Workshop-Kurikulum-OBE-bisdig-FEBI-UIN-Surakarta

Workshop Kurikulum OBE Prodi Bisnis Digital Hadirkan Pakar dari UNS

Surakarta, 13 Oktober 2025 — Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Raden Mas Said Surakarta kembali menunjukkan komitmennya terhadap peningkatan mutu akademik. Melalui kegiatan Workshop Kurikulum OBE (Outcome-Based Education), Program Studi Bisnis Digital menghadirkan Dr. Wahyu Widarjo, S.E., M.Si., dosen Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta.

Kegiatan ini berlangsung di Aula Pendapi Mangkunegaran FEBI dan dibuka langsung oleh Dekan FEBI, Prof. Dr. M. Rahmawan Arifin, M.Si. Dalam sambutannya, beliau menegaskan pentingnya inovasi dalam kurikulum untuk menjawab kebutuhan dunia kerja digital.

“Workshop Kurikulum OBE menjadi langkah strategis untuk memastikan setiap capaian pembelajaran selaras dengan kebutuhan industri digital,” ujar Prof. Rahmawan.

Implementasi Workshop Kurikulum OBE dalam Penguatan Kompetensi

Acara yang dimoderatori oleh Frank Aligarh, M.Sc. ini dihadiri oleh para dosen dan pengelola program studi di lingkungan FEBI. Dalam paparannya, Dr. Wahyu Widarjo menjelaskan secara komprehensif mengenai penyusunan kurikulum berbasis capaian pembelajaran (CPL) dan pentingnya asesmen berkelanjutan.

Menurutnya, penerapan Workshop Kurikulum OBE tidak hanya berfokus pada desain akademik, tetapi juga pada penguatan soft skill mahasiswa. “Pendidikan tinggi harus bergerak dinamis. Kurikulum yang efektif adalah kurikulum yang hidup bersama perubahan zaman,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Dr. Wahyu menekankan pentingnya kolaborasi antarperguruan tinggi dalam mengembangkan kurikulum digital. Kolaborasi ini diharapkan dapat memperkaya perspektif dan membuka peluang riset bersama antarprodi sejenis di Indonesia.

Sebagai tindak lanjut, FEBI UIN Raden Mas Said berencana menyesuaikan kurikulum Prodi Bisnis Digital dengan prinsip Outcome-Based Education yang berorientasi pada hasil pembelajaran dan kebutuhan industri. Langkah ini sejalan dengan upaya fakultas untuk memperkuat link and match antara akademik dan dunia usaha.

Dengan terselenggaranya Workshop Kurikulum OBE ini, FEBI UIN Raden Mas Said Surakarta berharap mampu mencetak lulusan yang unggul, kreatif, serta adaptif terhadap perubahan teknologi dan pasar global.

audit-mutu-internal-febi-uin-surakarta

Audit Mutu FEBI UIN Raden Mas Said Wujudkan Peningkatan Kualitas Akademik Berkelanjutan

Surakarta, 13 Oktober 2025 — Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Raden Mas Said Surakarta kembali menunjukkan komitmennya terhadap peningkatan mutu pendidikan. Melalui kegiatan Audit Mutu Internal (AMI) di tingkat Unit Pengelola Program Studi (UPPS), FEBI menegaskan tekadnya untuk memperkuat tata kelola akademik yang transparan dan berkelanjutan.

Kegiatan audit ini dilaksanakan di Aula Pendapi Mangkunegaran dan dibuka langsung oleh Dekan FEBI, Prof. Dr. M. Rahmawan Arifin, M.Si. Dalam sambutannya, beliau menegaskan bahwa audit mutu bukan sekadar proses administratif, tetapi refleksi menyeluruh terhadap capaian akademik fakultas.

“Audit menjadi sarana introspeksi untuk memastikan arah pengembangan fakultas berjalan sesuai visi dan standar akademik,” ujar Prof. Rahmawan.

Audit Mutu sebagai Upaya Penguatan Sistem Akademik

Pelaksanaan audit dilakukan oleh Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) UIN Raden Mas Said. Dua auditor terlibat dalam kegiatan ini, yakni Prof. Dr. Imam Makruf, M.Pd. dan Dr. H. Lukman Harahap, S.Ag., M.Pd.. Keduanya menilai kesesuaian pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi dengan indikator mutu yang telah ditetapkan universitas.

