WhatsApp Image 2025-10-13 at 10.25.03

Komitmen Mutu Berkelanjutan, Prodi Perbankan Syariah Jalani AMI 2025

Surakarta, 9 Oktober 2025 – Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Raden Mas Said Surakarta kembali melaksanakan Audit Mutu Internal (AMI). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya menjaga dan meningkatkan kualitas akademik di lingkungan fakultas.

Audit kali ini dilakukan pada Program Studi Perbankan Syariah. Kegiatan berlangsung pada Kamis, 9 Oktober 2025, dengan suasana yang penuh semangat dan komitmen perbaikan. Acara dihadiri oleh Pimpinan FEBI, Dosen Gugus Kendali Mutu (GKM), serta tim dari Program Studi Perbankan Syariah.

Pembukaan kegiatan dilakukan oleh Wakil Dekan I FEBI, Dr. Arif Muanas, M.Sc. Dalam sambutannya, beliau menekankan bahwa audit mutu bukan sekadar agenda tahunan. AMI merupakan bentuk nyata komitmen FEBI dalam memperkuat budaya mutu dan akuntabilitas akademik.

Dr. Arif juga mengapresiasi semangat tim Perbankan Syariah yang terus berupaya menjaga performa dan meningkatkan inovasi. “Harapannya, Program Studi Perbankan Syariah terus berkembang, mempertahankan kinerja baik, dan berkomitmen pada peningkatan kualitas. Dengan kerja sama yang solid, prodi ini akan mampu menuju status Unggul,” ujarnya.

Kegiatan AMI menjadi refleksi penting bagi seluruh sivitas akademika FEBI. Melalui audit ini, setiap program studi diharapkan mampu memastikan proses akademik berjalan sesuai standar mutu universitas. Selain itu, kegiatan ini juga mendorong munculnya ide-ide inovatif dalam pembelajaran, penelitian, dan pengabdian masyarakat.

Kegiatan ini menjadi refleksi penting bagi seluruh sivitas akademika FEBI dalam memastikan bahwa setiap program studi berjalan sesuai dengan standar mutu yang telah ditetapkan oleh universitas. Selain itu, melalui AMI, diharapkan muncul berbagai strategi inovatif untuk memperkuat proses pembelajaran, penelitian, dan pengabdian masyarakat di lingkungan Perbankan Syariah.

Dengan semangat kolaboratif dan komitmen tinggi terhadap mutu, FEBI UIN Raden Mas Said Surakarta terus melangkah pasti menuju keunggulan berkelanjutan di bidang ekonomi dan bisnis Islam

kunjungan-laboratorium-febi-uin-surakarta-di-universitas-negeri-makassar

Kunjungan Laboratorium FEBI UIN Surakarta ke UNM: Dorong Inovasi dan Kemandirian Mahasiswa

Makassar, 9 Oktober 2025 — Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Raden Mas Said Surakarta melaksanakan Kunjungan Laboratorium ke Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Negeri Makassar (UNM).,Kegiatan ini menjadi bagian penting dari program benchmarking akademik untuk memperkuat pembelajaran berbasis proyek dan kewirausahaan digital.

Kunjungan Laboratorium Perkuat Kolaborasi dan Inovasi

Laboratorium Bisnis dan Kewirausahaan FEB UNM menjadi fokus utama dalam kunjungan laboratorium ini. Tempat tersebut dirancang sebagai pusat inkubasi bisnis mahasiswa, sekaligus ruang pengembangan ide dan kreativitas. Selain itu, laboratorium ini menampilkan beragam karya mahasiswa hasil praktik kewirausahaan dan kegiatan akademik.

Delegasi FEBI UIN Surakarta disambut langsung oleh Tenri S.P. Dipoatmodjo, S.E., M.M., Kepala Laboratorium Bisnis UNM. Ia menjelaskan bahwa laboratorium berfungsi sebagai wadah mahasiswa untuk mengasah inovasi dan membangun kemampuan bisnis berkelanjutan.
Para tamu juga berkesempatan berdialog dengan mahasiswa yang menampilkan produk unggulan mereka.

Dekan FEBI: Laboratorium Jadi Inspirasi Pengembangan Pendidikan

Dekan FEBI UIN Surakarta, Prof. Dr. M. Rahmawan Arifin, M.Si., memberikan apresiasi tinggi atas pengelolaan laboratorium tersebut.

