Ratusan Akademisi Internasional Kumpul di Semarang, Definisikan Ulang Peran Agama Hadapi Krisis Global

FEBI News| Jakarta (29/1/2024) Para akademisi Indonesia dan sejumlah negara akan bertemu di Semarang pada Annual International Conference on Islamic Studies (AICIS) ke-23. Ajang tahunan ini digelar Ditjen Pendidikan Islam Kementerian dan akan berlangsung di Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo, 1 – 4 Februari 2024.

Selain akademisi, hadir juga para tokoh agama dari sejumlah negara. Mereka akan mendiskusikan beragam persoalan kontemporer dalam bingkai tema ‘Redefining The Roles of Religion in Addressing Human Crisis: Encountering Peace, Justice, and Human Rights Issues’.

Pada tahap awal, panitia telah menyeleksi 1.957 artikel yang dikirim calon peserta konferensi, hingga terpilih 328 paper terbaik. Para penulis berasal dari 10 negara, yaitu Afghanistan, Armenia, Mesir, Indonesia, Irak, Malaysia, Moroko, Nigeria, Pakistan, dan Sri Lanka. Mereka terbagi dalam tiga kelompok, Invited Papers (80), Open Panel (100), dan Extended Panel (148).

“AICIS kali ini bertujuan untuk mendefinisikan kembali peran agama, terutama Islam, dalam menghadapi tantangan kemanusiaan kontemporer di kancah global,” terang Staf Khusus Menag bidang Media dan Komunikasi Publik Wibowo Prasetyo di Jakarta, Senin (29/1/2024).

“Termasuk peran dalam menguatkan persaudaraan kemanusiaan. Gelaran AICIS bertepatan dengan momentum Hari Internasional Persaudaraan Manusia yang ditetapkan PBB sejak 2020 untuk diperingati setiap 4 Februari,” sambungnya.

Peringatan Hari Persaudaraan Manusia Internasional ini didasarkan pada momentum ditandatanganinya Dokumen Persaudaraan Manusia untuk Perdamaian Dunia dan Hidup Berdampingan pada 4 Februari 2019 oleh Grand Syekh Al Azhar Ahmed Al Tayeb dan Pemimpin Gereja Katolik Paus Fransiskus. Sebagai kelanjutan dari itu, didirikan Zayed Award for Human Fraternity.

“Alhamdulillah, tahun ini NU dan Muhammadiyah telah ditetapkan sebagai penerima Zayed Award for Human Fraternity,” sebut Wibowo.

Kembali ke AICIS 2024, Wibowo memaparkan ada tujuh isu atau sub tema yang akan dibahas, yaitu 1) Agama, Nasionalisme, dan Kewarganegaraan di Asia Tenggara; 2) Dampak Isu dan Ketegangan Keagamaan Internasional terhadap Nasionalisme, Kewarganegaraan, dan Hak Asasi Manusia; 3) Krisis Kesetaraan, Keadilan, dan Kemanusiaan; 4) Ketegangan Agama dan Kemanusiaan Global; 5) Isu Gender, Spiritualitas, dan Minoritas; 6) Fiqih Siyasah tentang Perang dan Damai: Pasca Kolonial; dan 7) Kebijakan berbasis Maslahah Mursalah, Kesetaraan, dan Pemberdayaan.

“Isu besarnya adalah peran agama dalam menguatkan nasionalisme, merespons krisis keadilan dan kesetaraan, masalah gender, serta kemaslahatan umat, termasuk yang berkenaan dengan krisis iklim,” jelas Wibowo.

Direktur Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Ahmad Zainul Hamdi merinci, ada 25 sessi panel yang disiapkan panitia untuk mendiskusikan isu-isu yang menjadi sub tema. Sejumlah akademisi, dalam dan luar negeri, dijadwalkan hadir dan ikut sumbang pemikiran.