Sementara itu, tim auditee diwakili oleh Wakil Dekan I dan II, bersama Tim Gugus Kendali Mutu (GKM) yang dipimpin Mufti Arief Arfiansyah, M.Ak.. Proses audit berlangsung aktif dan dialogis. Setiap unit diminta memaparkan kinerja serta strategi peningkatan mutu yang telah diterapkan selama satu tahun terakhir.

Selain itu, kegiatan ini juga menjadi momentum penting untuk memperkuat budaya evaluatif di lingkungan FEBI. Melalui audit mutu, fakultas memperoleh masukan langsung dari auditor eksternal yang dapat dijadikan dasar penyusunan strategi perbaikan.

Selanjutnya, hasil evaluasi akan dijadikan acuan penyusunan rencana tindak lanjut (RTL) yang lebih terarah. Dengan begitu, proses peningkatan kualitas akademik dapat berjalan secara sistematis dan berkesinambungan.

Melalui pelaksanaan audit mutu ini, FEBI UIN Raden Mas Said Surakarta berkomitmen untuk terus memperkuat manajemen mutu internal. Fakultas berharap langkah ini dapat menjadi pondasi bagi terciptanya ekosistem akademik yang unggul, adaptif, dan berdaya saing global.

kunjungan-bumdes-febi-uin-surakarta-di-waringinputih

Kunjungan BUMDes Wringinputih: FEBI UIN Surakarta Bangun Sinergi Ekonomi Desa

Magelang, 6 Oktober 2025Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Raden Mas Said Surakarta terus memperkuat kolaborasi dengan lembaga masyarakat desa. Melalui kegiatan Kunjungan BUMDes, tim dosen FEBI melakukan agenda lapangan ke Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Wringinputih, Borobudur, Magelang.

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperluas kemitraan akademik dan praktik di lapangan. Selain itu, Kunjungan BUMDes juga diarahkan untuk mendukung pelaksanaan program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) dan Praktik Pengalaman Lapangan (PPL). Rombongan dosen terdiri dari Mufti Arief Arfiansyah, M.Ak., Mohamad Irsyad, M.E., Yuni Astuti, M.B.A., dan Safaah Restuninghayati, M.A.Ek.

Kunjungan BUMDes Dorong Kemitraan dan Inovasi Desa

Tim dosen FEBI diterima langsung oleh Rizal Arif Windriatmoko, Direktur BUMDes Wringinputih, di kawasan Balkondes Borobudur. Pertemuan berlangsung hangat dan produktif. Para dosen kemudian diajak meninjau unit usaha BUMDes seperti kuliner, kerajinan, dan wisata desa.

“Mahasiswa akan ditempatkan sesuai bidang dan kompetensinya. Sebelum itu, kami akan melakukan profiling agar kontribusinya tepat sasaran,” ujar Rizal.

Menurutnya, sinergi antara perguruan tinggi dan BUMDes dapat meningkatkan kapasitas masyarakat desa. Selain itu, kerja sama ini juga mampu memperkuat ekonomi lokal yang berkelanjutan.

Selanjutnya, tim FEBI menilai kunjungan ini sangat relevan dengan penerapan Tri Dharma Perguruan Tinggi. Melalui kegiatan ini, mahasiswa dapat belajar langsung dari praktik nyata. Dengan demikian, teori yang diperoleh di kelas dapat diterapkan secara kontekstual di lapangan.

Langkah Strategis Penguatan Ekonomi Desa

Selain dialog dan observasi, kegiatan ini juga disertai penandatanganan Memorandum of Agreement (MoA) antara FEBI UIN Raden Mas Said Surakarta dan BUMDes Wringinputih. MoA tersebut menjadi dasar hukum dalam pelaksanaan program kolaboratif di masa depan.

Menurut perwakilan FEBI, kerja sama ini akan memperluas peluang kolaborasi riset dan pengabdian masyarakat berbasis ekonomi Islam. Kemudian, melalui program tersebut, mahasiswa akan didorong untuk berinovasi dan berkontribusi langsung dalam pengembangan desa.