“Kunjungan ini memberi banyak inspirasi bagi kami. Laboratorium seperti ini membuktikan bahwa pembelajaran tidak harus berhenti di ruang kuliah,” ujarnya.

Menurutnya, sinergi antara pendidikan dan praktik bisnis menjadi kunci untuk mencetak entrepreneur muda yang adaptif. Selain itu, kolaborasi lintas perguruan tinggi seperti ini memperkuat jaringan akademik dan membuka peluang riset bersama.

Sebagai tindak lanjut, FEBI UIN Surakarta akan mengadopsi praktik baik UNM dalam mengembangkan laboratorium bisnis yang lebih interaktif. Laboratorium tersebut diharapkan mampu menumbuhkan jiwa kewirausahaan mahasiswa serta menciptakan ekosistem belajar yang relevan dengan dunia industri.

Melalui kunjungan laboratorium ini, FEBI UIN Surakarta berkomitmen menciptakan ruang pembelajaran yang kolaboratif dan inspiratif. Dengan demikian, mahasiswa tidak hanya belajar teori, tetapi juga mampu menjadi pelaku bisnis yang inovatif dan berdaya saing global.

benchmarking-academic-febi-uin-surakarta-dengan-universitas-negeri-makassar

Benchmarking Akademik FEBI UIN Surakarta dan UNM Kuatkan Kolaborasi Industri Digital

Makassar, 9 Oktober 2025 – Dalam upaya memperluas kerja sama strategis dengan dunia industri digital, Program Studi Bisnis Digital Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Raden Mas Said Surakarta melaksanakan Benchmarking Akademik ke Universitas Negeri Makassar (UNM). Kegiatan ini dihadiri oleh Dekan FEBI, Prof. Dr. M. Rahmawan Arifin, M.Si., Ketua Prodi Bisnis Digital, serta Ketua Prodi Manajemen Zakat dan Wakaf. Rombongan disambut langsung oleh Dekan FEB UNM, Prof. Dr. Basri Bado, S.Pd., M.Si., beserta jajaran pimpinan fakultas.

Benchmarking Akademik Perkuat Kolaborasi dan Pembelajaran Digital

Kegiatan Benchmarking Akademik ini difokuskan pada penguatan proyek kolaboratif dengan industri digital.
Langkah ini menjadi bagian dari implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, terutama dalam bidang pendidikan, penelitian, dan kerja sama eksternal.
Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana saling belajar tentang strategi kemitraan antara perguruan tinggi dan dunia industri, termasuk startup dan pelaku ekonomi digital.

Dalam paparannya, Ketua Prodi Bisnis Digital FEBI, Puspa Novita Sari, S.Si., M.M., menegaskan bahwa benchmarking bukan sekadar ajang studi banding, tetapi momentum untuk membangun relevansi antara kampus dan industri.

“Pembelajaran harus berbasis kolaborasi agar mahasiswa mampu memahami teori sekaligus praktik dunia kerja digital,” ujarnya.

Ia menambahkan, UNM telah menunjukkan contoh konkret dalam membangun ekosistem pendidikan digital yang selaras dengan kebutuhan industri.
Oleh karena itu, hasil benchmarking ini akan menjadi inspirasi bagi FEBI UIN Surakarta dalam mengembangkan inovasi kurikulum dan kemitraan profesional.

Sinergi Akademik Menuju Jejaring Kolaboratif Nasional

Sementara itu, Dekan FEBI UIN Raden Mas Said Surakarta, Prof. Dr. M. Rahmawan Arifin, M.Si., menyampaikan apresiasi atas penyambutan hangat dari UNM.
Menurutnya, kegiatan ini tidak hanya memperkuat hubungan antarprogram studi, tetapi juga mempererat sinergi antaranggota Asosiasi Program Studi Bisnis Digital Indonesia (APBISDI).

“Benchmarking akademik ini menjadi jembatan untuk membangun jejaring riset dan pembelajaran berbasis industri secara nasional,” ungkapnya.

Sebagai langkah lanjutan, kedua program studi berkomitmen menindaklanjuti hasil kegiatan melalui joint project mahasiswa dan dosen.
Selain itu, program pertukaran dosen akan dirancang untuk memperkuat pengalaman akademik sekaligus menumbuhkan budaya riset kolaboratif.