Mereka adalah Dr. (HC). K.H Yahya Cholil Staquf (Nadhlatul Ulama Central Board), Prof. Dr. Ismail Fajrie Alatas (New York University), Prof. Rahimin Afandi bin Abdul Rahim (Universitas Malaya), Prof. Dr. Claudia Saise (Humboldt-Universität zu Berlin), Prof. Dr. Dora Marinova (Curtin University, Australia), Prof. Dr. Abdul Djamil, MA (State Islamic University Walisongo Semarang, Indonesia), Prof. Dr. Kamaruzaman (Asian Muslim Action Network), Prof. Dr. Hassanein Al-Saeed Hassanein Ahmed (Suez Canal University, Egypt), Prof. Madya Dr. Kamaluddin Nurdin Marjuni (Universiti Islam Sultan Sharif Ali Brunei Darussalam), Assistant Professor Dr. Jassim Mohammed Harjan (University of Baghdad, Iraq), Fazlur Rahman bin Kamsani (Middle East Institute National University of Singapore), dan Dr. Fatma Mohamed Mansour (Suez Canal University)

Religious Leaders Summit

Berbeda dengan penyelenggaraan tahun lalu, AICIS 2024 akan diperkuat dengan adanya temu para pemuka/pemimpin lembaga keagamaan atau religious leaders summit.

Sebanyak 14 tokoh agama dari berbagai negara terkonfirmasi hadir, yaitu KH. Yahya Cholil Staquf (Indonesia), Pimpinan PP Muhammadiyah (Indonesia), Prof. Philip Kuntjoro Widjaja (Indonesia), Mayor Jenderal TNI (Purn) Wisnu Bawa Tenaya, S.I.P. (Indonesia), Venerable Dr. Vanh Keobundit (Laos), Venerable Dr. Yon Seng Yeath (Cambodia), Mr. Bounthavy Phonethasin (Laos), YB Datuk Dr. Hasan bin Bahrom (Malaysia), Phra Dr. Anilman Dhammasakiyo (Thailand), Pdt. Gomar Gultom (Indonesia), Romo Hery Wibowo (Indonesia), Ws. Andi Gunawan, ST (Indonesia), Dr. A. Elga J. Sarapung (Indonesia), dan Bishop Pablo Virgilio Siongco David (Philippines).

“Para tokoh ini akan ikut serta dalam membahas solusi atas serangkaian persoalan kontemporer dari perspektif keagamaan. Ini sejalan dengan COP28 di Dubai pada akhir 2023 yang juga mulai melibatkan tokoh agama dalam pembahasan krisis iklim,” sebut Ahmad Zainul Hamdi yang juga akrab disapa Inung.

“Pertemuan mereka akan menjadi ajang berbagi perspektif dan wawasan berbasis pengalaman mereka dalam merespons isu-isu kemanusiaan dan kedamaian. Hasil pembahasan para pemuka agama dibahas dalam sesi On Stage Discussion yang menghasilkan Semarang Charter,” sambungnya.

Pameran Peradaban Islam

Selain Religious Leaders Summit yang akan menghasilkan Deklarasi Piagam Semarang, ada sejumlah acara yang juga akan memeriahkan AICIS 2024. Pertama,
Islamic Culture and Civilization Expo atau pameran budaya dan peradaban Islam. Para pengunjung AICIS akan diajak menyaksikan warisan peradaban melalui artefak dan manuskrip kuno dalam tampilan interaktif yang menarik.

“Temukan keindahan seni dan arsitektur Islam yang menakjubkan, mulai dari kaligrafi rumit dan pola geometris yang memukau hingga masjid megah dan istana yang menakjubkan. Ini adalah dunia sastra dan filsafat Islam,” sebut Inung.

Kedua, Islamic Higher Education Expo and Journal Clinique atau Expo Pendidikan Tinggi Islam dan Jurnal Clinique. Even ini menampilkan beragam hasil karya akademik sejumlah universitas dan institusi Islam bergengsi di Indonesia dan negara-negara lain. Ada juga Klinik Jurnal untuk meningkatkan kualitas riset dan keterampilan menulis akademis.