Dengan adanya Kunjungan BUMDes ini, FEBI UIN Raden Mas Said Surakarta menegaskan komitmennya untuk menghadirkan pendidikan yang aplikatif, berorientasi masyarakat, dan mendukung pembangunan ekonomi berkeadilan.

WhatsApp Image 2025-10-13 at 11.27.02

LDK EKSIS UNNES dan LSO PAKKIS FEBI Pererat Ukhuwah Lewat Studi Banding

Sukoharjo, 13 Oktober 2025 — Semangat ukhuwah dan kolaborasi dakwah kampus terjalin hangat dalam kegiatan studi banding antara Lembaga Dakwah Kampus (LDK) EKSIS Universitas Negeri Semarang (UNNES) dan Lembaga Semi Otonom (LSO) PAKKIS Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Raden Mas Said Surakarta. Acara ini berlangsung di Gedung SBSN Lantai 1 FEBI dengan tema “Cross the Boundaries, United in Ukhuwah.”

Kegiatan ini bertujuan mempererat silaturahmi dan memperluas wawasan keorganisasian. Selain itu, kegiatan juga menjadi ajang berbagi sistem kerja dan strategi dakwah di era digital yang semakin dinamis.

Acara dimulai pukul 09.00 WIB dengan pembukaan oleh MC. Selanjutnya pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh Avitsa, diikuti lagu Indonesia Raya, serta Mars FEB UNNES dan UIN yang dipimpin oleh Neiska Ari Susanti.
Sambutan disampaikan oleh ketua pelaksana dari kedua lembaga, Nabilla Aulia (EKSIS) dan Fahrizal (PAKKIS). Setelah itu, Mas’ul EKSIS, Abdullah Haidar Alfayyadh, dan Mas’ul PAKKIS, Ichsanul Ibad Ali, juga memberikan sambutan hangat.

Memasuki sesi inti, kedua lembaga memaparkan profil kelembagaan, visi, misi, dan program unggulan. Suasana semakin akrab dengan ice breaking dan penampilan musik dari anggota PAKKIS.

Setelahnya, peserta dibagi menjadi beberapa kelompok untuk sharing per departemen. Masing-masing kelompok berdiskusi tentang peran dan strategi dakwah di bidangnya. Kegiatan berlanjut dengan Focus Group Discussion (FGD) bertema “Organisasi Islam di Era Digital: Tantangan, Inovasi, dan Ukhuwah.”
Setiap kelompok kemudian menyampaikan hasil diskusi mereka di hadapan peserta lain.

Acara ditutup dengan doa bersama, dokumentasi, dan makan siang. Suasana kekeluargaan terasa kuat hingga akhir kegiatan.

Melalui kegiatan ini, EKSIS UNNES dan LSO PAKKIS FEBI UIN Raden Mas Said Surakarta berharap dapat saling bertukar wawasan dan pengalaman. Keduanya juga berkomitmen memperkuat sinergi dakwah kampus serta menumbuhkan semangat ukhuwah Islamiyah di kalangan mahasiswa.

WhatsApp Image 2025-10-28 at 13.23.46 (1)

Prodi ES Resmikan Institute of Halal Industry : Langkah Strategis Menuju Pusat Keunggulan Ekonomi Halal

Surakarta, 13 Oktober 2025 – Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Raden Mas Said Surakarta resmi mendirikan Institute of Halal Industry. Lembaga ini menjadi langkah strategis untuk memperkuat riset dan pengembangan industri halal di Indonesia.

Peresmian berlangsung di Auditorium FEBI Institute of Halal Industry dan dihadiri pimpinan fakultas, dosen, mahasiswa, serta mitra industri. Suasana penuh semangat terlihat sejak awal acara, mencerminkan antusiasme civitas akademika terhadap lahirnya pusat inovasi baru ini.

Dalam sambutannya, Wakil Dekan 1 FEBI., menegaskan bahwa pendirian lembaga ini merupakan langkah nyata menuju ekonomi halal yang berkelanjutan.

“Institute ini akan menjadi wadah riset, inkubasi bisnis, dan pendampingan sertifikasi halal. FEBI ingin memastikan bahwa halal bukan hanya label, tetapi prinsip hidup yang diterapkan secara menyeluruh,” ujarnya.

