WR 3 UIN Said resmi membuka International Financial Literacy Fest 2024: Unlocking Financial Freedom in the Digital Age

FEBI News| Surakarta— (9/10/2024) Wakil Rektor 3 bidang kemahasiswaan dan kerjasama Dr. KH. Abdullah Faishol, M.Hum resmi membuka International Financial Literacy Fest 2024 dengan tema “Unlocking Financial Freedom in the Digital Age”. Acara ini juga dihadiri oleh Prof. Dr. M. Rahmawan Arifin, M.Si., Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Raden Mas Said Surakarta, Dr. Hj. Chusnul Chotimah, M.Ag. Dekan FEBI Tulung Agung. Dihadiri juga oleh para Wakil Dekan, pimpinan jurusan, dan koordinator program studi di lingkungan FEBI.

Dalam sambutannya, Dr. KH. Abdullah Faishol menekankan pentingnya literasi keuangan di era digital yang terus berkembang pesat. “Di tengah kondisi dunia yang sedang berkembang pesat, Masyarakat kampus, khususnya generasi muda, harus melek finansial agar mampu meraih kebebasan finansial dan membuat keputusan keuangan yang bijak di tengah arus digitalisasi,” ungkapnya.

Sementara itu, Dekan FEBI, Prof. M. Rahmawan Arifin, M.Si., dalam pidatonya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan langkah strategis dalam mempersiapkan generasi muda yang cerdas secara finansial dan mampu bersaing dalam dunia ekonomi yang semakin digital. “Kolaborasi antara akademisi, pelaku industri, dan regulator sangat penting dalam membangun ekosistem keuangan yang inklusif dan berkelanjutan,” ujarnya.

Kegiatan ini menghadirkan narasumber utama dari berbagai bidang keuangan dan pasar modal. Eko Hariyanto, Kepala Kantor OJK Solo, yang akan memberikan pandangannya terkait pentingnya pengawasan dan regulasi dalam menjaga stabilitas sektor keuangan. Heri Santosa, Analis Senior Bursa Efek Indonesia (BEI) Solo, yang akan mengupas lebih dalam tentang peran teknologi dalam transformasi pasar modal. dan Muhammad Wira Adibrata, Ketua Forum Komunikasi Industri Jasa Keuangan (FKIJK) Solo Raya, yang akan mengajak seluruh peserta untuk lebih aktif dalam mengembangkan pola pikir kewirausahaan berbasis keuangan digital.

International Financial Literacy Fest 2024 ini diikuti oleh ratusan peserta, termasuk mahasiswa, akademisi, serta praktisi keuangan, yang semuanya antusias untuk memperdalam wawasan mereka tentang pentingnya literasi keuangan di era digital. Dengan berlangsungnya acara ini, diharapkan mampu memberikan dampak positif bagi masyarakat luas, terutama dalam meningkatkan kesadaran akan pentingnya literasi keuangan dalam mencapai kebebasan finansial yang lebih luas.

IIESC 2024: Belajar Mengintegrasikan Green House dalam Pengembangan Ekonomi dari Ponpes Al Hikmah

Sukoharjo, Senin, 7 Oktober 2024 – Pondok Pesantren Al Hikmah yang merupakan pesantren mahasiswa menjadi destinasi Pesantren Economics yang merupakan bagian dari rangkaian kegiatan International Islamic Economics Summer Class (IIESC) 2024. Acara ini dibuka dengan hangat oleh KH. Miftahul Huda, Ketua Himpunan Ekonomi dan Bisnis Pesantren (HEBITREN) Solo Raya, yang menyambut para peserta dengan pembahasan mendalam tentang inovasi dan pengembangan bisnis berkelanjutan di lingkungan pesantren.

Dalam forum tersebut, KH. Miftahul Huda menekankan pentingnya penerapan praktik berkelanjutan di pondok pesantren. Salah satu sorotan utama adalah pengembangan green house (rumah kaca) sebagai bentuk inovasi dalam pertanian yang ramah lingkungan dan mendukung ekonomi pesantren. Pesantren Al Hikmah berhasil mengintegrasikan metode bisnis modern dan tradisional dalam pengelolaan rumah kaca yang mempromosikan keberlanjutan lingkungan sekaligus memperkuat kemandirian ekonomi pesantren.