“Termasuk meningkatkan peluang keberhasilan publikasi di jurnal bereputasi dengan bimbingan dan dukungan ahli,” sebut Inung.

Ketiga, wisata budaya ke Kota Tua Semarang untuk menyelami suasana peninggalan zaman kolonial, berupa kemegahan arsitektur bangunan yang dihiasi pengaruh Eropa. “Panitia juga akan memberikan kesempatan untuk masuk ke Gereja Blenduk yang bersejarah, sebuah bangunan Katolik yang terus melayani jemaatnya hingga saat ini,” papar Ahmad Inung.

Terakhir, Festival Makanan Halal Semarang. Para pengusaha kuliner lokal akan menyelenggarakan Semarang Halal Food Festival yang menampilkan beragam menu hidangan halal dari berbagai daerah.

“Akan ada pesta durian selama pameran,” tandasnya.

Humas Kemenag RI

PPL Mahasiswa Akuntansi Syariah: Kesempatan Belajar dan Praktik Akuntansi ZIS serta Bentuk Kerja Sama Akademisi dan Industri Akuntansi Syariah

FEBI News | Pada tanggal 3 Januari 2024, Lembaga Zakat Infaq Sodaqoh (LZIS) Assalam Surakarta menerima kunjungan dari dosen pembimbing lapangan dan mahasiswa program studi akuntansi syariah Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Raden Mas Said Surakarta. Kunjungan ini dihadiri oleh Dosen Pembimbing Lapangan Adhelia Desi Prawestri, S.Pd., M.Akun. dan Bapak Muh. Latif Al-Aziz, S.Sy. selaku perwakilan dari LZIS Assalam.

Dosen Pembimbing Lapangan Adhelia Desi Prawestri menyampaikan terima kasih atas bimbingan dan arahan yang telah diberikan oleh pimpinan dan seluruh staf LZIS Assalam kepada mahasiswa PPL FEBI. Ia berharap mahasiswa dapat menerapkan ilmu yang telah mereka pelajari di bangku perkuliahan dan mengimplementasikannya dengan praktik secara langsung di dunia kerja. Selain itu, ia juga berharap mahasiswa tidak hanya memperoleh keterampilan dalam bidang hard skill sesuai dengan kompetensinya, tetapi juga soft skill yang dapat terbangun dengan interaksi langsung dengan staf yang ada di LZIS Assalam Surakarta.

Mahasiswa Program Studi Akuntansi Syariah yang mengikuti kegiatan Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) pada LZIS Assalam terdiri dari Tina Fatkhurohman, Intan Kusuma Ayu, Nurjanah, Jesica Chusnul, Muhammad Rochmanto, dan Aqila Armiana. Pada kegiatan PPL ini, mahasiswa mendapatkan berbagai pengetahuan dan pengalaman terkait fundraising, penyusunan kegiatan, pelaksanaan kegiatan, dan pembuatan laporan kegiatan yang menjadi program kerja LZIS Assalam.

Kegiatan PPL mahasiswa ke lembaga ZIS merupakan bentuk kerja sama yang baik antara akademisi dan industri akuntansi syariah. Kegiatan ini memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk belajar dan memahami praktik akuntansi lembaga ZIS secara langsung. Bagi mahasiswa, kegiatan PPL ini dapat menjadi sarana untuk mengasah keterampilan dan pengetahuan di bidang akuntansi, khususnya pada lembaga ZIS. Mahasiswa dapat melihat langsung bagaimana lembaga ZIS menerapkan prinsip-prinsip akuntansi syariah dalam kegiatan operasionalnya. Pengalaman ini dapat membantu mempersiapkan mahasiswa untuk memasuki dunia kerja. Sementara bagi lembaga ZIS, kegiatan PPL ini dapat menjadi sarana untuk mengenalkan praktik akuntansi pada lembaga ZIS kepada mahasiswa. Kegiatan PPL ini juga dapat menjadi ajang untuk menjalin kerja sama antara perguruan tinggi dan lembaga ZIS.