Institute ini juga menjadi bagian dari komitmen FEBI mendukung visi UIN Raden Mas Said sebagai universitas riset berbasis keislaman. Melalui kolaborasi lintas disiplin, lembaga ini akan memfasilitasi penelitian dan pelatihan yang bisa diterapkan oleh masyarakat dan pelaku UMKM.

Sesi diskusi kemudian digelar untuk membahas arah pengembangan institute, ada salah satu selaku inisiator, menuturkan bahwa lembaga ini akan mempertemukan akademik dan praktik bisnis halal.

“Kita ingin mencetak generasi muda yang paham teori sekaligus mampu menciptakan inovasi halal yang kompetitif,” katanya.

Mahasiswa FEBI juga menyampaikan pandangannya. Mereka merasa bangga dapat terlibat dalam inisiatif besar ini. Menurut mereka, langkah FEBI menunjukkan keberanian membuka ruang partisipasi generasi muda dalam membangun ekonomi halal.

Acara ditutup dengan penandatanganan komitmen bersama. Program awal institute meliputi pelatihan Halal Auditor, pengembangan Halalpreneurship Lab, dan riset bersama mitra internasional. Semua rangkaian kegiatan berjalan lancar dan penuh makna.

Menutup kegiatan, Prof. Rahmawan kembali menegaskan komitmen FEBI.

“Institute of Halal Industry ini bukan hanya milik FEBI, tetapi milik semua pihak yang ingin menjadikan halal sebagai gaya hidup global,” pungkasnya.

Dengan berdirinya institute ini, FEBI menegaskan perannya sebagai pusat unggulan riset dan inovasi halal. Sebuah langkah konkret menuju visi besar Indonesia sebagai pusat industri halal dunia.

Workshop-Kurikulum-OBE-mazawa-FEBI-UIN-Surakarta

Workshop Kurikulum MAZAWA Hadirkan Pakar UGM dan Lembaga Zakat Nasional

Surakarta, 10 Oktober 2025 — Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Raden Mas Said Surakarta menggelar Workshop Kurikulum MAZAWA (Manajemen Zakat dan Wakaf) berbasis Outcome-Based Education (OBE). Kegiatan ini menghadirkan Prof. Drs. B.M. Purwanto, M.B.A., Ph.D., pakar kurikulum dari Universitas Gadjah Mada sekaligus salah satu perancang sistem akreditasi LAMEMBA.

Workshop berlangsung di Aula Pendapi Mangkunegaran FEBI dan dibuka secara resmi oleh Dekan FEBI, Prof. Dr. M. Rahmawan Arifin, M.Si. Acara ini dimoderatori oleh Dr. Arif Muannas, M.Sc., serta diikuti oleh dosen, mahasiswa, dan mitra eksternal yang berperan aktif dalam pengembangan kurikulum Prodi MAZAWA.

Penguatan Kurikulum dan Sinergi Dunia Industri

Dalam paparannya, Prof. Purwanto menekankan pentingnya penyelarasan antara visi program studi dengan kebutuhan industri zakat dan wakaf modern. Ia menjelaskan bahwa kurikulum berbasis OBE harus mampu mengukur Capaian Pembelajaran Lulusan (CPL) secara terstruktur.

“Kurikulum bukan sekadar dokumen administratif, melainkan peta yang menuntun arah capaian pembelajaran dan kompetensi mahasiswa,” ujarnya.

Selain membahas kerangka kerja penyusunan kurikulum, Workshop Kurikulum MAZAWA juga menghadirkan pihak eksternal untuk memberikan masukan dan kritik terhadap draft dokumen kurikulum. Mereka di antaranya Arif Luthfi Abdurrosyid (LAZNAS MKU), Reynal Falah, S.Psi. (LazisMu Kota Surakarta), Erlan Fathoni (Badan Wakaf Al-Qur’an), dan Putri Ayu, alumni MAZAWA yang kini berkarier di Dompet Dhuafa Solo.

Melalui diskusi interaktif, para peserta membahas bagaimana kurikulum harus menyiapkan mahasiswa agar memiliki kemampuan manajerial dan kepekaan sosial yang tinggi. Para mitra eksternal juga memberikan wawasan praktis terkait kompetensi yang dibutuhkan di dunia kerja filantropi Islam.

