi wawasan mengenai prinsip-prinsip filantropi yang mencakup aspek keadilan sosial dan pemberdayaan umat. Di sisi lain, Dr. Shariq Siddiqui menyambut baik kemitraan ini, menegaskan bahwa publikasi bersama ini akan menjadi jembatan untuk memperkaya studi filantropi Islam di Amerika Serikat dan Indonesia.

Langkah FEBI UIN Raden Mas Said dalam kerja sama ini menjadi bukti keseriusan kampus dalam mendukung pengembangan filantropi Islam yang berbasis riset ilmiah. Hal ini juga diharapkan dapat membuka peluang kolaborasi lebih lanjut di bidang pengabdian masyarakat dan pelatihan profesional dalam pengelolaan zakat dan wakaf yang berkelanjutan.

FEBI UIN Surakarta Jalin Kerja Sama dengan Lazisnu PCINU Turki untuk Tingkatkan SDM dan Fundraising Syariah

Istanbul – FEBI UIN Raden Mas Said Surakarta mengukuhkan kolaborasi strategis bersama Lazisnu PCINU Turki, yang mencakup penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dan Memorandum of Agreement (MoA). Kerja sama ini membuka peluang dalam pengembangan sumber daya manusia, publikasi ilmiah, dan kegiatan keagamaan, terutama dalam studi Islam dan manajemen fundraising. Ketua Tanfidziyah PCINU Turki, Moh. Munir, menyatakan keyakinannya bahwa kolaborasi ini akan mendukung pengelolaan zakat yang terpercaya serta memperluas peran Lazisnu sebagai lembaga filantropi terkemuka di Turki.

Penandatanganan MoU dan MoA ini berlangsung bersamaan dengan seminar bertema “Fundraising Syariah: Mengelola Dana dengan Prinsip-Prinsip Islam” yang diadakan di Sakarya, Turki, dengan narasumber Dr. Indah Piliyanti, Wakil Dekan FEBI UIN Raden Mas Said Surakarta. Dr. Indah menyampaikan pentingnya filantropi sebagai bentuk kepedulian sosial yang terorganisir, sekaligus mencontohkan pengelolaan wakaf di masa abad pertengahan Islam, termasuk pembangunan masjid bersejarah seperti Hagia Sophia.

Dalam kerangka kerja sama ini, FEBI UIN Raden Mas Said berkomitmen untuk mendukung peningkatan kualitas pendidikan melalui berbagai program akademik dan publikasi ilmiah, sementara Lazisnu PCINU Turki berharap dapat memperkuat strategi manajemen dan pengelolaan filantropi Islam di kalangan masyarakat diaspora. Kolaborasi ini diharapkan menjadi langkah penting dalam mengembangkan jejaring global dan memperkuat peran lembaga amil zakat dalam menyediakan layanan sosial yang terpercaya dan profesional.

Seminar Filantropi Internasional FEBI UIN Surakarta

Seminar Filantropi Internasional: Dr. Indah Piliyanti Dorong Prinsip Fundraising Syariah di Turki

Istanbul – Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Raden Mas Said Surakarta menggelar pengabdian masyarakat internasional dalam acara seminar internasional bertajuk “Fundraising Syariah: Mengelola Dana dengan Prinsip-Prinsip Islam,” yang digelar di Warung Gen Z, Sakarya, Turki, pada Kamis, 17 Oktober 2024. Acara ini merupakan kolaborasi antara Lazisnu PCINU Turki, PPI Sakarya, SATELIT, dan Madrasah Fatih, serta dihadiri diaspora Indonesia yang antusias menggali wawasan tentang pengelolaan dana syariah.

Dr. Indah Piliyanti, Wakil Dekan FEBI sekaligus pakar ekonomi Islam, turut menjadi narasumber dalam seminar ini. Di hadapan peserta, Dr. Indah menjelaskan bagaimana filantropi dalam Islam tidak hanya berperan dalam membantu sesama, tetapi juga sebagai bentuk investasi sosial yang terstruktur. Ia mencontohkan warisan budaya Islam dalam bentuk bangunan bersejarah, seperti Masjid Hagia Sophia dan Blue Mosque di Turki, yang didanai melalui sistem wakaf pada abad pertengahan.

Dalam penyampaiannya, Dr. Indah menggarisbawahi bahwa filantropi modern berbasis syariah harus mengacu pada prinsip-prinsip transparansi dan amanah. Pengelolaan dana secara syariah tidak hanya berfokus pada aspek ekonomi, tetapi juga mencakup aspek spiritual yang mendorong pemberdayaan umat melalui pengembangan dana secara bijak. Partisipasi FEBI UIN Raden Mas Said dalam seminar ini diharapkan memperkuat jejaring kerjasama filantropi dengan komunitas internasional dan meningkatkan kontribusi akademisi Indonesia dalam bidang ekonomi Islam.

Melalui diskusi ini, FEBI UIN Raden Mas Said memperluas wawasan tentang pengelolaan dana yang berkelanjutan dan sesuai syariat, sekaligus mempererat hubungan dengan berbagai institusi Islam di Turki, seperti Lazisnu PCINU Turki dan Istanbul University.