Kolaborasi Dinamis: Kunjungan DPL FEBI ke Baznas Kota Surakarta, Mahasiswa Perbankan Syariah Terjun ke Dunia Kerja dengan Beragam Pengalaman

FEBI News| Surakarta, (23 Januari 2024) Dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan dan pengalaman praktis mahasiswa, Dr. Indah Piliyanti, S. Ag., M. S. I., Dosen Pembimbing Lapangan sekaligus Wakil Dekan II Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam UIN Raden Mas Said Surakarta, melaksanakan kunjungan ke Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Surakarta. Kunjungan ini sebagai bagian dari kolaborasi antara akademisi dan praktisi di bidang keuangan, perencanaan, pelaporan, serta pengelolaan sumber daya manusia.

Bapak Ir. H. Almunawar, M.Si, selaku Wakil Ketua III Bidang Keuangan, Perencanaan, Pelaporan Baznas Kota Surakarta, menerima kunjungan Dr. Indah Piliyanti dengan penuh keramahan. Dalam pertemuan tersebut, Dr. Indah Piliyanti menyampaikan ucapan terima kasih atas bimbingan dan arahan yang telah diberikan oleh pimpinan dan seluruh staf Baznas Kota Surakarta.

Dalam perbincangan, Dr. Indah Piliyanti menegaskan pentingnya pengalaman langsung di tempat kerja bagi mahasiswa. Ia berharap bahwa mahasiswa Program Studi Perbankan Syariah yang melakukan magang di Baznas Kota Surakarta, yaitu Ayu Rusmala Dewi, Ferdiansyah Dwi Kurniawan, Riska Dwi Rahmawati, dan Syarif Maulana, dapat mengimplementasikan teori yang diperoleh dari kampus ke dalam dunia kerja.

Para mahasiswa tersebut mendapatkan beragam ilmu dan pengalaman di berbagai bidang, termasuk Pengumpulan Zakat, bidang Keuangan, Perencanaan, Pelaporan, serta bidang Sumber Daya Manusia, Administrasi, dan Umum. Kunjungan Pembimbing Lapangan ini menunjukkan adanya kolaborasi positif antara dunia akademis FEBI UIN Raden Mas Said dan Baznas Kota Surakarta.

Diharapkan, pengalaman yang diperoleh mahasiswa tidak hanya akan memberikan kontribusi positif pada perkembangan pribadi mereka, tetapi juga pada kemajuan Baznas Kota Surakarta. Kolaborasi ini diharapkan dapat terus ditingkatkan untuk memberikan manfaat yang lebih besar bagi kedua belah pihak.

FEBI Bersiap Melakukan Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Internasional di Empat Negara

FEBI News| Sukoharjo, Senin (23/1/2024). Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam memperkuat komitmennya dalam pengembangan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat internasional dengan mengirimkan 16 dosen untuk melaksanakan proyek di empat negara berbeda. Keempat negara yang menjadi destinasi penelitian dan pengabdian tersebut adalah Turki, India, Korea Selatan, dan Hongkong.

Partisipasi 16 dosen ini menjadi bagian dari upaya FEBI dalam menjalin kerja sama lintas batas untuk mendukung peningkatan kualitas riset dan kontribusi positif terhadap masyarakat global. Tema besar dari penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) internasional ini adalah “The role of halal industries in the wake of Sustainable Development Goals.”

Dosen-dosen yang terlibat dalam proyek ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan terhadap pemahaman tentang peran industri halal dalam mencapai Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs). Keempat negara yang menjadi fokus penelitian juga dipilih dengan cermat untuk mendapatkan perspektif yang beragam terkait halal industries.

