Sinergi Ormawa FEBI Diperkuat untuk Dorong Prestasi Mahasiswa
Penguatan Peran Ormawa dalam Pengembangan Mahasiswa
FEBI News – Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Raden Mas Said Surakarta terus memperkuat peran Ormawa sebagai estafet penggerak kegiatan mahasiswa. Upaya tersebut diwujudkan melalui rapat penguatan sinergi organisasi mahasiswa.
Kegiatan ini dilaksanakan pada Jumat, 27 Februari 2026. Rapat berlangsung di Aula FEBI UIN Raden Mas Said Surakarta.
Selain itu, kegiatan dihadiri oleh seluruh perwakilan Ormawa di lingkungan FEBI. Forum ini menjadi ruang strategis untuk menyatukan visi organisasi mahasiswa.
Rapat dipimpin oleh Wakil Dekan III Bidang Kemahasiswaan, Kerjasama, dan Alumni FEBI, Dr. Ika Yoga, S.E., M.M. Kegiatan juga didampingi jajaran tenaga kependidikan.
Hj. Imamah Mar’ati Sholihah, S.S., M.Pd. hadir sebagai Ketua Tim Tata Usaha FEBI. Selain itu, turut mendampingi Wibowo Isa, S.Sos., M.E. serta M. Yusuf Perkasa Wibowo, S.E., M.M.
Dalam kesempatan tersebut, sinergi antara fakultas dan Ormawa ditekankan sebagai kunci pengembangan mahasiswa. Oleh karena itu, koordinasi lintas organisasi dinilai sangat penting.
“Kami berharap organisasi mahasiswa mampu menjadi ruang tumbuh kreativitas dan prestasi mahasiswa FEBI,” ujar Dr. Ika Yoga.
Program Kerja Ormawa Disampaikan secara Kolaboratif
Selanjutnya, masing-masing Ormawa memaparkan rencana program kerja tahun 2026. Program tersebut mencerminkan dinamika serta inovasi organisasi mahasiswa.
DEMA FEBI menyoroti optimalisasi fasilitas fakultas. Podcast mahasiswa akan dimanfaatkan sebagai ruang diskusi dan publikasi kegiatan.
Kemudian, SEMA FEBI menyiapkan program penguatan kapasitas kelembagaan. Program tersebut meliputi Training of Senator dan Public Hearing mahasiswa.
Selain itu, Election Class juga akan diselenggarakan bersama narasumber dari Komisi Pemilihan Umum Surakarta. Program ini dirancang untuk memperkuat literasi demokrasi mahasiswa.
HMPS Manajemen Bisnis Syariah menghadirkan berbagai kegiatan akademik dan kreativitas mahasiswa. Beberapa program unggulan meliputi Forum Ketua Kelas dan Gallery Inspiration.
Selain itu, terdapat program Network Alumni dan Business Talkshow Series. Program kewirausahaan mahasiswa juga direncanakan melalui Sahara Coins dan Barakah Coins.
Sementara itu, HMPS Akuntansi Syariah menyiapkan kompetisi akademik. Program tersebut meliputi COMPAC, ACT Olimpiade, serta seminar sertifikasi profesi.
Namun demikian, kegiatan kreatif juga akan dikembangkan melalui program bakat mahasiswa. Program tersebut meliputi kompetisi poster digital dan kegiatan sosial mahasiswa.
Sinergi Ormawa Diharapkan Mendorong Prestasi
Di sisi lain, HMPS Manajemen Zakat dan Wakaf menyoroti tantangan penguatan organisasi. Tantangan tersebut meliputi branding program studi dan penguatan budaya akademik.
Sebagai langkah solusi, program PICU telah dirancang. Program tersebut bertujuan mempercepat peningkatan kapasitas mahasiswa.
Selanjutnya, HMPS Ekonomi Syariah merencanakan program Eksyar Peduli UKT. Program ini berfokus pada solidaritas mahasiswa serta peningkatan kualitas akademik.
Adapun HMPS Perbankan Syariah akan menyelenggarakan Islamic Banking Fair. Program ini bertujuan meningkatkan literasi keuangan syariah mahasiswa.
Dengan demikian, forum rapat ini menjadi momentum strategis bagi Ormawa. Program kerja mahasiswa akan diselaraskan dengan arah pengembangan fakultas.
Selain itu, sinergi yang terbangun diharapkan memperkuat ekosistem organisasi mahasiswa.
“Kolaborasi yang kuat akan melahirkan inovasi dan prestasi mahasiswa,” ujar salah satu peserta forum.
Akhirnya, komitmen bersama telah ditegaskan melalui rapat ini. Program kerja Ormawa diharapkan berjalan kolaboratif dan berdampak nyata.
Dengan demikian, FEBI terus mendorong organisasi mahasiswa menjadi ruang pembelajaran kepemimpinan yang progresif.
Deretan Lulusan Terbaik FEBI Calon Wisudawan ke-60, Prodi MAZAWA Safira Rahmawati Raih IPK Tertinggi dan Masa Studi Tercepat
Sukoharjo, 03 Oktober 2025 – Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Raden Mas Said Surakarta kembali mencatat prestasi membanggakan. Dalam Wisuda ke-60, empat lulusan terbaik dari masing-masing program studi berhasil menunjukkan capaian akademik luar biasa. Prestasi ini menjadi bukti nyata kualitas pendidikan dan dedikasi sivitas akademika FEBI dalam mencetak generasi unggul.
