Rapat Kerja FEBI: Sidang Komisi Rumuskan Program Kerja Yang Konkret

FEBI News| Sukoharjo – Pada hari Kamis, tanggal 15 Februari 2024, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Raden Mas Said Surakarta melanjutkan pelaksanaan Rapat Kerja dengan agenda sidang komisi. Sidang komisi ini berfungsi untuk merumuskan program kerja yang konkret berdasarkan hasil diskusi dan evaluasi atas berbagai isu yang dibahas serta membahas usulan-usulam program kerja oleh para stakeholder.

Dalam sidang komisi tersebut, terbagi menjadi tiga komisi yang masing-masing dipimpin oleh para Wakil Dekan dengan bidang tugas yang telah ditentukan.

Komisi 1 dipimpin oleh Wakil Dekan 1 bidang akademik dan kelembagaan, Dr. Arif Muanas, M.Sc. Komisi ini dihadiri oleh para Kepala Jurusan serta Koordinator Program Studi yang membahas berbagai isu terkait manajemen akademik.

Sementara itu, Wakil Dekan 2 bidang Administrasi Umum, perencanaan, dan keuangan, Dr. Indah Piliyanti, M.Si, memimpin sidang Komisi 2. Di dalam sidang ini, dibahas hal-hal terkait administrasi umum dan perencanaan keuangan fakultas.

Terakhir, Komisi 3 dipimpin oleh Wakil Dekan 3 bidang kemahasiswaan, kerjasama, dan Alumni, Dr. Ika Yoga. Sidang ini membahas beragam isu yang berkaitan dengan kemahasiswaan, kerjasama, dan alumni fakultas.

Rapat Kerja FEBI ini merupakan bagian dari upaya fakultas untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan dan pelayanan kepada mahasiswa serta stakeholder lainnya.

JADWAL UJIAN SEMINAR PROPOSAL DAN SKRIPSI PERIODE FEBRUARI 2024

paralel session ASep aicis 2024

Asep Maulana Rohimat paparkan hasil Riset Santripreneur HEBITREN di Annual International Conference on Islamic Studies-AICIS 2024

FEBI News| Semarang, (3 Februari 2024)- Pada Paralel Session AICIS 2024 yang diadakan dalam rangka Annual International Conference on Islamic Studies (AICIS) di UIN Wali Songo Semarang, hasil penelitian lapangan yang disampaikan oleh Speaker Asep Maulana Rohimat, M.S.I, menyoroti pentingnya penguatan jiwa kewirausahaan santri melalui Himpunan Ekonomi Bisnis Pesantren (HEBITREN). Asep adalah Dosen sekaligus Kordinator Prodi Manajemen Bisnis Syariah FEBI UIN Raden Mas Said Surakarta.

Dalam paparannya, Asep Maulana Rohimat, M.S.I, menekankan bahwa selain ilmu agama dan akademik, jiwa kewirausahaan juga merupakan hal yang krusial bagi setiap santri. Menurutnya, pembekalan ilmu kewirausahaan sejak dini dapat menjadi modal berharga bagi santri setelah mereka lulus dari pondok pesantren. Inspirasi dari ajaran Rasulullah, para sahabat, pengusaha kontemporer, dan keberhasilan bisnis internasional menjadi bagian penting dalam membentuk mental kewirausahaan santri.

HEBITREN, sebagai organisasi yang menaungi himpunan ekonomi bisnis pesantren, dianggap memiliki peran strategis dalam menumbuhkan niat kewirausahaan di kalangan santri. Konsep self efficacy, atau kepercayaan diri yang dimiliki oleh santri, menjadi faktor penentu yang dapat memengaruhi niat mereka untuk terlibat dalam dunia wirausaha.

Rekomendasi yang dihasilkan dari Paralel Session AICIS 2024 ini menegaskan bahwa penguatan jiwa kewirausahaan santri melalui HEBITREN harus menjadi bagian integral dalam upaya pengembangan potensi santri. Dengan demikian, diharapkan para santri tidak hanya menjadi pengusaha yang sukses, tetapi juga menjadi agen perubahan yang mampu memberikan kontribusi positif bagi masyarakat dan bangsa, sesuai dengan tuntutan zaman yang terus berubah.

