Sukoharjo, 23 September 2025 – Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Raden Mas Said Surakarta menggelar The 5th International Conference on Islamic Economics Studies (ICIES) 2025. Konferensi ini berlangsung di Mini Theatre SBSN Building lantai 2 dengan tema “Islamic Economics and Sustainability: Strengthening Resilience and Inclusivity in the Global Environment.”
Acara bergengsi ini dihadiri peserta dari berbagai negara, seperti Gambia, Filipina, Malaysia, dan Indonesia. Kehadiran lintas negara tersebut menunjukkan semangat kolaborasi global untuk membahas isu-isu penting dalam ekonomi Islam. Antusiasme peserta terlihat sejak awal hingga akhir acara.
Konferensi menghadirkan Keynote Speaker Assoc. Prof. Sutan Emir Hidayat, Ph.D., Director National Committee for Islamic Economy and Finance (KNEKS) Republik Indonesia. Ia menekankan pentingnya ekonomi Islam dalam memperkuat ketahanan global, mengembangkan literasi keuangan syariah, dan meningkatkan inklusivitas.
Dibaca juga : Halal Cooking Class di UIN Raden Mas Said Surakarta: Tingkatkan Kreativitas Kuliner Berbasis Syariah
Kegiatan juga dibuka dengan sambutan dari Dr. R. Lukman Fauroni, M.Ag., Wakil Rektor II UIN Raden Mas Said Surakarta, yang menekankan arti kerja sama internasional. Sementara itu, Prof. Dr. M. Rahmawan Arifin, M.Si., Dekan FEBI UIN Raden Mas Said Surakarta, berharap ICIES menjadi forum strategis untuk memperkuat riset dan inovasi.
Diskusi berlangsung hangat melalui presentasi akademisi lintas negara. Topik yang dibahas meliputi keuangan berkelanjutan, zakat dan wakaf, digitalisasi keuangan syariah, hingga inovasi instrumen syariah. Selain itu, konferensi juga menjadi ajang membangun jejaring riset internasional.
Dengan semangat yang tinggi, The 5th ICIES 2025 menegaskan perannya sebagai forum internasional penting dalam pengembangan ekonomi Islam. FEBI UIN Raden Mas Said Surakarta berkomitmen untuk terus menjadi pusat kajian yang berdaya saing global.