Dekan FEBI menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi langkah nyata dalam memperkuat relevansi pendidikan tinggi dengan kebutuhan masyarakat. “Sinergi antara akademisi, praktisi, dan alumni menjadi fondasi penting bagi pengembangan kurikulum yang adaptif dan kontekstual,” jelasnya.

Ke depan, hasil dari Workshop Kurikulum MAZAWA ini akan menjadi dasar pembaruan kurikulum berbasis industri dan riset, guna melahirkan lulusan yang unggul dan siap berkontribusi dalam pengelolaan zakat dan wakaf secara profesional.

kerja-sama-strategis-mazawa-febi-uin-surakarta-dan-laz-solo-peduli

Kerja sama Strategis Prodi MAZAWA dan Solo Peduli Ciptakan SDM Amil Zakat Profesional

Surakarta, 10 Oktober 2025 — Dalam semangat memperkuat kolaborasi antara dunia akademik dan lembaga filantropi Islam, Program Studi Manajemen Zakat dan Wakaf (MAZAWA) Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Raden Mas Said Surakarta menjalin kerja sama strategis dengan Lembaga Amil Zakat (LAZ) Solo Peduli. Kolaborasi ini diumumkan dalam rangkaian acara Tasyakuran Milad Solo Peduli ke-26 bertema “Zakat untuk Kemandirian dan Keberlanjutan Negeri”.

Kerjasama strategis ini diwujudkan melalui program beasiswa pendidikan penuh bagi mahasiswa Prodi MAZAWA yang dibiayai langsung oleh Solo Peduli. Melalui program ini, mahasiswa penerima beasiswa akan menempuh pendidikan di UIN Raden Mas Said Surakarta, dan setelah lulus, mereka akan direkrut sebagai tenaga profesional di lembaga tersebut. Hingga kini, tiga mahasiswa telah menerima beasiswa ini dan sedang menempuh studi aktif di Prodi MAZAWA.

Kerja sama Strategis Wujudkan SDM Amil Profesional

Menurut Sidik Anshori, S.Sos.I., CEO Solo Peduli, kolaborasi ini merupakan langkah konkret untuk menghadirkan amil zakat yang berintegritas dan profesional.

“Kami ingin melahirkan generasi pengelola zakat yang bukan hanya memahami fikih, tapi juga memiliki kompetensi manajerial dan sosial,” jelasnya.

Di sisi lain, sinergi ini menjadi bentuk nyata kolaborasi antara perguruan tinggi dan lembaga zakat dalam mendukung pembangunan ekonomi umat. Melalui langkah ini, mahasiswa tidak hanya mendapatkan ilmu teoretis, tetapi juga pengalaman langsung dalam praktik pengelolaan zakat di lapangan.

Acara milad tersebut turut dihadiri oleh berbagai tokoh, termasuk Drs. Erie Sudewo, Dewan Pembina Solo Peduli, yang menegaskan posisi lembaga ini sebagai pelopor zakat di Surakarta.

“Solo Peduli adalah fondasi pertama gerakan zakat dan sedekah di Surakarta, dan kami terus berinovasi untuk kemandirian masyarakat,” ungkapnya.

Sementara itu, apresiasi juga datang dari Sekretaris Daerah Kota Surakarta, Heri Mulyono, yang mewakili Wali Kota. Ia menekankan bahwa Solo Peduli telah berperan bukan hanya sebagai lembaga penyalur zakat, tetapi juga sebagai penggerak ekonomi umat.

Kemudian, kegiatan dilanjutkan dengan penyerahan simbolis 26 bantuan kemandirian masyarakat dan talkshow bertema “Zakat dan Kemandirian Umat” yang dimoderatori oleh Dr. Indah Piliyanti, Wakil Dekan II FEBI UIN Raden Mas Said Surakarta. Diskusi tersebut menghadirkan kisah inspiratif dari para mustahik yang telah berhasil bangkit secara ekonomi berkat pendampingan Solo Peduli.