Dalam arahannya Dekan FEBI Prof. Dr. M. Rahmawan Arifin, M.Si menyatakan harapannya agar kegiatan ini tidak hanya menjadi bentuk eksplorasi ilmiah tetapi juga dapat menjadi langkah nyata dalam mendukung pembangunan berkelanjutan di tingkat global. Di samping itu, diharapkan pula bahwa pengalaman yang diperoleh oleh para dosen dapat memberikan inspirasi dan wawasan baru untuk pengembangan ilmu pengetahuan di FEBI dan UIN Raden Mas Said secara keseluruhan.

Keberangkatan para dosen menuju empat negara tersebut diharapkan akan menjadi awal yang positif untuk memperkuat kerja sama akademik internasional FEBI UIN Raden Mas Said, serta membuka peluang untuk kolaborasi lebih lanjut di masa depan.

Magang PPL FEBI di BAZNAS Klaten: Mahasiswa Manajemen Bisnis Syariah Terapkan Pengetahuan Teoritis dalam Layanan Masyarakat

FEBI News| Klaten (Jumat, 19/1/2024), Fajar Santoso, S.E., M.M. salah satu Dosen Pembimbing Lapangan dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam UIN Raden Mas Said Surakarta, melakukan kunjungan sekaligus penarikan di BAZNAS KLATEN. BAZNAS adalah suatu instansi pemerintah yang bergerak pada kegiatan sosial berupa penghimpunan dan penyaluran zakat, infaq, dan sadaqah kepada masyarakat yang memang membutuhkan.

Kunjungan tersebut merupakan bagian dari Program Pengenalan Lapangan (PPL), di mana mahasiswa FEBI melakukan magang dengan tujuan mengaplikasikan pengetahuan, keterampilan, dan sikap yang telah diperoleh selama perkuliahan. Sebelas mahasiswa FEBI yang meliputi dari progam studi MBS dan PBS tengah menjalani PPL di BAZNAS Klaten. Salah satu dari sebelas orang tersebut yaitu kelompok kami dari program studi MBS yang beranggotakan Lisa Islah, Rahma Miftahul, Rojaa ‘Itsni, dan Zulfa Afifah.

Dalam sambutannya, Edy Ahyadi, selaku wakil ketua IV bidang administrasi, SDM, dan Umum, menyambut baik kehadiran DPL Fajar Santoso dan menyatakan bahwa selama magang, mahasiswa FEBI telah mampu dengan baik mengikuti arahan dari mentor terkait tugas yang diberikan. Sebelas mahasiswa tersebut ditempatkan di berbagai departemen perusahaan, dengan keempat mahasiswa Manajemen Bisnia Syariah bekerja di bidang pengumpulan, bidang pendistribusian, pendayagunaan, dan bidang administrasi.

Job desk yang diberikan kepada mahasiswa Manajemen Bisnis Syariah meliputi tugas-tugas seperti melayani masyarakat yang terdapat kepentingan di BAZNAS, menginput data kedalam laporan pengumpulan, melakukan survei KDZ (Kajian Dampak Zakat) terhadap masyarakat penerima bantuan dari BAZNAS, serta melakukan pengarsipan data kegiatan dinas lapangan.

Tugas yang paling relevan dengan prodi Manajemen Bisnis Syariah ini adalah Customer service atau pelayanan kepada masyarakat. Alasannya, prodi Manajemen Bisnis Syariah mencakup pemahaman mendalam tentang strategi manajemen, termasuk manajemen layanan masyarakat. Melalui tugas ini, mahasiswa dapat mengaplikasikan pengetahuan mereka dalam menyediakan layanan yang efektif dan efisien kepada masyarakat, yang sesuai dengan prinsip- prinsip manajemen bisnis untuk meningkatkan kepuasan masyarakat serta membangun citra positif untuk BAZNAS. Semua tugas tersebut relevan dengan bidang Manajemen, memungkinkan mahasiswa untuk mengaplikasikan pengetahuan teoritis mereka dalam pengaturan praktis.