Melalui kegiatan ini, FEBI UIN Raden Mas Said Surakarta menegaskan komitmennya untuk menjadi fakultas yang inovatif, terbuka, dan relevan dengan tantangan dunia digital.
Sinergi antarperguruan tinggi diyakini akan melahirkan kolaborasi yang berdampak nyata bagi pendidikan ekonomi dan bisnis di Indonesia.

sharing-session-febi-uin-surakarta-dengan-universitas-negeri-makassar

Sharing Session FEBI UIN Surakarta dan UNM Bahas Inovasi Bisnis Digital Berbasis Industri

Makassar, 9 Oktober 2025 — Dalam upaya memperkuat kolaborasi akademik, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Raden Mas Said Surakarta mengadakan sharing session bersama Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Negeri Makassar.
Kegiatan ini menjadi ajang bertukar gagasan dan pengalaman dalam pengelolaan Program Studi Bisnis Digital yang adaptif terhadap perkembangan industri modern.

Sharing Session Tingkatkan Sinergi Akademik dan Kurikulum Digital

Acara sharing session berlangsung dinamis dan produktif. Kedua fakultas membahas strategi kurikulum berbasis industri, pelaksanaan program magang, serta inovasi pembelajaran digital.
Selain itu, diskusi juga menyoroti pentingnya kolaborasi lintas perguruan tinggi untuk menjawab tantangan era transformasi digital.

Dekan FEBI UIN Raden Mas Said Surakarta, Prof. Dr. M. Rahmawan Arifin, M.Si., menyampaikan bahwa kegiatan ini memperkuat ekosistem pendidikan yang inovatif.

“Melalui kegiatan ini, kami saling belajar dan memperluas perspektif pengelolaan prodi di era digital,” ujarnya.

Sebagai tindak lanjut, kedua pihak bersepakat memperkuat kerja sama akademik dan mengembangkan program riset bersama.
Hal ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas lulusan agar lebih siap menghadapi dunia kerja digital yang kompetitif.

Sinergi dan Kolaborasi untuk Masa Depan Pendidikan Digital

Sementara itu, Prof. Dr. Basri Bado, S.Pd., M.Si., Dekan FEB Universitas Negeri Makassar, menuturkan pentingnya kegiatan seperti ini untuk membangun sinergi.

“Sharing session menjadi jembatan bagi dosen dan mahasiswa dalam mengembangkan prodi yang relevan dengan kebutuhan industri,” jelasnya.

Selanjutnya, Ketua Prodi Bisnis Digital FEB UNM, Syamsu Alam, S.Si., M.Si., menambahkan bahwa pihaknya menerapkan pembelajaran berbasis proyek (project-based learning).
Pendekatan ini, menurutnya, efektif membentuk kemampuan mahasiswa dalam berinovasi dan berpikir kritis di dunia digital.

Dengan semangat kolaborasi tersebut, FEBI UIN Surakarta berharap kegiatan sharing session ini dapat melahirkan inovasi baru dalam pendidikan bisnis digital.
Kolaborasi yang berkelanjutan akan memperkuat mutu pendidikan tinggi sekaligus menyiapkan generasi unggul untuk menghadapi era ekonomi berbasis teknologi.

sinergi-akademik-febi-uin-surakarta-dengan-universitas-negeri-makassar

Sinergi Akademik FEBI UIN Surakarta dan FEB UNM Wujudkan Ekosistem Pendidikan Inovatif

Makassar, 9 Oktober 2025 — Dalam semangat kolaborasi dan penguatan jejaring kelembagaan, FEBI UIN Raden Mas Said resmi menandatangani Memorandum of Arrangement dengan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Negeri Makassar. Langkah strategis ini menjadi bagian penting dari komitmen kedua institusi untuk memperkuat sinergi akademik di bidang pendidikan tinggi berbasis ekonomi digital.

Langkah Nyata Perkuat Sinergi Akademik

Penandatanganan MoA dilakukan secara langsung oleh Prof. Dr. M. Rahmawan Arifin, M.Si. dan Prof. Dr. Basri Bado, S.Pd., M.Si., Dekan FEB UNM. Kegiatan yang digelar di Kampus UNM tersebut menjadi momentum penting dalam membangun kolaborasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pengembangan Program Studi Bisnis Digital.