Melalui kerjasama strategis ini, FEBI UIN Raden Mas Said Surakarta berharap dapat memperluas peran akademik dalam membentuk SDM amil zakat yang unggul, inovatif, dan berorientasi pada keberlanjutan. Kolaborasi ini menjadi bukti bahwa pendidikan tinggi Islam mampu menjadi mitra nyata dalam membangun kemandirian ekonomi umat.

audit-mutu-internal-perbankan-syariah

Audit Mutu Internal Perkuat Kualitas Akademik Prodi Perbankan Syariah FEBI UIN Surakarta

Surakarta, 9 Oktober 2025 — Dalam upaya menjaga standar mutu pendidikan tinggi, Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) UIN Raden Mas Said Surakarta menyelenggarakan Audit Mutu Internal (AMI) di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI). Kegiatan ini dilaksanakan di Aula Pendapi Mangkunegaran dan berfokus pada Program Studi Perbankan Syariah.

Kegiatan Audit Mutu Internal ini dihadiri oleh dua auditor, yaitu Dr. H. Moh. Bisri, M.Pd. dan Wiwin Astuti, M.Pd., yang menilai kesesuaian pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi dengan standar akademik universitas. Sementara itu, dari pihak auditee hadir Rahmawati Khoiriyah, M.E., Koordinator Program Studi Perbankan Syariah, serta Dr. Zakky Fahma Auliya, S.E., M.M., Ketua Jurusan Ekonomi dan Keuangan Syariah. Mereka didampingi oleh tim Gugus Kendali Mutu (GKM) FEBI UIN Surakarta.

Acara dibuka oleh Dr. Arif Muannas, M.Sc., mewakili Dekan FEBI. Dalam sambutannya, ia menekankan bahwa audit bukan sekadar agenda administratif, tetapi momentum penting untuk meningkatkan akuntabilitas dan transparansi akademik.

“Audit mutu adalah cermin komitmen kita terhadap perbaikan berkelanjutan. Melalui proses ini, kita belajar dan berbenah bersama,” ungkapnya.

Audit Mutu Internal dan Budaya Reflektif di Lingkungan Akademik

Pelaksanaan audit berlangsung dalam suasana terbuka dan komunikatif. Para auditor memberikan sejumlah rekomendasi strategis terkait tata kelola program studi, peningkatan dokumentasi, serta optimalisasi sistem digital dalam proses akademik.

Sebagai bentuk transisi menuju tata kelola modern, auditor juga menyoroti pentingnya sinkronisasi data antara fakultas dan universitas.

“Kami melihat FEBI memiliki komitmen kuat dalam mengembangkan sistem manajemen mutu. Ini modal besar untuk menuju fakultas unggul,” ujar Dr. Bisri.

Kegiatan Audit Mutu Internal ini menjadi bagian penting dalam membangun budaya reflektif dan evaluatif di lingkungan FEBI. Dengan adanya audit rutin, setiap unit akademik diharapkan mampu melakukan perbaikan sistematis serta mempertahankan kualitas yang telah dicapai.

Komitmen FEBI dalam Penguatan Mutu Berkelanjutan

Dalam sesi penutupan, Rahmawati Khoiriyah, M.E. menegaskan bahwa seluruh temuan dan rekomendasi akan segera ditindaklanjuti. Ia juga menyampaikan apresiasi atas pendampingan dan evaluasi dari tim LPM.

“Kami menyambut baik hasil audit ini. Semua masukan akan kami jadikan dasar penguatan mutu dan peningkatan kualitas pembelajaran,” ujarnya.

Melalui kegiatan ini, Lembaga Penjaminan Mutu UIN Raden Mas Said Surakarta dan FEBI menunjukkan sinergi kuat dalam menjaga kualitas akademik. Implementasi Audit Mutu Internal diharapkan mampu memperkuat tata kelola fakultas sekaligus memastikan proses pendidikan berjalan efektif, efisien, dan berkelanjutan.

WhatsApp Image 2025-10-09 at 14.03.53 (1)

Kolaboratif Industrial FEBI : Puluhan Santriwati Ikuti Pelatihan Literasi Pasar Modal Syariah Gen Z

Surakarta, Kamis, 9 Oktober 2025 – Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Raden Mas Said Surakarta menggelar Pelatihan Literasi Pasar Modal Syariah Gen Z pada Kamis 9 Oktober 2025. Kegiatan ini berlangsung di Pondok Pesantren Ta’mirul Islam Surakarta dan diikuti oleh puluhan santriwati. Pelatihan ini menjadi bagian dari program Kolaboratif Industrial FEBI yang berfokus pada penguatan literasi keuangan syariah di kalangan generasi muda.