Young Tree Industries

Kunjungan DPL PPL ke PT.  Young Tree Industries: Kolaborasi Untuk Wujudkan Akuntan Profesional

FEBI News| Hari ini, Rabu, 10 Januari 2024, Aryani Intan Endah Rahmawati, M.Sc, salah satu Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI), melakukan kunjungan ke PT. Young Industries di Kartasura, Sukoharjo. PT. Young Industries merupakan perusahaan Penanam Modal Asing (PMA) asal China yang mengkhususkan diri dalam produksi sepatu untuk merek terkenal, Under Armour.

Kunjungan tersebut merupakan bagian dari Program Pengenalan Lapangan (PPL), di mana mahasiswa FEBI melakukan magang dengan tujuan mengaplikasikan pengetahuan, ketrampilan, dan sikap yang telah diperoleh selama perkuliahan. Empat mahasiswa FEBI dari berbagai program studi tengah menjalani PPL di PT. Young Industries.

Dalam sambutannya, Erni, staf HRD perusahaan, menyambut baik kehadiran DPL Aryani dan menyatakan bahwa selama magang, mahasiswa FEBI telah mampu dengan baik mengikuti arahan dari mentor terkait tugas yang diberikan. Empat mahasiswa tersebut ditempatkan di berbagai departemen perusahaan, dengan salah satu mahasiswa Akuntansi Syariah bekerja di Departemen Accounting dan HRD.

Job desk yang diberikan kepada mahasiswa Akuntansi Syariah meliputi tugas-tugas seperti menginput dokumen ke laporan penjualan, menjurnal laporan penjualan, hingga mengisi dokumen faktur pajak. Semua tugas tersebut relevan dengan bidang akuntansi, memungkinkan mahasiswa untuk mengaplikasikan pengetahuan teoritis mereka dalam pengaturan praktis.

Proses PPL di PT. Young Industries dijadwalkan berlangsung selama satu bulan penuh dan akan berakhir pada tanggal 21 Januari 2024. DPL Aryani, pada akhir kunjungan, menyampaikan terima kasihnya atas kesempatan magang yang diberikan oleh perusahaan. Ia juga menyampaikan harapannya bahwa mahasiswa dapat memperoleh pengetahuan dan ketrampilan yang berharga selama masa magang.

Melalui Erni, Perusahaan Internasional tersebut berharap adanya kerja sama yang lebih lanjut di masa depan terkait pelaksanaan PPL. Mereka berharap bahwa hubungan antara PT. Young Industries dan FEBI dapat terus berkembang, menciptakan kesempatan yang lebih banyak bagi mahasiswa untuk mendapatkan pengalaman praktis yang berharga di dunia industri.

PPL FEBI 2024: 300 Mahasiswa Prodi MBS Siap Menguatkan Jejaring Bisnis bersama Stakeholders

FEBI News| Kamis, (4 Januari 2024) Hari ini, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam UIN Raden Mas Said menggelar acara pembekalan sekaligus monitoring Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) tahun 2024, dihadiri oleh lebih dari 300 mahasiswa Program Studi Manajemen Bisnis Syariah (MBS). Dalam sambutannya, Dekan FEBI, Dr. M. Rahmawan Arifin, M.Si, menekankan semangat baru di awal tahun 2024, menggarisbawahi pentingnya momentum PPL dalam kegiatan akademik dengan target capaian lulusan yang strategis.

PPL menjadi sarana utama bagi mahasiswa MBS untuk membangun jejaring bisnis dan menguatkan hubungan dengan para stakeholders. Selain itu, PPL juga dianggap sebagai waktu yang tepat bagi mahasiswa untuk menunjukkan nilai terbaik dari setiap individu, membentuk dan melatih sikap profesional, serta memberikan kontribusi nyata di dunia kerja.