Melalui kerja sama ini, kedua fakultas berkomitmen untuk memperkuat kegiatan pendidikan, riset kolaboratif, serta pengabdian masyarakat. Sinergi ini diharapkan mampu menciptakan model pembelajaran yang relevan dan adaptif terhadap perubahan teknologi.

Dalam sambutannya, Prof. Rahmawan menyampaikan apresiasinya atas terjalinnya kolaborasi tersebut.

“Sinergi akademik seperti ini menjadi ruang saling belajar dan bertukar gagasan. Kami ingin menghadirkan ekosistem pendidikan yang mampu menjawab tantangan zaman,” ujarnya.

Sementara itu, Prof. Basri Bado menegaskan bahwa kerja sama ini tidak hanya sebatas formalitas administratif.

“Kami percaya, kolaborasi ini akan melahirkan inovasi nyata bagi pengembangan bisnis digital di perguruan tinggi,” tuturnya penuh optimisme.

Membangun Kolaborasi Menuju Masa Depan Pendidikan

Sebagai tindak lanjut, kedua fakultas sepakat mengembangkan agenda bersama, seperti pertukaran dosen dan mahasiswa, riset terapan, serta kegiatan akademik lintas kampus. Langkah ini menunjukkan bagaimana sinergi akademik mampu menjadi fondasi penting bagi terciptanya pendidikan tinggi yang berdaya saing global.

Dengan semangat kolaborasi, FEBI UIN Raden Mas Said terus memperluas jejaring kemitraan lintas universitas, industri, dan masyarakat. Upaya ini sejalan dengan visi fakultas untuk menjadi pusat pengembangan ilmu ekonomi Islam yang unggul, inklusif, dan berkontribusi nyata bagi kemajuan bangsa.

WhatsApp Image 2025-10-08 at 14.48.33 (1)

Wujudkan Komitmen Menuju Keunggulan Berkelanjutan Lewat AMI Prodi ES

Sukoharjo, Rabu, 08 Oktober 2025 – Pelaksanaan Audit Mutu Internal (AMI) di Program Studi Ekonomi Syariah Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Raden Mas Said Surakarta menjadi langkah penting dalam memperkuat budaya mutu akademik (AMI Ekonomi Syariah). Kegiatan yang digelar pada Rabu, 08 Oktober 2025 berlangsung dengan suasana penuh semangat dan komitmen dari seluruh sivitas akademika FEBI. Tujuannya adalah untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan dan tata kelola akademik di lingkungan fakultas.

Acara ini dihadiri oleh pimpinan FEBI, para Dosen Gugus Kendali Mutu (GKM), serta tim dari Program Studi Ekonomi Syariah. Kehadiran berbagai unsur tersebut mencerminkan sinergi yang kuat antara pimpinan, dosen, dan pengelola program studi. Semua pihak berkomitmen menjalankan proses evaluasi berkelanjutan demi mewujudkan sistem pendidikan yang unggul dan berdaya saing.

Kegiatan dibuka secara resmi oleh Wakil Dekan III FEBI, Dr. Ika Yoga, M.M. Dalam sambutannya, beliau menekankan pentingnya pelaksanaan audit sebagai bentuk tanggung jawab akademik. AMI Ekonomi Syariah, menurutnya, bukan hanya kegiatan administratif. Lebih dari itu, audit merupakan momen refleksi bersama untuk melihat sejauh mana capaian program studi sudah sesuai dengan visi dan target strategis FEBI.

Kegiatan ini menjadi bukti nyata komitmen FEBI dalam menciptakan lingkungan akademik yang adaptif terhadap perubahan zaman. AMI tidak hanya berfungsi sebagai proses penilaian, tetapi juga sebagai langkah transformatif. Melalui audit ini, FEBI ingin menumbuhkan budaya kerja kolaboratif, inovatif, dan berorientasi pada peningkatan mutu berkelanjutan.

WhatsApp Image 2025-10-08 at 14.51.10 (1)

Dorong Peningkatan Mutu Lewat Visitasi Prodi Manajemen Bisnis Syariah

Sukoharjo – Rabu, 08 Oktober 2025 Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Raden Mas Said Surakarta melaksanakan Audit Mutu Internal (AMI) untuk Program Studi Manajemen Bisnis Syariah (MBS) pada . Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen FEBI untuk menjaga dan meningkatkan mutu akademik.