Kegiatan Pesantren Economics ini juga menampilkan analisis SWOT (Strengths, Weaknesses, Opportunities, and Threats) terhadap penggunaan green house di pondok pesantren. Melalui analisis ini, peserta memahami potensi kekuatan yang dimiliki, tantangan yang harus dihadapi, peluang yang bisa diambil, serta ancaman yang mungkin muncul dalam pengelolaan bisnis pertanian berbasis green house.

KH. Miftahul Huda juga menyampaikan bahwa pengembangan rumah kaca di pesantren tidak hanya untuk memenuhi kebutuhan internal, tetapi juga diharapkan mampu menjadi model bisnis yang menginspirasi pondok-pondok pesantren lainnya dalam menerapkan praktik berkelanjutan dan memberdayakan ekonomi lokal.

Selain sebagai bagian dari upaya peningkatan kemandirian ekonomi, inovasi ini diharapkan mampu membentuk generasi santri yang lebih peka terhadap pengelolaan lingkungan dan memiliki jiwa kewirausahaan. Dengan sistem green house yang modern dan efisien, pondok pesantren seperti Al Hikmah diharapkan dapat berkontribusi lebih luas dalam menjaga keseimbangan lingkungan sambil tetap memajukan ekonomi berbasis kemandirian.

Peserta IIESC 2024 yang hadir sangat antusias dengan diskusi ini dan diharapkan mampu mengimplementasikan praktik bisnis berkelanjutan di pesantren mereka masing-masing

Solo International Festival 2024: Membangun Masa Depan Kreatif Melalui Media Digital

Sukoharjo – Selasa, 8 Oktober 2024, Solo International Festival on Creative Media sukses digelar di Academic Plaza UIN Raden Mas Said Surakarta, dalam rangkaian acara International Islamic Economics Summer Class (IIESC) 2024. Acara ini menghadirkan workshop dan pameran bertema “Innovations and Opportunities for the Future in Creative Digital Media”, yang menggabungkan inovasi digital dan peluang di industri media kreatif.

Acara dibuka secara resmi oleh Prof. Dr. M. Rahmawan Arifin, M.Si, Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Raden Mas Said Surakarta, yang dalam sambutannya menekankan pentingnya inovasi di era digital. Beliau menyampaikan, “Industri kreatif berbasis digital menawarkan berbagai peluang untuk generasi muda, dan kegiatan ini menjadi ajang belajar langsung dari para profesional.”

Hendri Teguh Sulistiyanto, pendiri dari rnh solo dan aufastore999, yang juga seorang mentor di Master Tiktok Indonesia, menjadi pembicara pertama. Hendri berbagi tentang strategi sukses di platform Tiktok dan Shopee Affiliate, memberikan tips praktis bagi peserta untuk memanfaatkan platform digital guna meningkatkan branding dan penjualan. “Tiktok bukan hanya sekadar hiburan, tetapi juga menjadi ladang bisnis yang luar biasa jika dimanfaatkan dengan strategi yang tepat,” ujar Hendri.

Sesi kedua diisi oleh Galih Suryo, seorang fotografer profesional dan pemilik Serene.Atelier.id, yang membahas tentang peluang bisnis di dunia fotografi dan inovasi dalam media visual. Galih juga memaparkan tren fotografi modern dan bagaimana visual yang kuat mampu mendorong bisnis kreatif menjadi lebih sukses. Ia menambahkan, “Fotografi adalah bahasa visual yang mampu menyampaikan pesan kuat kepada audiens, terutama di era digital.”

Acara ini dipandu oleh moderator Fatimah Nafisah Azzahra, yang dengan apik membawa diskusi interaktif antara para pembicara dan peserta.

Selain diskusi, peserta juga diajak untuk berpartisipasi dalam pameran karya digital yang menampilkan inovasi di bidang media kreatif. Karya-karya tersebut mencakup hasil digitalisasi kreatif yang dikembangkan oleh peserta IIESC 2024 dan para profesional di bidang kreatif.