Penarikan Mahasiswa PPL di PT Avrist Assurance oleh DPL PPL UIN Surakarta

Surakarta, 31 Januari 2024 – Pada hari ini, dilakukan Penarikan Mahasiswa Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) di PT Avrist Assurance oleh Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) PPL, Ibu Anim Rahmayati, M.Si. Dalam acara ini, terucap rasa terima kasih kepada PT Avrist Assurance yang telah memberikan kesempatan magang kepada mahasiswa Akuntansi Syariah Fakultas Ekonomi dan Bisnis UIN Raden Mas Said Surakarta.

Bapak Sutan Bagus Handoko, selaku pimpinan perusahaan, menerima penghargaan atas kerjasama ini. Selama menjalani PPL, mahasiswa mendapatkan pengetahuan dan pengalaman berharga dalam bidang asuransi dan aspek keprodian. Mereka juga mengikuti pelatihan dan uji kompetensi untuk memperoleh sertifikat AAJI (sertifikat untuk agen pemasar asuransi jiwa), meningkatkan kualifikasi mereka dalam dunia kerja.

Beberapa mahasiswa yang magang di PT Avrist Assurance, yang beralamat di Jl. Honggowongso, Kemlayan, Serengan, Surakarta, antara lain Ayu Nur Rachmawati, Afifah Nur Zulaikhah, Candra Dimas Prasetyo, dan Aqilatus Syifa Willis Nur Fatin.

HMPS PBS 2024 Gelar Raker MARSIS di Villa Tutuka, Beji, Tawangmangu

Kartasura – Himpunan Mahasiswa Program Studi Perbankan Syari’ah (HMPS PBS) 2024 sukses menggelar Rapat Kerja (RAKER) dengan tema “MARSIS” (Mari Bersama Raker Satukan Inovasi Study) di Villa Tutuka, Beji, Tawangmangu. RAKER, kegiatan tahunan HMPS PBS, menjadi awal dari rangkaian acara sepanjang tahun.

Acara dimulai dengan serangkaian pembukaan yang dipandu oleh MC, saudari Livia Putri Anggraini, diiringi dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh saudara Achmad Muchibbin. Lagu Indonesia Raya dinyanyikan dengan penuh semangat di bawah arahan saudari Sintia. Sambutan dari Ketua Panitia, Saudara Tasya’ Al-Faiz Farizi, dan Saudari Riska Dwi Rahmawati, selaku Ketua HMPS PBS 2024, menandai pembukaan acara.

Persidangan dimulai dengan sidang pertama yang dipimpin oleh presidium saudari Riska Dwi Rahmawati dan Sekretaris Presidium saudara Tasya’ Al Faiz Farizi. Pembahasan tata tertib persidangan diuraikan secara rinci. Pemilihan presidium tetap menyaksikan terpilihnya saudara Mario Febrian Saputra dan saudari Rahmawati Firanti sebagai Sekretaris Presidium.

Sidang komisi dibagi menjadi tiga kelompok: A, B, dan C. Setelah waktu solat, sidang komisi dilanjutkan. Komisi A membahas peraturan organisasi, dipimpin oleh saudara Muhammad Shandi dan saudari Tiara Kinanti. Komisi B, yang membahas GBHO (Garis Besar Haluan Organisasi), dipimpin oleh saudara Achmad Muchibbin dan saudari Aulia Nuraini. Sedangkan Komisi C, yang membahas GBHK (Garis Besar Haluan Kerja), dipimpin oleh saudari Nusaibah Afifah dan saudari Nuriah Sinta Dewiani.

Presidium Mario Febrian dan Sekretaris Presidium saudari Rahmawati Firanti menetapkan sidang komisi pada 27 Januari 2024, pukul 22:12. Pemaparan program kerja oleh kepala divisi di hari pertama dibuka oleh Sekretaris Umum. Acara penutup hari pertama dimeriahkan dengan kegiatan bakar-bakar.