Acara dihadiri oleh Bapak dan Ibu Pimpinan FEBI, para Dosen Gugus Kendali Mutu (GKM), serta tim dari Prodi Manajemen Bisnis Syariah. Pembukaan kegiatan dilakukan oleh Wakil Dekan I FEBI, Dr. Arif Muanas, M.Sc.

Audit Mutu Internal Prodi Manajemen Bisnis Syariah dihadiri oleh pimpinan fakultas, dosen GKM, dan tim prodi. Kegiatan resmi dibuka oleh Wakil Dekan I FEBI, Dr. Arif Muanas, M.Sc. Beliau menegaskan bahwa audit ini menjadi sarana penting untuk mengevaluasi capaian dan memperkuat sistem Mutu Lewat Visitasi di lingkungan FEBI.

Dalam sambutannya, Dr. Arif Muanas menegaskan pentingnya audit mutu sebagai bentuk evaluasi berkelanjutan. Ia menyampaikan apresiasi kepada seluruh tim yang telah bekerja menjaga kualitas akademik. “Pelaksanaan AMI bukan sekadar kewajiban, tetapi bukti nyata semangat untuk terus berkembang,” ujarnya.

Beliau juga berharap kegiatan ini dapat memperkuat tata kelola akademik di Prodi Manajemen Bisnis Syariah. Mutu yang sudah baik harus terus ditingkatkan agar semakin unggul dan adaptif terhadap perubahan.

FEBI berharap Mutu Lewat Visitasi Prodi Manajemen Bisnis Syariah mampu mengikuti jejak Prodi Akuntansi Syariah yang telah meraih predikat Unggul. Semangat peningkatan mutu ini menjadi cerminan komitmen FEBI untuk menghadirkan pendidikan ekonomi dan bisnis Islam yang berkualitas, inovatif, dan berdaya saing global.

febi-uin-surakarta-inisiasi-konsorsium-prodi-mazawa

FEBI UIN Surakarta Dorong Inisiasi Konsorsium Prodi MAZAWA se-Indonesia

Parepare, 8 Oktober 2025 — Upaya penguatan jejaring akademik antar-PTKIN kembali digagas oleh Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Raden Mas Said Surakarta. Melalui pertemuan strategis di IAIN Parepare, dilakukan inisiasi Konsorsium Prodi MAZAWA se-Indonesia sebagai langkah konkret memperkuat kolaborasi tridarma dan pengembangan keilmuan zakat serta wakaf.

Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Dekan FEBI UIN Surakarta, Prof. Dr. M. Rahmawan Arifin, M.Si, bersama Koordinator Program Studi Manajemen Zakat dan Wakaf, Betty Eliya Rokhmah, S.E., M.Sc. Mereka disambut hangat oleh pimpinan FEBI IAIN Parepare, termasuk jajaran dekanat dan ketua program studi.

Kolaborasi untuk Penguatan Akademik dan Praktik Lapangan

Konsorsium Prodi MAZAWA dibentuk untuk memperluas kolaborasi riset, pengabdian masyarakat, dan inovasi kurikulum di bidang zakat dan wakaf.
Melalui forum ini, kedua kampus berkomitmen menjalin kemitraan akademik yang berorientasi pada penguatan kapasitas dosen dan peningkatan mutu lulusan.

Menurut Betty Eliya Rokhmah, kolaborasi lintas kampus ini menjadi momentum penting bagi seluruh program studi serumpun.

“Konsorsium ini bukan hanya wadah diskusi, tetapi juga ruang untuk berbagi praktik terbaik dalam tata kelola zakat dan wakaf di era modern,” ujarnya.

Ia menambahkan, sinergi ini diharapkan menghasilkan model pembelajaran yang lebih aplikatif agar lulusan MAZAWA siap bersaing di sektor ekonomi syariah nasional.

FEBI UIN Surakarta Siap Jadi Pusat Kolaborasi Nasional

Dalam kesempatan yang sama, Prof. M. Rahmawan Arifin menegaskan bahwa pengembangan Konsorsium Prodi MAZAWA akan menjadi fondasi penting bagi riset dan publikasi bersama antarperguruan tinggi Islam.