Sebagai salah satu acara dalam IIESC 2024, festival ini tidak hanya memberikan wawasan teoritis, tetapi juga memberikan pengalaman langsung kepada peserta untuk terlibat dalam pengorganisasian acara. Peserta IIESC berperan sebagai panitia pelaksana, memperdalam pengalaman mereka dalam manajemen event dan kolaborasi tim.

Acara ini menjadi wadah inspirasi bagi peserta dalam menggali lebih dalam dunia media digital dan memanfaatkannya sebagai peluang di masa depan.

Mahasiswa FEBI Dilantik sebagai Pengurus HIPMI Perguruan Tinggi, Siap Menjadi Pengusaha Muda di tingkat Global

FEBI News| Sukoharjo, 8 Oktober 2024 – Dalam langkah strategis untuk memperkuat peran mahasiswa dalam dunia kewirausahaan, Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Sukoharjo resmi melantik kepengurusan baru HIPMI Perguruan Tinggi (HIPMI PT) UIN Raden Mas Said Surakarta. Acara pelantikan berlangsung di hadapan Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Raden Mas Said Surakarta, Prof. Dr. M. Rahmawan Arifin, M.Si., dan dipimpin oleh Sri Isma Yuniawati, S.Pd., selaku Sekretaris Umum HIPMI Sukoharjo.

Dalam pernyataannya, Sri Isma Yuniawati menyampaikan harapan agar kepengurusan yang baru dapat memberikan kontribusi signifikan dalam membangkitkan semangat wirausaha di kalangan mahasiswa dan menjadikan HIPMI PT UIN Raden Mas Said Surakarta sebagai wadah kreatif untuk mencetak generasi pengusaha muda yang inovatif.

“Pelantikan ini bukan hanya seremonial, tetapi juga komitmen nyata untuk mengembangkan potensi mahasiswa dalam dunia bisnis, khususnya dalam menjawab tantangan ekonomi di era digital dan berkelanjutan,” ujar Sri Isma.

Susunan pengurus HIPMI PT UIN Raden Mas Said Surakarta yang dilantik adalah sebagai berikut:

Dewan Kehormatan:

  • Rektor UIN Raden Mas Said Surakarta: Prof. Dr. Toto Suharto, S.Ag., M.Ag.
  • Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan: Dr. Abd. Faishol, M.Hum.
  • Dekan FEBI: Prof. Dr. M. Rahmawan Arifin, M.Si.
  • Wakil Dekan FEBI Bidang Kemahasiswaan: Dr. Ika Yoga, S.E., M.M.

Dewan Penasihat:

  • Agung Dirmansyah (Ketua HIPMI PT Sukoharjo)
  • Asep Maulana Rohimat, M.S.I.
  • Sri Isma Yuniawati, S.Pd
  • Farah Nilawarti, M.Pd.

Pengurus Inti:

  • Ketua: Muhammad Zulfikar Ardhan Haq Wijaya
  • Sekretaris: Reni Amara Sari
  • Bendahara: Muhammad Husnan

Bidang-Bidang:

  • Bidang I – Organisasi Keanggotaan Kelembagaan
    Ketua: Ridha Sakanti Zahra Athari
  • Bidang II – Keuangan Perbankan
    Ketua: Annasza Shifa
  • Bidang III – Green Ekonomi
    Ketua: Selfi Ami Chofifah
  • Bidang VIII – Ekonomi Kreatif
    Ketua: Muhammad Fahrizal Ardhan
  • Bidang IX – Bidang UMKM Kewirausahaan
    Ketua : Rio Nur Affandi
  • Bidang XI – Riset dan Inovasi
    Ketua: Aisy Rahmadani

Dukungan Dekan FEBI untuk bersaing di tingkat Global
Dekan FEBI, Prof. Dr. Rahmawan Arifin, menyatakan kebanggaannya atas pelantikan ini dan berharap mahasiswa yang terlibat dalam HIPMI PT dapat berperan aktif dalam meningkatkan daya saing dan inovasi di bidang ekonomi kreatif, perbankan, dan green economy. “Semoga organisasi ini dapat menjadi lokomotif penggerak semangat kewirausahaan di kalangan mahasiswa, serta melahirkan pengusaha-pengusaha muda yang mampu bersaing di tingkat nasional dan global,” ujar Rahmawan.