Acara dibuka oleh perwakilan FEBI bersama pimpinan Pondok Pesantren Ta’mirul Islam. Dalam sambutannya, Wakil Dekan 3 bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama FEBI, Dr. Ika Yoga, M.M. menegaskan komitmen kampus FEBI untuk menghadirkan pendidikan ekonomi Islam yang aplikatif dan sesuai perkembangan zaman, khususnya terkait literasi pasar modal syariah untuk pesantren. KH. Muhammad Adhim selaku Pengasuh Pondok Pesantren Takmirul Islam menyambut baik kegiatan ini. Menurutnya santriwati perlu dibekali pemahaman keuangan syariah agar lebih siap menghadapi tantangan masa depan, terutama dalam hal pasar modal /saham syariah.

Melalui kegiatan ini, para santriwati diharapkan menjadi agen literasi keuangan syariah di lingkungan pesantren dan masyarakat. Mereka tidak hanya memperoleh pengetahuan, tetapi juga kesadaran untuk mengelola keuangan sesuai nilai-nilai Islam. FEBI UIN Raden Mas Said Surakarta mendatangkan pakar literasi pasar modal syariah yaitu Mohamad Irsyad, Lc., M.E., beliau berkomitmen terus memperkuat sinergi dengan pesantren, lembaga keuangan, dan industri halal. Tujuannya adalah membangun ekosistem pendidikan ekonomi Islam yang inklusif, adaptif, dan berkelanjutan.

Kolaborasi ini membuktikan bahwa literasi keuangan syariah dapat tumbuh di berbagai lingkungan pendidikan. Bukan hanya di kampus, tetapi juga di pesantren yang menjadi pusat pembentukan karakter dan ilmu agama. Program Kolaboratif Industrial FEBI diharapkan mampu mencetak generasi santri Gen Z yang salehah, cerdas, dan bijak dalam mengelola keuangan sesuai prinsip syariah.

WhatsApp Image 2025-11-04 at 9.23.43 AM

FEBI UIN Surakarta Gelar Kegiatan Penyusunan dan Review Dokumen Bisnis Digital

Surakarta, 09 Oktober 2025 – Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Raden Mas Said Surakarta terus berinovasi dalam penguatan tata kelola dan pengembangan akademik berbasis teknologi. Salah satu langkahnya adalah menyelenggarakan kegiatan Penyusunan dan Review Dokumen Bisnis Digital, yang digelar di lingkungan FEBI

Kegiatan ini bertujuan memperkuat sistem manajemen digital di fakultas, khususnya dalam pengelolaan dokumen perencanaan bisnis dan layanan akademik berbasis teknologi. Dengan adanya dokumen bisnis digital, diharapkan seluruh unit di FEBI mampu menerapkan tata kelola modern, efisien, dan berorientasi pada kinerja berkelanjutan.

Dalam kegiatan tersebut, tim penyusun melakukan pemetaan ulang terhadap kebutuhan digitalisasi di berbagai bidang. Fokus utama diarahkan pada penguatan sistem informasi fakultas, layanan keuangan, laboratorium bisnis, hingga platform pembelajaran berbasis digital.

Selain penyusunan, dilakukan pula sesi review dokumen untuk memastikan kesesuaian antara visi fakultas, kebutuhan lapangan, dan arah pengembangan teknologi informasi di FEBI. Proses review melibatkan pimpinan fakultas, kepala laboratorium, serta tim inovasi digital FEBI.

Dekan FEBI menyampaikan bahwa penyusunan dokumen bisnis digital menjadi bagian penting dari transformasi kelembagaan menuju Smart Islamic Faculty. “Kami ingin semua layanan di FEBI bisa diakses dengan cepat, tepat, dan tanpa ribet. Sistem digitalisasi ini adalah wujud nyata komitmen kami dalam mendukung pelayanan prima bagi mahasiswa dan sivitas akademika,” ungkapnya.

Melalui kegiatan ini, FEBI UIN Raden Mas Said Surakarta berharap dapat menciptakan tata kelola fakultas yang lebih adaptif terhadap perkembangan teknologi. Digitalisasi dokumen bisnis diharapkan menjadi dasar untuk melahirkan inovasi baru yang relevan dengan era industri 5.0 dan ekonomi digital syariah.