IIESC 2024 Resmi Ditutup, See You Again at IIESC 2025 di Jakarta

Sukoharjo, Jumat, 11 Oktober 2024 – “See You Again at IIESC 2025 di Jakara” ungkap Prof. Dr. Ibnu Qizam, Dekan FEBI UIN Syarif Hidayatullah Jakarta pada Closing Ceremony IIESC 2024 di Bangsal Mangkunegaran, UIN Surakarta. Acara penutupan ini dihadiri oleh Prof. Dr. Ibnu Qizam, M.Si., Ak., CA., Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, beserta rombongan pimpinan fakultas, yang juga bertindak sebagai co-host pada IIESC kali ini.

Dalam sambutannya, Prof. Dr. Ibnu Qizam mengapresiasi seluruh rangkaian kegiatan IIESC dan menarik kembali 15 mahasiswa UIN Jakarta yang telah menjadi bagian dari program internasional ini. Dekan FEBI UIN Raden Mas Said Surakarta, Prof. Dr. M. Rahmawan Arifin, M.Si., juga menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh peserta, delegasi, dan panitia atas kontribusi mereka dalam menyukseskan acara ini.

Sebagai penutup, dilakukan penyerahan sertifikat kepada para peserta sebagai bentuk penghargaan atas partisipasi aktif mereka dalam seluruh rangkaian kegiatan, mulai dari seminar, workshop, hingga kunjungan industri. Dengan terselenggaranya IIESC 2024, diharapkan peserta dapat membawa pulang ilmu dan pengalaman berharga, serta terus mengembangkan wawasan mereka dalam bidang ekonomi Islam.

Acara berlangsung dengan khidmat dan penuh rasa syukur, menandai suksesnya penyelenggaraan IIESC 2024 yang telah mempertemukan berbagai pihak dalam kolaborasi internasional di bidang ekonomi Islam.

IIESC 2024: Company Visit ke Solo Technopark, Memperdalam Inovasi Teknologi dan Kewirausahaan

Surakarta Jumat, 11 Oktober 2024 – Dalam rangkaian acara International Islamic Economics Summer Class (IIESC), 2024, para peserta melakukan kunjungan industri ke Solo Technopark. Kunjungan ini bertujuan untuk memperdalam pemahaman peserta tentang inovasi teknologi, kewirausahaan, serta pengembangan industri berbasis teknologi yang kini berkembang pesat di Solo.

Solo Technopark, yang dikenal sebagai pusat pengembangan inovasi teknologi di Kota Solo, memperkenalkan berbagai program dan fasilitas unggulannya kepada peserta IIESC. Para peserta mendapatkan kesempatan untuk melihat langsung proses inkubasi bisnis berbasis teknologi, pengembangan produk-produk inovatif, serta program pelatihan yang ditujukan untuk meningkatkan keterampilan teknis dan kewirausahaan.

Kegiatan ini menjadi salah satu upaya IIESC untuk mempertemukan para peserta dengan industri nyata, memperkenalkan mereka pada pentingnya sinergi antara pendidikan, teknologi, dan industri dalam menghadapi tantangan ekonomi global.

Dengan adanya kunjungan ini, peserta diharapkan dapat memperoleh inspirasi serta wawasan baru terkait potensi pengembangan teknologi dalam berbagai bidang bisnis, terutama dalam konteks ekonomi syariah dan Islam yang menjadi fokus utama IIESC 2024.

IIESC 2024: Eco Tourism di Grojogan Sewu Tawangmangu Promosikan Pariwisata Berkelanjutan dan Pelestarian Alam

Karanganyar, Kamis, 10 Oktober 2024 – Dalam rangkaian kegiatan International Islamic Economics Summer Class (IIESC) 2024, peserta mengikuti program Eco Tourism dengan mengunjungi Grojogan Sewu, salah satu destinasi alam terkenal di Tawangmangu, Kabupaten Karanganyar. Kunjungan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran peserta tentang pentingnya pelestarian lingkungan sekaligus mempromosikan pariwisata berkelanjutan yang bermanfaat bagi masyarakat setempat dan kelestarian alam.

Peserta diajak mengeksplorasi keindahan Grojogan Sewu sambil mempelajari lebih dalam mengenai praktik pariwisata yang ramah lingkungan. Kegiatan ini juga menjadi ajang edukasi tentang pentingnya penghargaan terhadap warisan budaya setempat, serta langkah-langkah konservasi satwa liar yang ada di sekitar kawasan wisata.

Salah satu poin penting dari kunjungan ini adalah pemberdayaan masyarakat setempat melalui pengelolaan wisata yang berkelanjutan. Dengan memberdayakan komunitas lokal, diharapkan praktik pariwisata ini tidak hanya melestarikan keindahan alam, tetapi juga meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat di sekitar destinasi.