Dengan pelantikan ini, HIPMI PT UIN Raden Mas Said Surakarta siap memberikan kontribusi nyata dalam pengembangan ekosistem kewirausahaan di perguruan tinggi dan turut serta dalam mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif serta inovasi di tingkat lokal hingga nasional.

Foto: Hanif

IIESC 2024: Workshop Barista Bersama Noga Coffee dan Kopi Kaliuda di Ndalem Keputren

Sukoharjo– Ahad, 6 Oktober 2024, International Islamic Economics Summer Class (IIESC) 2024 kembali menghadirkan sesi yang menarik bagi para peserta dengan menyelenggarakan Workshop Barista di Ndalem Keputren. Kegiatan ini dipandu oleh dua ahli kopi terkemuka, yaitu Gagah M. Choiri, S.E. dari Noga Coffee dan Ardin Isnaeni Barata, S.H. dari Kopi Kaliuda.

Dalam workshop ini, para peserta diajarkan tentang seni meracik kopi mulai dari teknik dasar hingga metode brewing yang lebih kompleks. Gagah M. Choiri memulai sesi dengan pengenalan tentang asal-usul biji kopi, kualitas, dan bagaimana cara memilih biji kopi terbaik untuk menghasilkan rasa yang maksimal. Ia juga membagikan pengalamannya dalam mengelola Noga Coffee dan pentingnya menjaga kualitas dalam setiap cangkir kopi yang disajikan.

Ardin Isnaeni Barata kemudian melanjutkan sesi dengan praktik langsung teknik pembuatan kopi dengan alat-alat modern seperti V60 dan AeroPress. Peserta diajak berinteraksi dan mencoba langsung membuat kopi dengan metode-metode tersebut. Ardin juga berbicara tentang specialty coffee dan bagaimana Kopi Kaliuda menghadirkan inovasi dalam industri kopi lokal.

Kegiatan ini tidak hanya memberikan ilmu tentang kopi, tetapi juga membuka wawasan bagi para peserta tentang potensi bisnis kopi di tengah tren minuman kopi yang semakin digemari, terutama di kalangan anak muda. “Industri kopi adalah sektor kreatif yang terus berkembang, dan memahami proses dari hulu hingga hilir sangat penting bagi siapa saja yang ingin terjun ke dunia bisnis kopi,” ungkap Gagah dalam salah satu sesinya.

Peserta sangat antusias mengikuti workshop ini, terutama karena mereka tidak hanya mendapatkan ilmu teori tetapi juga keterampilan praktis yang dapat langsung diterapkan. Di akhir sesi, para peserta diberi kesempatan untuk mempresentasikan hasil racikan kopi mereka di hadapan pembicara dan peserta lainnya.

Workshop ini menjadi salah satu sesi favorit dalam rangkaian IIESC 2024, yang selalu berupaya memberikan pengalaman langsung kepada peserta dalam berbagai bidang ekonomi kreatif, termasuk dunia kopi yang sedang naik daun.

Dengan diadakannya Workshop Barista, IIESC 2024 tidak hanya berfokus pada teori ekonomi Islam, tetapi juga memperkenalkan industri kreatif sebagai salah satu aspek penting dalam pengembangan ekonomi berkelanjutan.

IIESC 2024: Analisis Manajemen Ekonomi Kreatif di Desa Wisata Umbul Cokro Klaten

Klaten – Sabtu, 5 Oktober 2024, International Islamic Economics Summer Class (IIESC) 2024 kembali mengadakan kegiatan edukatif yang kali ini berfokus pada manajemen ekonomi kreatif di Desa Wisata BUMDes Umbul Cokro, Klaten. Acara ini bertujuan untuk menganalisis praktik ekonomi kreatif dan memberdayakan masyarakat lokal dengan meningkatkan keterampilan kewirausahaan, serta mendorong pertumbuhan ekonomi berkelanjutan melalui inisiatif kreatif.