Hari kedua, 28 Januari, dimulai dengan kegiatan solat subuh, senam, upgrading, tukar kado, dan sarapan. Foto bersama per divisi dan seluruh pengurus menjadi momen berharga sebelum acara penutup, yang diakhiri dengan kegiatan bersih-bersih.

Ratusan Akademisi Internasional Kumpul di Semarang, Definisikan Ulang Peran Agama Hadapi Krisis Global

FEBI News| Jakarta (29/1/2024) Para akademisi Indonesia dan sejumlah negara akan bertemu di Semarang pada Annual International Conference on Islamic Studies (AICIS) ke-23. Ajang tahunan ini digelar Ditjen Pendidikan Islam Kementerian dan akan berlangsung di Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo, 1 – 4 Februari 2024.

Selain akademisi, hadir juga para tokoh agama dari sejumlah negara. Mereka akan mendiskusikan beragam persoalan kontemporer dalam bingkai tema ‘Redefining The Roles of Religion in Addressing Human Crisis: Encountering Peace, Justice, and Human Rights Issues’.

Pada tahap awal, panitia telah menyeleksi 1.957 artikel yang dikirim calon peserta konferensi, hingga terpilih 328 paper terbaik. Para penulis berasal dari 10 negara, yaitu Afghanistan, Armenia, Mesir, Indonesia, Irak, Malaysia, Moroko, Nigeria, Pakistan, dan Sri Lanka. Mereka terbagi dalam tiga kelompok, Invited Papers (80), Open Panel (100), dan Extended Panel (148).

“AICIS kali ini bertujuan untuk mendefinisikan kembali peran agama, terutama Islam, dalam menghadapi tantangan kemanusiaan kontemporer di kancah global,” terang Staf Khusus Menag bidang Media dan Komunikasi Publik Wibowo Prasetyo di Jakarta, Senin (29/1/2024).

“Termasuk peran dalam menguatkan persaudaraan kemanusiaan. Gelaran AICIS bertepatan dengan momentum Hari Internasional Persaudaraan Manusia yang ditetapkan PBB sejak 2020 untuk diperingati setiap 4 Februari,” sambungnya.

Peringatan Hari Persaudaraan Manusia Internasional ini didasarkan pada momentum ditandatanganinya Dokumen Persaudaraan Manusia untuk Perdamaian Dunia dan Hidup Berdampingan pada 4 Februari 2019 oleh Grand Syekh Al Azhar Ahmed Al Tayeb dan Pemimpin Gereja Katolik Paus Fransiskus. Sebagai kelanjutan dari itu, didirikan Zayed Award for Human Fraternity.

“Alhamdulillah, tahun ini NU dan Muhammadiyah telah ditetapkan sebagai penerima Zayed Award for Human Fraternity,” sebut Wibowo.

Kembali ke AICIS 2024, Wibowo memaparkan ada tujuh isu atau sub tema yang akan dibahas, yaitu 1) Agama, Nasionalisme, dan Kewarganegaraan di Asia Tenggara; 2) Dampak Isu dan Ketegangan Keagamaan Internasional terhadap Nasionalisme, Kewarganegaraan, dan Hak Asasi Manusia; 3) Krisis Kesetaraan, Keadilan, dan Kemanusiaan; 4) Ketegangan Agama dan Kemanusiaan Global; 5) Isu Gender, Spiritualitas, dan Minoritas; 6) Fiqih Siyasah tentang Perang dan Damai: Pasca Kolonial; dan 7) Kebijakan berbasis Maslahah Mursalah, Kesetaraan, dan Pemberdayaan.

“Isu besarnya adalah peran agama dalam menguatkan nasionalisme, merespons krisis keadilan dan kesetaraan, masalah gender, serta kemaslahatan umat, termasuk yang berkenaan dengan krisis iklim,” jelas Wibowo.

Direktur Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Ahmad Zainul Hamdi merinci, ada 25 sessi panel yang disiapkan panitia untuk mendiskusikan isu-isu yang menjadi sub tema. Sejumlah akademisi, dalam dan luar negeri, dijadwalkan hadir dan ikut sumbang pemikiran.