“Melalui konsorsium ini, kita ingin membangun jaringan penelitian yang berkelanjutan dan berkontribusi langsung pada kemajuan ekonomi Islam,” ungkapnya.

Beliau juga menekankan pentingnya menjembatani teori dan praktik dalam pendidikan zakat dan wakaf.
Langkah ini, menurutnya, tidak hanya memperkaya keilmuan mahasiswa, tetapi juga memperluas dampak sosial ekonomi masyarakat.

Sebagai bagian dari komitmen itu, kedua lembaga sepakat untuk mengembangkan sistem pertukaran dosen, pelatihan akademik bersama, serta rencana riset kolaboratif di bidang wakaf produktif dan digitalisasi zakat.

Langkah Awal Menuju Kolaborasi Nasional

Inisiasi Konsorsium Prodi MAZAWA di Parepare ini menandai dimulainya era baru kerja sama antar-PTKIN di Indonesia.
Diharapkan, forum ini akan menjadi katalis penguatan akademik dan profesionalisme lulusan MAZAWA agar siap berperan dalam ekosistem ekonomi syariah global.

Dengan semangat kolaborasi dan inovasi, FEBI UIN Raden Mas Said Surakarta menegaskan perannya sebagai pionir dalam membangun masa depan pendidikan zakat dan wakaf yang berdaya saing dan berdampak nyata bagi umat.

dosen-tamu-febi-uin-surakarta-di-febi-uin-ponorogo

Dosen Tamu FEBI UIN Surakarta Kupas Etika dan Regulasi Perbankan Syariah di Era AI dan Blockchain

Surakarta, 8 Oktober 2025 – Komitmen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Raden Mas Said Surakarta dalam memperkuat jejaring akademik kembali terwujud. Salah satu dosennya, Rais Sani Muharrami, S.E.I., M.E.I, diundang sebagai dosen tamu pada seminar nasional yang diselenggarakan oleh UIN Ponorogo.

Seminar yang berlangsung di Aula Lantai 3 FEBI UIN Ponorogo tersebut mengangkat tema “Ethical and Regulatory Frameworks: Securing Islamic Banking in the Age of AI and Blockchain.”
Kegiatan ini menghadirkan ratusan mahasiswa dari Program Studi Perbankan Syariah yang antusias mendiskusikan dinamika industri keuangan Islam di era digital.

Dosen Tamu FEBI Bahas Adaptasi Nilai Syariah di Era Teknologi

Sebagai dosen tamu, Rais Sani Muharrami menyoroti bagaimana kemajuan teknologi seperti kecerdasan buatan (AI) dan blockchain membawa tantangan baru bagi sistem perbankan syariah.

“Teknologi ini menawarkan transparansi dan efisiensi luar biasa,” ujarnya. “Namun, kita tetap harus waspada terhadap potensi pelanggaran etika dan prinsip syariah.”

Melalui paparannya, Rais menekankan pentingnya membangun kerangka regulasi yang mampu mengikuti perkembangan zaman tanpa mengikis nilai-nilai Islam. Menurutnya, etika syariah harus menjadi pedoman utama dalam mengintegrasikan teknologi dengan sistem keuangan modern.

Selain itu, ia juga menekankan pentingnya penguatan kapasitas sumber daya manusia di lembaga keuangan syariah.

“Kita perlu pendekatan holistik yang tidak hanya berfokus pada legalitas, tetapi juga moralitas dan nilai-nilai kemanusiaan,” tambahnya.

Kolaborasi Akademik dan Antusiasme Mahasiswa

Acara ini tidak hanya menjadi forum ilmiah, tetapi juga ajang silaturahmi akademik antara FEBI UIN Surakarta dan FEBI UIN Ponorogo. Kolaborasi tersebut mempertegas semangat FEBI UIN Surakarta dalam mendukung pertukaran ilmu antarperguruan tinggi Islam di Indonesia.

Para mahasiswa menunjukkan antusiasme tinggi. Mereka aktif bertanya mengenai praktik implementasi teknologi digital dalam keuangan syariah dan cara menjaga nilai etik di tengah transformasi digital.

Dekan FEBI UIN Surakarta, Prof. Dr. M. Rahmawan Arifin, M.Si, menyampaikan apresiasinya atas keterlibatan dosen FEBI dalam forum nasional tersebut.