Dalam sesi ini, para peserta IIESC diajak untuk mempelajari berbagai model manajemen yang diterapkan di Desa Wisata Umbul Cokro, yang terkenal dengan daya tarik wisata alamnya. Pengelolaan wisata desa ini melibatkan banyak pihak dari masyarakat lokal, terutama melalui Badan Usaha Milik Desa (BUMDes). BUMDes memainkan peran penting dalam mengelola dan mengembangkan destinasi wisata, sekaligus memberdayakan ekonomi warga sekitar melalui inisiatif kreatif seperti kuliner, kerajinan tangan, serta jasa pemandu wisata.

Para peserta diajak untuk menganalisis berbagai tantangan dan peluang dalam pengelolaan desa wisata, termasuk bagaimana BUMDes mampu mendorong inovasi dan menciptakan lapangan kerja bagi masyarakat lokal. Dengan menerapkan praktik manajemen yang efektif, Desa Wisata Umbul Cokro berhasil menciptakan dampak ekonomi positif yang berkelanjutan bagi penduduk setempat.

Kegiatan ini juga menekankan pentingnya pengembangan keterampilan kewirausahaan, di mana masyarakat lokal didorong untuk aktif terlibat dalam kegiatan ekonomi kreatif. Upaya ini bertujuan agar mereka dapat memanfaatkan potensi wisata yang ada dengan menciptakan produk dan layanan yang unik dan berkualitas, yang pada gilirannya dapat menarik lebih banyak wisatawan dan meningkatkan pendapatan desa.

“Desa wisata ini adalah contoh nyata bagaimana inisiatif ekonomi kreatif dapat menggerakkan roda perekonomian masyarakat lokal. Dengan pengelolaan yang tepat, potensi wisata alam dapat dikombinasikan dengan inovasi kreatif yang berdampak langsung pada peningkatan taraf hidup warga,” ujar salah satu peserta IIESC 2024.

Kunjungan ke Desa Wisata BUMDes Umbul Cokro ini menjadi bagian penting dari rangkaian kegiatan International Islamic Economics Summer Class 2024, yang berfokus pada pengembangan ekonomi Islam dengan pendekatan inovatif dan berkelanjutan.

IISEC 2024: Inovasi Model Bisnis Dorong Kewirausahaan di Era Dinamis

Surakarta, 3 Oktober 2024 – International Islamic Economic Summer Class 2024 di FEBI UIN Raden Mas Said Surakarta menghadirkan Workshop Creative Business dengan tema Business Model Innovation pada Kamis (3/10). Acara yang diselenggarakan di Bangsal Mangkunegaran ini menghadirkan Septi Kurnia, SE, MM. sebagai pembicara, seorang ahli kewirausahaan yang berpengalaman dalam mengembangkan inovasi model bisnis.

Workshop ini bertujuan untuk membekali peserta dengan pemahaman mendalam tentang inovasi model bisnis, yang menjadi salah satu elemen penting dalam menghadapi dinamika pasar yang terus berubah. Dalam paparannya, Septi Kurnia menjelaskan pentingnya inovasi dalam bisnis, serta berbagai alat dan kerangka kerja yang dapat digunakan untuk mengembangkan model bisnis yang lebih efektif dan relevan.

“Inovasi bukan hanya soal menciptakan sesuatu yang baru, tetapi juga bagaimana memperbaiki proses, produk, atau layanan agar lebih sesuai dengan kebutuhan pasar,” jelas Septi Kurnia di hadapan para peserta.

Peserta tidak hanya belajar secara teori, tetapi juga didorong untuk langsung mengembangkan dan mempresentasikan ide produk atau layanan bisnis mereka. Workshop ini menghadirkan sesi diskusi interaktif di mana peserta bekerja dalam tim untuk merancang inovasi produk yang dapat diterapkan dalam model bisnis mereka. Setiap tim kemudian mempresentasikan ide mereka di hadapan peserta lain, memicu diskusi kreatif dan saling bertukar gagasan.