Mereka adalah Dr. (HC). K.H Yahya Cholil Staquf (Nadhlatul Ulama Central Board), Prof. Dr. Ismail Fajrie Alatas (New York University), Prof. Rahimin Afandi bin Abdul Rahim (Universitas Malaya), Prof. Dr. Claudia Saise (Humboldt-Universität zu Berlin), Prof. Dr. Dora Marinova (Curtin University, Australia), Prof. Dr. Abdul Djamil, MA (State Islamic University Walisongo Semarang, Indonesia), Prof. Dr. Kamaruzaman (Asian Muslim Action Network), Prof. Dr. Hassanein Al-Saeed Hassanein Ahmed (Suez Canal University, Egypt), Prof. Madya Dr. Kamaluddin Nurdin Marjuni (Universiti Islam Sultan Sharif Ali Brunei Darussalam), Assistant Professor Dr. Jassim Mohammed Harjan (University of Baghdad, Iraq), Fazlur Rahman bin Kamsani (Middle East Institute National University of Singapore), dan Dr. Fatma Mohamed Mansour (Suez Canal University)

Religious Leaders Summit

Berbeda dengan penyelenggaraan tahun lalu, AICIS 2024 akan diperkuat dengan adanya temu para pemuka/pemimpin lembaga keagamaan atau religious leaders summit.

Sebanyak 14 tokoh agama dari berbagai negara terkonfirmasi hadir, yaitu KH. Yahya Cholil Staquf (Indonesia), Pimpinan PP Muhammadiyah (Indonesia), Prof. Philip Kuntjoro Widjaja (Indonesia), Mayor Jenderal TNI (Purn) Wisnu Bawa Tenaya, S.I.P. (Indonesia), Venerable Dr. Vanh Keobundit (Laos), Venerable Dr. Yon Seng Yeath (Cambodia), Mr. Bounthavy Phonethasin (Laos), YB Datuk Dr. Hasan bin Bahrom (Malaysia), Phra Dr. Anilman Dhammasakiyo (Thailand), Pdt. Gomar Gultom (Indonesia), Romo Hery Wibowo (Indonesia), Ws. Andi Gunawan, ST (Indonesia), Dr. A. Elga J. Sarapung (Indonesia), dan Bishop Pablo Virgilio Siongco David (Philippines).

“Para tokoh ini akan ikut serta dalam membahas solusi atas serangkaian persoalan kontemporer dari perspektif keagamaan. Ini sejalan dengan COP28 di Dubai pada akhir 2023 yang juga mulai melibatkan tokoh agama dalam pembahasan krisis iklim,” sebut Ahmad Zainul Hamdi yang juga akrab disapa Inung.

“Pertemuan mereka akan menjadi ajang berbagi perspektif dan wawasan berbasis pengalaman mereka dalam merespons isu-isu kemanusiaan dan kedamaian. Hasil pembahasan para pemuka agama dibahas dalam sesi On Stage Discussion yang menghasilkan Semarang Charter,” sambungnya.

Pameran Peradaban Islam

Selain Religious Leaders Summit yang akan menghasilkan Deklarasi Piagam Semarang, ada sejumlah acara yang juga akan memeriahkan AICIS 2024. Pertama,
Islamic Culture and Civilization Expo atau pameran budaya dan peradaban Islam. Para pengunjung AICIS akan diajak menyaksikan warisan peradaban melalui artefak dan manuskrip kuno dalam tampilan interaktif yang menarik.

“Temukan keindahan seni dan arsitektur Islam yang menakjubkan, mulai dari kaligrafi rumit dan pola geometris yang memukau hingga masjid megah dan istana yang menakjubkan. Ini adalah dunia sastra dan filsafat Islam,” sebut Inung.

Kedua, Islamic Higher Education Expo and Journal Clinique atau Expo Pendidikan Tinggi Islam dan Jurnal Clinique. Even ini menampilkan beragam hasil karya akademik sejumlah universitas dan institusi Islam bergengsi di Indonesia dan negara-negara lain. Ada juga Klinik Jurnal untuk meningkatkan kualitas riset dan keterampilan menulis akademis.

“Termasuk meningkatkan peluang keberhasilan publikasi di jurnal bereputasi dengan bimbingan dan dukungan ahli,” sebut Inung.

