Sukoharjo, 17 September 2025 — Suasana Pelataran Gedung FEBI UIN Raden Mas Said Surakarta dipenuhi antusiasme mahasiswa baru ketika Kepala OJK Solo, Eko Hariyanto, secara resmi membuka Festival on Islamic Financial 2025 dengan prosesi pemotongan pita. Kehadirannya bersama para perwakilan lembaga keuangan menandai dimulainya festival literasi keuangan syariah terbesar di kampus tersebut.
Dalam sambutannya, Eko Hariyanto menegaskan bahwa literasi keuangan adalah keterampilan penting bagi mahasiswa di era digital. “Pemahaman tentang produk keuangan syariah tidak hanya berguna untuk kehidupan pribadi, tetapi juga untuk membangun masa depan ekonomi Indonesia yang lebih inklusif,” ujarnya.
Festival Literasi Keuangan Syariah
Acara yang merupakan bagian dari Festival on Islamic Financial 2025 ini mengangkat tema “Strengthening Sharia Finance for Sustainable Future.” Seluruh mahasiswa baru angkatan 2025 diwajibkan hadir dan mengikuti pameran sejak sesi pertama.
Agar lebih interaktif, mahasiswa diminta mengunjungi minimal lima stan pameran dari 27 lembaga keuangan yang hadir. Mereka mengumpulkan stempel khusus di formulir presensi yang wajib dicetak berwarna dan diserahkan kepada panitia.
Partisipasi Lembaga Keuangan
Sebanyak 27 lembaga keuangan dibawah naungan OJK Solo ikut serta dalam expo, di antaranya Bank Mandiri, Bursa Efek Indonesia, Bank Jateng, Indo Premier Sekuritas, BTN, Bank Mega Syariah, Pegadaian Syariah, BPRS Dana Amanah, Bank Muamalat Indonesia, Bank Syariah Indonesia, BTN Syariah, BCA Syariah dan lainnya.
Melalui kehadiran lembaga-lembaga tersebut, mahasiswa dapat mengenal produk keuangan lebih luas. Tidak hanya tabungan dan pembiayaan, tetapi juga investasi, asuransi, dan instrumen keuangan berbasis syariah.
Harapan FEBI UIN Surakarta
Menurut pimpinan FEBI, literasi keuangan tidak cukup hanya dipelajari di ruang kuliah. Mahasiswa perlu berinteraksi langsung dengan praktisi agar memahami realitas industri. Festival ini diharapkan memperkuat jejaring kampus dengan dunia kerja, sekaligus membuka peluang magang, penelitian, hingga pengabdian masyarakat.
FEBI optimistis Festival on Islamic Financial 2025 meninggalkan kesan mendalam. Literasi keuangan syariah bukan hanya bekal akademik, tetapi juga modal hidup bagi mahasiswa untuk menjadi generasi profesional, inovatif, dan berintegritas.




