Acara pembekalan ini menghadirkan Asep Maulana Rohimat, M.S.I, selaku koordinator Prodi MBS, sebagai pembicara utama. Dalam sesi ini, dipandu oleh Moderator M. Rifqi Khairul Imam, MM, dibahas materi utama terkait penekanan kegiatan PPL yang harus sesuai dengan keilmuan Program Studi Manajemen Bisnis Syariah.

Korprodi MBS menegaskan tiga poin penting terkait PPL. Pertama, mahasiswa PPL diharapkan dapat fokus pada keilmuan program studi mereka dan memberikan kontribusi kreatif dan inovatif di lokasi PPL. Kedua, mahasiswa diminta untuk menjaga nama baik Fakultas dan Universitas Islam Negeri (UIN) selama menjalani PPL. Ketiga, persiapan pelaporan kegiatan PPL harus sesuai dengan format yang telah ditentukan.

Acara ini diakhiri dengan semangat kebersamaan dan komitmen mahasiswa MBS untuk menjalani PPL dengan penuh dedikasi serta membawa pulang pengalaman berharga untuk dikembangkan di masa depan. Diharapkan, melalui PPL ini, mahasiswa dapat menjadi agen perubahan positif dalam dunia bisnis dan memberikan dampak positif bagi masyarakat dan ekonomi syariah.

FEBI Siap Mengembangkan Kreativitas Media di UIN: Fokus pada Branding, Website, dan Sosial Media

FEBI News| Sukoharjo, (28/12/2023) – Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam UIN Raden Mas Said menegaskan kesiapannya untuk mengembangkan kreativitas media dengan fokus pada branding, website, dan media sosial di lingkungan kampus.

Agenda penting diinisiasi dalam pertemuan yang dihadiri oleh seluruh tim kreatif media dari berbagai fakultas dan lembaga di UIN Raden Mas Said. Acara tersebut turut dihadiri oleh Wakil Rektor 1, Wakil Rektor 2, Wakil Rektor 3, Kepala Biro, dan para Dekan, menciptakan forum diskusi yang melibatkan pemangku kepentingan utama dalam kebijakan dan pengembangan kampus.

Topik utama yang dibahas dalam pertemuan tersebut melibatkan strategi branding kelembagaan, pengembangan website, serta pemanfaatan media sosial. Pembahasan ini diarahkan untuk meningkatkan citra dan kehadiran UIN Raden Mas Said dalam dunia digital serta memberikan dampak positif terhadap stakeholders kampus.

Wakil Rektor 2 Dr. Lukman Farouni, M.Ag selaku pimpinan pertemuan dalam pemaparannya menekankan pentingnya peran media dalam mengkomunikasikan visi dan misi kampus. “Melalui strategi branding yang tepat, pengembangan website yang informatif, dan keberlanjutan penggunaan media sosial, kami yakin UIN Raden Mas Said dapat semakin dikenal dan diakui dalam skala nasional maupun internasional,” ujarnya.

Dekan FEBI Dr. M. Rahmawan Arifin, M.Si menegaskan dukungannya terhadap sinergitas pengelolaan media kreatif di lingkungan UIN Raden Mas Said. Website, Social Media, dan tentunya branding lembaga agar lebih populer di publik.

Pertemuan ini juga diharapkan dapat mendorong kolaborasi antardepartemen dan fakultas dalam mengoptimalkan potensi kreatif media guna mendukung pencapaian visi kampus. Sejumlah langkah konkrit diidentifikasi dalam rapat ini, termasuk pelatihan bagi staf terkait, pembaruan konten website, dan strategi kampanye sosial media yang lebih aktif.

Semua pihak sepakat untuk terus menjaga sinergi dan kolaborasi yang kuat guna meningkatkan eksistensi dan daya saing UIN Raden Mas Said di era digital ini.