Ketiga, wisata budaya ke Kota Tua Semarang untuk menyelami suasana peninggalan zaman kolonial, berupa kemegahan arsitektur bangunan yang dihiasi pengaruh Eropa. “Panitia juga akan memberikan kesempatan untuk masuk ke Gereja Blenduk yang bersejarah, sebuah bangunan Katolik yang terus melayani jemaatnya hingga saat ini,” papar Ahmad Inung.

Terakhir, Festival Makanan Halal Semarang. Para pengusaha kuliner lokal akan menyelenggarakan Semarang Halal Food Festival yang menampilkan beragam menu hidangan halal dari berbagai daerah.

“Akan ada pesta durian selama pameran,” tandasnya.

Humas Kemenag RI

PPL Mahasiswa Akuntansi Syariah: Kesempatan Belajar dan Praktik Akuntansi ZIS serta Bentuk Kerja Sama Akademisi dan Industri Akuntansi Syariah

FEBI News | Pada tanggal 3 Januari 2024, Lembaga Zakat Infaq Sodaqoh (LZIS) Assalam Surakarta menerima kunjungan dari dosen pembimbing lapangan dan mahasiswa program studi akuntansi syariah Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Raden Mas Said Surakarta. Kunjungan ini dihadiri oleh Dosen Pembimbing Lapangan Adhelia Desi Prawestri, S.Pd., M.Akun. dan Bapak Muh. Latif Al-Aziz, S.Sy. selaku perwakilan dari LZIS Assalam.

Dosen Pembimbing Lapangan Adhelia Desi Prawestri menyampaikan terima kasih atas bimbingan dan arahan yang telah diberikan oleh pimpinan dan seluruh staf LZIS Assalam kepada mahasiswa PPL FEBI. Ia berharap mahasiswa dapat menerapkan ilmu yang telah mereka pelajari di bangku perkuliahan dan mengimplementasikannya dengan praktik secara langsung di dunia kerja. Selain itu, ia juga berharap mahasiswa tidak hanya memperoleh keterampilan dalam bidang hard skill sesuai dengan kompetensinya, tetapi juga soft skill yang dapat terbangun dengan interaksi langsung dengan staf yang ada di LZIS Assalam Surakarta.

Mahasiswa Program Studi Akuntansi Syariah yang mengikuti kegiatan Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) pada LZIS Assalam terdiri dari Tina Fatkhurohman, Intan Kusuma Ayu, Nurjanah, Jesica Chusnul, Muhammad Rochmanto, dan Aqila Armiana. Pada kegiatan PPL ini, mahasiswa mendapatkan berbagai pengetahuan dan pengalaman terkait fundraising, penyusunan kegiatan, pelaksanaan kegiatan, dan pembuatan laporan kegiatan yang menjadi program kerja LZIS Assalam.

Kegiatan PPL mahasiswa ke lembaga ZIS merupakan bentuk kerja sama yang baik antara akademisi dan industri akuntansi syariah. Kegiatan ini memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk belajar dan memahami praktik akuntansi lembaga ZIS secara langsung. Bagi mahasiswa, kegiatan PPL ini dapat menjadi sarana untuk mengasah keterampilan dan pengetahuan di bidang akuntansi, khususnya pada lembaga ZIS. Mahasiswa dapat melihat langsung bagaimana lembaga ZIS menerapkan prinsip-prinsip akuntansi syariah dalam kegiatan operasionalnya. Pengalaman ini dapat membantu mempersiapkan mahasiswa untuk memasuki dunia kerja. Sementara bagi lembaga ZIS, kegiatan PPL ini dapat menjadi sarana untuk mengenalkan praktik akuntansi pada lembaga ZIS kepada mahasiswa. Kegiatan PPL ini juga dapat menjadi ajang untuk menjalin kerja sama antara perguruan tinggi dan lembaga ZIS.