Melalui program pendidikan lingkungan yang diintegrasikan dalam kegiatan ini, peserta IIESC 2024 diharapkan mampu menerapkan wawasan yang didapat dalam mengembangkan model pariwisata ramah lingkungan yang berkelanjutan. Mereka juga didorong untuk lebih memahami pentingnya menjaga keseimbangan antara eksplorasi wisata dengan konservasi alam.

Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen IIESC dalam memperkenalkan konsep eco-tourism sebagai salah satu cara untuk memadukan pelestarian lingkungan dan pemberdayaan masyarakat dengan kegiatan wisata.

Grojogan Sewu Tawangmangu memang telah lama dikenal sebagai ikon wisata alam yang menarik wisatawan dengan air terjunnya yang megah. Namun, melalui inisiatif seperti ini, destinasi wisata tersebut semakin dikenal sebagai contoh penerapan konsep pariwisata berkelanjutan yang dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi lingkungan dan masyarakat lokal.

Kepala OJK Solo Apresiasi Kegiatan Literasi Keuangan Bagi Mahasiswa di International Financial Literacy Fest 2024

Surakarta, 9 Oktober 2024 – International Financial Literacy Fest 2024 sukses digelar dengan salah satu acara utamanya, FKIJK Expo, yang bertujuan meningkatkan literasi keuangan di kalangan mahasiswa dan masyarakat. Kepala Kantor Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Solo, Eko Hariyanto, memberikan apresiasi tinggi terhadap kegiatan yang diadakan di UIN Raden Mas Said Surakarta ini.

Dalam sambutannya, Eko Hariyanto menyatakan bahwa upaya literasi keuangan di kalangan mahasiswa sangat penting untuk membekali generasi muda dengan pemahaman yang tepat tentang manajemen keuangan. “Kami sangat mendukung acara seperti ini, karena mahasiswa adalah generasi penerus yang perlu memiliki kesadaran finansial agar dapat membuat keputusan keuangan yang bijak di masa depan. Dengan adanya acara ini, mahasiswa dapat lebih mengenal berbagai produk keuangan dan memahami manfaat serta risiko yang mungkin dihadapi,” ujar Eko.

FKIJK Expo yang diadakan sebagai bagian dari festival ini menghadirkan berbagai lembaga jasa keuangan, mulai dari bank hingga perusahaan asuransi, yang semuanya berada di bawah naungan OJK. Selain memberikan edukasi tentang layanan keuangan, expo ini juga menjadi wadah interaksi antara mahasiswa dan para pelaku industri jasa keuangan.

Acara ini dinilai sangat bermanfaat dalam meningkatkan kesadaran finansial di kalangan generasi muda, terutama di tengah pesatnya perkembangan teknologi digital yang berdampak langsung pada sektor keuangan. Eko Hariyanto berharap kegiatan semacam ini dapat terus dilaksanakan secara rutin untuk memberikan edukasi keuangan yang lebih luas kepada masyarakat, khususnya mahasiswa.

Dengan dukungan OJK, International Financial Literacy Fest 2024 berhasil menarik lebih dari 700 peserta, yang tidak hanya memperoleh informasi tentang layanan keuangan, tetapi juga tips dan strategi dalam mengelola keuangan pribadi dengan bijak di era digital.

FKIJK Expo Hadirkan Berbagai Lembaga Jasa Keuangan di Solo Raya

Surakarta, 9 Oktober 2024International Financial Literacy Fest 2024 kembali digelar dengan salah satu acara puncaknya, FKIJK Expo. Bertempat di UIN Raden Mas Said Surakarta, Expo ini menghadirkan berbagai lembaga jasa keuangan yang tergabung dalam Forum Komunikasi Jasa Keuangan (FKIJK) Solo Raya. Acara ini berada di bawah naungan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan diikuti oleh bank, pegadaian, hingga lembaga asuransi yang berpartisipasi aktif.

FKIJK Expo bertujuan untuk meningkatkan literasi keuangan masyarakat, memberikan akses informasi mengenai berbagai produk dan layanan keuangan yang ditawarkan oleh lembaga jasa keuangan di wilayah Solo Raya. Peserta yang hadir berkesempatan untuk berinteraksi langsung dengan perwakilan dari berbagai lembaga keuangan, seperti bank, perusahaan asuransi, dan pegadaian, serta mendapatkan edukasi tentang layanan keuangan yang aman dan transparan.

Ketua FKIJK Solo Raya, M. Wira Adibrata, menegaskan pentingnya literasi keuangan di era digital ini. “Acara seperti ini diharapkan dapat memberikan wawasan kepada masyarakat tentang cara bijak dalam mengelola keuangan, termasuk pemahaman yang lebih dalam mengenai layanan jasa keuangan,” ujar Wira. Expo ini juga menyoroti peran penting OJK dalam mengawasi dan menjamin keamanan sektor jasa keuangan di Indonesia.