Selain itu, peserta juga diperkenalkan dengan berbagai studi kasus tentang bisnis yang sukses berinovasi, memberikan inspirasi nyata tentang bagaimana inovasi model bisnis bisa menjadi kunci keberhasilan jangka panjang.

Acara ini memberikan dampak positif bagi para peserta, mendorong mereka untuk terus berpikir kreatif dan adaptif dalam mengembangkan usaha kewirausahaan yang berkelanjutan. Dengan memanfaatkan alat dan kerangka kerja inovasi, mereka diharapkan mampu menghadapi tantangan pasar yang dinamis dan tetap relevan di tengah persaingan yang ketat.

Workshop ini merupakan bagian penting dari rangkaian International Islamic Economic Summer Class 2024, yang bertujuan untuk meningkatkan pemahaman para peserta tentang ekonomi Islam, sekaligus mengembangkan keterampilan kewirausahaan mereka melalui berbagai kegiatan edukatif dan inspiratif.

IIESC 2024: Kunjungan Javanis Library Untuk Pelestarian Warisan Islam Melalui Naskah Kuno

Surakarta, 2 Oktober 2024 – Sebuah langkah besar diambil oleh Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Raden Mas Said Surakarta dalam upaya melestarikan dan meningkatkan pemahaman akan warisan Islam. Melalui program International Islamic Economic Summer Class 2024, mahasiswa dan akademisi diajak mengunjungi Javanis Library di Aula Takmir Masjid Agung Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat untuk menyelami lebih dalam tentang naskah-naskah Islam kuno.

Dipandu oleh KRT Moh. Muhtarom, M.Si., M.Pd.I., Al-Hafizh, selaku Ketua Takmir Masjid Agung Keraton Kasunanan Surakarta, kegiatan ini difokuskan pada pentingnya pelestarian naskah kuno sebagai bagian integral dari perkembangan ilmu pengetahuan Islam. Dalam sesi ini, KRT Moh. Muhtarom menyampaikan bahwa naskah-naskah tersebut merupakan salah satu harta karun sejarah yang tidak hanya berharga secara religius tetapi juga secara intelektual.

Beliau menegaskan, “Naskah-naskah ini menjadi saksi perjalanan panjang ilmu pengetahuan Islam, baik dalam bidang teologi, hukum, hingga sejarah peradaban. Melalui pelestarian dan studi mendalam, kita dapat melestarikan warisan Islam sekaligus menjadikannya sebagai sumber pengetahuan yang relevan di masa kini.”

Peserta dari berbagai negara diajak untuk memahami bahwa manuskrip Islam bukan hanya sekadar teks keagamaan, tetapi juga mencakup wawasan ilmiah yang telah diwariskan turun-temurun. Melalui studi naskah sejarah ini, mahasiswa diharapkan mampu meningkatkan apresiasi terhadap warisan budaya Islam serta memahami pentingnya upaya pelestarian di tengah tantangan modernisasi.

Selain itu, acara ini juga menjadi kesempatan untuk mempererat hubungan lintas budaya dan keilmuan di kalangan peserta yang datang dari berbagai latar belakang. Melalui kolaborasi akademis dan interaksi lintas budaya, diharapkan para peserta mampu mengidentifikasi praktik-praktik terbaik dalam mengelola dan melestarikan warisan Islam di negara masing-masing.

Dengan tema besar Pelestarian Warisan Islam yang diusung, kunjungan ini menjadi salah satu agenda penting dalam rangkaian International Islamic Economic Summer Class 2024 yang akan berlanjut dengan berbagai kegiatan kolaboratif lainnya, baik di bidang ekonomi maupun sosial-budaya Islam.

Kegiatan ini menegaskan komitmen FEBI UIN Raden Mas Said Surakarta dalam mendukung pelestarian tradisi keilmuan Islam, serta mendorong partisipasi aktif generasi muda dalam memahami dan menghargai warisan sejarah yang tak ternilai harganya.