Kolaborasi Dinamis: Kunjungan DPL FEBI ke Baznas Kota Surakarta, Mahasiswa Perbankan Syariah Terjun ke Dunia Kerja dengan Beragam Pengalaman

FEBI News| Surakarta, (23 Januari 2024) Dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan dan pengalaman praktis mahasiswa, Dr. Indah Piliyanti, S. Ag., M. S. I., Dosen Pembimbing Lapangan sekaligus Wakil Dekan II Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam UIN Raden Mas Said Surakarta, melaksanakan kunjungan ke Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Surakarta. Kunjungan ini sebagai bagian dari kolaborasi antara akademisi dan praktisi di bidang keuangan, perencanaan, pelaporan, serta pengelolaan sumber daya manusia.

Bapak Ir. H. Almunawar, M.Si, selaku Wakil Ketua III Bidang Keuangan, Perencanaan, Pelaporan Baznas Kota Surakarta, menerima kunjungan Dr. Indah Piliyanti dengan penuh keramahan. Dalam pertemuan tersebut, Dr. Indah Piliyanti menyampaikan ucapan terima kasih atas bimbingan dan arahan yang telah diberikan oleh pimpinan dan seluruh staf Baznas Kota Surakarta.

Dalam perbincangan, Dr. Indah Piliyanti menegaskan pentingnya pengalaman langsung di tempat kerja bagi mahasiswa. Ia berharap bahwa mahasiswa Program Studi Perbankan Syariah yang melakukan magang di Baznas Kota Surakarta, yaitu Ayu Rusmala Dewi, Ferdiansyah Dwi Kurniawan, Riska Dwi Rahmawati, dan Syarif Maulana, dapat mengimplementasikan teori yang diperoleh dari kampus ke dalam dunia kerja.

Para mahasiswa tersebut mendapatkan beragam ilmu dan pengalaman di berbagai bidang, termasuk Pengumpulan Zakat, bidang Keuangan, Perencanaan, Pelaporan, serta bidang Sumber Daya Manusia, Administrasi, dan Umum. Kunjungan Pembimbing Lapangan ini menunjukkan adanya kolaborasi positif antara dunia akademis FEBI UIN Raden Mas Said dan Baznas Kota Surakarta.

Diharapkan, pengalaman yang diperoleh mahasiswa tidak hanya akan memberikan kontribusi positif pada perkembangan pribadi mereka, tetapi juga pada kemajuan Baznas Kota Surakarta. Kolaborasi ini diharapkan dapat terus ditingkatkan untuk memberikan manfaat yang lebih besar bagi kedua belah pihak.

FEBI Bersiap Melakukan Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Internasional di Empat Negara

FEBI News| Sukoharjo, Senin (23/1/2024). Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam memperkuat komitmennya dalam pengembangan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat internasional dengan mengirimkan 16 dosen untuk melaksanakan proyek di empat negara berbeda. Keempat negara yang menjadi destinasi penelitian dan pengabdian tersebut adalah Turki, India, Korea Selatan, dan Hongkong.

Partisipasi 16 dosen ini menjadi bagian dari upaya FEBI dalam menjalin kerja sama lintas batas untuk mendukung peningkatan kualitas riset dan kontribusi positif terhadap masyarakat global. Tema besar dari penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) internasional ini adalah “The role of halal industries in the wake of Sustainable Development Goals.”

Dosen-dosen yang terlibat dalam proyek ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan terhadap pemahaman tentang peran industri halal dalam mencapai Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs). Keempat negara yang menjadi fokus penelitian juga dipilih dengan cermat untuk mendapatkan perspektif yang beragam terkait halal industries.

Dalam arahannya Dekan FEBI Prof. Dr. M. Rahmawan Arifin, M.Si menyatakan harapannya agar kegiatan ini tidak hanya menjadi bentuk eksplorasi ilmiah tetapi juga dapat menjadi langkah nyata dalam mendukung pembangunan berkelanjutan di tingkat global. Di samping itu, diharapkan pula bahwa pengalaman yang diperoleh oleh para dosen dapat memberikan inspirasi dan wawasan baru untuk pengembangan ilmu pengetahuan di FEBI dan UIN Raden Mas Said secara keseluruhan.

Keberangkatan para dosen menuju empat negara tersebut diharapkan akan menjadi awal yang positif untuk memperkuat kerja sama akademik internasional FEBI UIN Raden Mas Said, serta membuka peluang untuk kolaborasi lebih lanjut di masa depan.