Melalui FKIJK Expo, masyarakat tidak hanya mendapatkan informasi tentang produk keuangan, tetapi juga diajak untuk meningkatkan keterampilan pengelolaan keuangan, serta memahami cara memanfaatkan berbagai produk keuangan guna mencapai kebebasan finansial di era digital. Expo ini merupakan salah satu rangkaian acara dari International Financial Literacy Fest 2024, yang dihadiri oleh lebih dari 400 peserta dari berbagai kalangan.

Raih Kebebasan Finansial di Era Digital: International Financial Literacy Fest 2024 Hadirkan Pakar Keuangan

Surakarta, 9 Oktober 2024 – Dalam rangkaian International Financial Literacy Fest 2024, sebuah talkshow bertema “Unlocking Financial Freedom in the Digital Age” digelar dengan menghadirkan dua narasumber terkemuka, yaitu Heru Santosa, Analis Senior Bursa Efek Indonesia (BEI), dan M. Wira Adibrata, Ketua Forum Komunikasi Industri Jasa Keuangan (FKIJK) Solo Raya. Acara yang dihadiri lebih dari 400 peserta ini dimoderatori oleh Muhammad Fadhil Fathurrahman.

Talkshow ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman peserta tentang lanskap bisnis keuangan di Indonesia, sekaligus memberikan wawasan dan sumber daya yang berharga bagi pengambilan keputusan keuangan yang lebih bijak di era digital.

Dalam pemaparannya, Heru Santosa menjelaskan pentingnya literasi keuangan bagi masyarakat di tengah pesatnya kemajuan teknologi. “Era digital membuka banyak peluang investasi, tetapi tanpa pemahaman yang baik tentang pasar modal, risiko kerugian juga semakin besar,” ujar Heru. Ia juga menyoroti peran BEI dalam menyediakan akses edukasi keuangan, khususnya dalam investasi saham.

Sementara itu, M. Wira Adibrata membahas tentang peran industri jasa keuangan dalam memfasilitasi kebebasan finansial masyarakat. Menurutnya, teknologi digital memudahkan akses masyarakat terhadap berbagai instrumen keuangan, namun juga menuntut kemampuan untuk memilah mana yang tepat dan aman. “Keterampilan dalam mengelola keuangan menjadi hal krusial dalam menghadapi tantangan di era serba cepat ini,” jelasnya.

Acara ini memberikan kesempatan bagi peserta untuk mendalami strategi investasi yang relevan dengan kondisi keuangan saat ini, serta memperluas wawasan mereka mengenai pengelolaan finansial yang efektif.

Dengan antusiasme peserta yang tinggi, talkshow ini berhasil membuka ruang diskusi yang produktif dan mendalam, menciptakan kesadaran akan pentingnya literasi keuangan di era digital. Peserta pun diharapkan dapat menerapkan ilmu yang diperoleh untuk mencapai kebebasan finansial dan membuat keputusan keuangan yang lebih tepat di masa mendatang.

FEBI UIN Surakarta dan FEBI Tulungagung Jalin Kerjasama untuk Penguatan Tridharma Perguruan Tinggi

Surakarta, 9 Oktober 2024 – Dalam rangka memperkuat sinergi antara perguruan tinggi, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Raden Mas Said Surakarta dan FEBI Sayyid Ali Rahmatullah Tulung Agung menandatangani perjanjian kerjasama strategis. Acara yang berlangsung di Bangsal Kepatihan FEBI UIN Surakarta ini dihadiri oleh Prof. Dr. M. Rahmawan Arifin, M.Si., Dekan FEBI UIN Surakarta, dan Dr. Hj. Chusnul Chotimah, M.Ag., Dekan FEBI Tulungagung.

Kerjasama ini bertujuan untuk mendukung pengembangan tridharma perguruan tinggi, yang meliputi pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Kedua fakultas sepakat untuk memperkuat kolaborasi di berbagai bidang, termasuk pertukaran akademik, penelitian bersama, serta kegiatan pengabdian masyarakat yang berfokus pada ekonomi Islam.

Usai penandatanganan, rombongan dari FEBI Tulungagung diajak untuk berkeliling melihat fasilitas kampus FEBI UIN Surakarta, mulai dari laboratorium, perpustakaan, hingga ruang-ruang perkuliahan. Mereka juga berkesempatan bertemu dengan empat mahasiswa FEBI Tulungagung yang tengah mengikuti International Islamic Economics Summer Class (IIESC) 2024, program unggulan yang diikuti oleh mahasiswa dari berbagai negara.

“Kolaborasi ini diharapkan mampu mendorong peningkatan kualitas pendidikan di kedua kampus, khususnya dalam pengembangan ekonomi Islam,” ujar Prof. Rahmawan. Dekan FEBI Tulungagung, Dr. Chusnul Chotimah, juga menyampaikan harapannya agar kerjasama ini dapat memperkaya wawasan mahasiswa dan meningkatkan kontribusi nyata dalam pengembangan ekonomi Islam di Indonesia.

Penandatanganan ini menandai langkah baru dalam perjalanan kedua fakultas untuk terus berkembang dan berkontribusi secara signifikan terhadap dunia pendidikan dan ekonomi syariah.