“Kehadiran dosen kami sebagai narasumber memperkuat kontribusi FEBI UIN Surakarta dalam pengembangan literasi digital keuangan syariah,” ungkapnya.

Melalui kegiatan Dosen Tamu ini, FEBI UIN Surakarta menegaskan perannya sebagai institusi yang aktif berbagi keilmuan, memperluas jejaring akademik, serta berkontribusi nyata bagi kemajuan ekonomi Islam di era digital.

febi-uin-surakarta-jalin-kerja-sama-riset-kolaboratif-dengan-febi-iain-parepare (2)

Dekan FEBI UIN Surakarta Teken Kerja Sama Riset Kolaboratif dengan IAIN Parepare

Parepare, 8 Oktober 2025 — Langkah strategis kembali diambil Dekan FEBI UIN Raden Mas Said Surakarta, Prof. Dr. M. Rahmawan Arifin, M.Si, dengan menandatangani kerja sama riset kolaboratif bersama FEBI IAIN Parepare.
Kegiatan ini menjadi bagian penting dari Focus Group Discussion (FGD) bertajuk “Konsorsium Prodi Mazawa se-Indonesia dan Penguatan Tridarma Perguruan Tinggi.”

Acara digelar di Flyover, Lantai 3 Gedung Rektorat IAIN Parepare, dan dihadiri oleh dekan, wakil dekan, ketua prodi, serta dosen di lingkungan FEBI IAIN Parepare.
Tujuan utama kegiatan ini adalah memperkuat jejaring akademik dan merancang kerja sama tridarma perguruan tinggi yang berkelanjutan.

Menguatkan Kolaborasi Akademik antar-PTKIN

Melalui forum ini, kedua fakultas berdiskusi tentang pengembangan prodi Manajemen Zakat dan Wakaf (Mazawa) serta peluang riset lintas kampus.
Selain itu, FGD juga menjadi langkah awal pembentukan konsorsium nasional yang akan memperkuat posisi Prodi Mazawa di tingkat Indonesia.

Dekan FEBI IAIN Parepare, Prof. Muzdalifah Muhammadun, menyampaikan apresiasi atas kunjungan UIN Surakarta.
“Kami sangat senang atas kehadiran FEBI UIN Surakarta. Banyak hal baru yang bisa kami pelajari bersama,” ungkapnya.
Ia berharap kolaborasi ini melahirkan inovasi baru dalam pengembangan prodi dan penelitian berbasis ekonomi Islam.

Komitmen Dekan FEBI untuk Inovasi dan Keunggulan

Dalam sambutannya, Prof. M. Rahmawan Arifin menyampaikan rasa terima kasih atas sambutan hangat dari tuan rumah.
Menurutnya, kerja sama riset kolaboratif adalah wujud nyata sinergi akademik dalam memperkuat keunggulan Prodi Mazawa.
“Kami tidak hanya datang untuk belajar, tetapi juga membangun penelitian bersama yang akan dibiayai oleh UIN Raden Mas Said,” jelasnya.

Ia menambahkan, FEBI terus mendorong inovasi pembelajaran agar mahasiswa lebih siap menghadapi dunia kerja.
Beberapa program unggulan telah dijalankan, seperti Zero Drop Out (DO), Workshop Keprofesian Bersertifikat, Entrepreneurship Program, dan CEO Class.
Melalui program-program tersebut, FEBI berupaya menyeimbangkan teori dan praktik di dunia akademik.

Langkah Nyata Menuju Kolaborasi Nasional

Penandatanganan nota kesepahaman menjadi puncak acara yang menandai komitmen kedua belah pihak.
Kesepakatan ini mencakup pelaksanaan tridarma perguruan tinggi serta inisiasi pembentukan konsorsium Mazawa se-Indonesia.
Selain memperkuat jaringan akademik, kerja sama ini juga diharapkan membuka peluang penelitian bersama dan publikasi internasional.

Dengan kerja sama riset kolaboratif ini, FEBI UIN Raden Mas Said Surakarta menegaskan perannya sebagai fakultas yang aktif berinovasi.
Kolaborasi ini menjadi tonggak penting menuju keunggulan akademik dan kontribusi nyata bagi pengembangan ekonomi Islam di Indonesia.