Salah satu sorotan utama datang dari Prodi MAZAWA (Manajemen Zakat & Wakaf). Lulusan bernama Safira Rahmawati berhasil meraih IPK tertinggi sebesar 3,93 dengan masa studi hanya 3 tahun 10 bulan. Dengan pencapaian itu, ia dinobatkan sebagai lulusan tercepat sekaligus terbaik di lingkup FEBI. “Saya tidak pernah menyangka bisa menyelesaikan studi secepat ini. Semua karena bimbingan dosen dan dukungan teman-teman yang luar biasa,” ungkap Safira dengan penuh rasa syukur.
Selain dari Prodi MAZAWA, lulusan terbaik lainnya juga datang dari Prodi Akuntansi Syariah (AKS) yaitu WIWIN HILMIYA JUNAIDA, Manajemen Bisnis Syariah (MBS) yaitu ANJAR PUTRI NURJANAH, dan Perbankan Syariah (PBS) yaitu SALSA BELLA PUTRI. Masing-masing menunjukkan komitmen tinggi dalam belajar dan berkontribusi bagi pengembangan ekonomi Islam. Prestasi mereka menjadi inspirasi bagi mahasiswa lain untuk terus berjuang meraih keunggulan akademik dan moral.
Melalui momentum ini, FEBI menegaskan kembali perannya sebagai fakultas yang berorientasi pada pengembangan kompetensi, karakter, dan nilai-nilai keislaman. Keberhasilan para wisudawan dianggap sebagai hasil dari kolaborasi seluruh elemen mulai dari dosen, mahasiswa, hingga tenaga kependidikan.
Transisi menuju dunia profesional kini menjadi tahap baru bagi para lulusan. Mereka tidak hanya dibekali ilmu dan keterampilan, tetapi juga mental tangguh untuk menghadapi tantangan masa depan. Dengan semangat Future-Proof Yourself: Build Skills, Build Dreams, wisudawan FEBI diharapkan mampu menjadi agen perubahan di masyarakat.
Public Lecturer FEBI UIN Raden Mas Said: CSR dalam Profil Lulusan Mazawa
Sukoharjo, 11 Juli 2025 — Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Raden Mas Said Surakarta mengadakan kegiatan Public Lecturer bertajuk “Integrasi CSR dalam Profil Lulusan Mazawa: Peluang, Tantangan, dan Implikasi Kurikulum”. Kegiatan ini menghadirkan Lintang Eka Prakusya, S.Geo., M.H., CSR Officer dari PT Danone Indonesia, sebagai narasumber utama.
Kuliah umum ini diselenggarakan di Aula Mangkunegara FEBI dan dibuka oleh Rina Hastuti, M.M., Ph.D., Ketua Jurusan Manajemen dan Akuntansi Syariah, mewakili Dekan FEBI. Acara dimulai pukul 09.00 WIB dan diikuti oleh dosen Mazawa serta dosen lintas program studi di lingkungan kampus.
CSR Officer: Profil Baru untuk Lulusan Prodi Mazawa
Tema ini diangkat karena pentingnya perluasan profil lulusan Prodi Mazawa. Selama ini, lulusan hanya dikenal kompeten dalam pengelolaan ZISWAF. Namun, peluang kerja saat ini menuntut keterampilan lebih luas.
Oleh karena itu, Prodi Mazawa ingin menambahkan profil CSR Officer dalam kurikulum. Dengan begitu, lulusan dapat bersaing di sektor industri nasional dan global. Penambahan profil ini tentu memerlukan kajian mendalam. Terutama dalam aspek kurikulum dan pengembangan keterampilan mahasiswa.
Tiga Pilar CSR dan Praktik Terbaik dari Industri
Dalam pemaparannya, Lintang menjelaskan bahwa CSR bukan sekadar aktivitas sosial perusahaan. CSR adalah strategi yang menyatu dengan keberlanjutan bisnis. Ia terdiri dari tiga pilar utama: ekonomi, sosial, dan lingkungan.
Lebih lanjut, ia menjabarkan bentuk kegiatan CSR yang dijalankan Danone melalui PT Tirta Investama. Fokus utama mereka adalah konservasi sumber daya air dan pelestarian lingkungan sekitar.
Diskusi Interaktif dan Implikasi untuk Kurikulum
Setelah sesi materi, diskusi berlangsung aktif mengenai CSR dalam Profil Lulusan Mazawa. Banyak dosen bertanya seputar implikasi CSR terhadap kurikulum Mazawa. Beberapa topik yang dibahas meliputi penyusunan RPS, kerja sama strategis, dan kebutuhan keahlian analitis mahasiswa untuk bisa diterima sebagai CSR Officer.
Menurut Lintang, perusahaan mencari talenta yang tidak hanya paham teori, tetapi juga mampu berpikir kritis dan memahami kebutuhan sosial masyarakat.
Dengan adanya kuliah umum ini, Prodi Mazawa berharap dapat melangkah lebih jauh. Tujuannya adalah membentuk lulusan yang adaptif, kritis, dan siap terjun ke dunia industri. Terutama pada sektor-sektor yang mengedepankan tanggung jawab sosial dan lingkungan.







