Siapkan Unit Usaha, FEBI lakukan benchmarking ke Kaboki Factory Pasuruan

FEBI News| FEBI lakukan kunjungan ke Kaboki Factory outlet yang terletak di Desa Lecari Kecamatan Sukorejo, Pasuruan. Kunjungan ini dilaksanakan pada Selasa (9/11/ 2021)diikuti oleh Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam UIN Raden Mas Said Surakarta Bapak Dr. M. Rahmawan Arifin. S.E.. M.Si.,  Wakil Dekan 2 Dr.Hj. Woro Retnaningsih, M.Pd disertai oleh  Ketua dan sekretaris Program Studi, perwakilan Dosen dan perwakilan dari tenaga kependidikan FEBI.

Kaboki merupakan brand tas rajut yang berbasis pemberdayaan masyarakat dimana fokus pemasaran utamanya adalah export. Yang menarik dari Kaboki ini, selain usahanya dibangun dengan memberdayakan masyarakat, juga dijadikan factory tour dan praktik yang juga dapat menghidupkan perekonomian masyarakat sekitar. Wisata Tas Rajut Kaboki merupakan fasilitas produksi tas rajut Kaboki yang kemudian dikondisikan sedemikian rupa sehingga nyaman dikunjungi sebagai alternatif wisata. Bukan hanya wisata belanja, tapi juga wisata edukasi dan penanaman rasa cinta terhadap hasil produk dalam negeri.

Sebagaimana disampaikan oleh Abdi Mulyawan selaku Direktur bahwa Factory Tour & Kursus Rajut diselenggarakan cuma-cuma/ gratis. Dan diperuntukkan untuk kelompok lembaga pendidikan, wisatawan dan kelompok masyarakat baik formal maupun informal.

Alasan lain, kunjungan FEBI ke Kaboki berdasarkan apa yang disampaikan oleh Dr. M. Rahmawan Arifin, Bahwa yang menarik dari Kaboki selain dari factory tour dan praktik rajut, adalah  bahwa perusahaan Kaboki ini juga membidangi hotel syariah di Bali dan menjadi pilot project kementerian pariwisata.  Lebih lanjut, ia menyatakan meskipun hotel ini tidak dilabeli dengan nama syariah, namun memiliki nilai-nilai dan ruh yang Islami.

Sebagaimana yang disampaikan oleh Abdi Mulyawan, bahwa Pendirian hotel bernilai syariah ini sebenarnya tidak direncanakan sedari awal. Di mana pada awal pendirian, basis factory dari Kaboki sendiri berada di Bali. Namun, pada tahun 2006, Kaboki factory pindah ke Pasuruan. Dengan adanya peluang dan potensi, maka di tahun 2013 lahan factory Kaboki yang terletak di Bali kemudian direstrukturisasi menjadi hotel. Hotel ini didesain dengan bertemakan hotel keluarga. Dan memisahkan antara pengunjung laki laki dan perempuan yang belum berkeluarga. Selain itu, dikarenakan hotel ini bertemakan keluarga, maka hotel  tidak menyediakan alkohol seperti kebanyakan hotel di Bali. Dari nilai-nilai yang diterapkan inilah hotel ini menjadi pilot project hotel syariah di Bali, karena saat itu belum ada hotel yang berbasis atau dilandasi nilai-nilai syariah seperti ini.

Tingkatkan Manajemen Pengelolaan Program Studi, FEBI UIN RM Said lakukan Benchmarking ke Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Negeri Malang

FEBI News| Malang, Senin (8/11/2021) Dalam rangka penyelenggaraan Kegiatan Benchmarking Manajemen Pengelolaan Program Studi, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam UIN Raden Mas Said Surakarta melakukan kunjungan ke  Fakultas Ekonomi dan Bisnis  Universitas Negeri Malang.

Kegiatan ini diikuti oleh Dekan fakultas ekonomi dan bisnis Islam UIN Raden Mas Said Surakarta Bapak Dr. M. Rahmawan Arifin. S.E.. M.Si.,  Wakil Dekan 2 Dr.Hj. Woro Retnaningsih,M.Pd disertai oleh  Ketua dan sekretaris Program Studi, perwakilan Dosen dan perwakilan dari tenaga kependidikan FEBI.

Kegiatan Benchmarking berlangsung  di Gedung Dekanat FEB UM yang dihadiri oleh Dekan FEB UM Bapak  Dr. Cipto Wardoyo. SE., M.pd., M.Si., Ak., CA, Wakil Dekan 1 bidang akademik Bapak Dr. Agus Hermawan, GradDipMgt., M.Sc., MBus. Wakil Dekan 2 bidang keuangan Dr. Puji Handayati, SE, MM, Ak., CA, CMA, Dan Anggota dewan komisi 2 DPRD kota malang. Pak Lauhil Mahfud.

Kegiatan dibuka dengan sambutan dari Dekan FEB UM Dr. Cipta Wardoyo. SE., M.pd., M.Si., Ak., CA. Dalam sambutan yang disampaikannya, beliau  menginformasikan bahwa FEB UM saat ini telah mencapai usia 21 tahun. Dimana terdiri dari 16 Prodi dengan jumlah pendidik sebanyak 152 dosen dan jumlah mahasiswa aktif sebanyak 7000 dengan beberapa fasilitas akademik yang dikelola oleh FEB UM, di antaranya seperti laboratorium tax center, laboratorium creative center, laboratorium pasar modal dan lainnya. Pak Cipto Wardoyo menyampaikan bahwa FEB memiliki filsafat bahwa hari ini harus lebih baik dari hari kemarin. Oleh karenanya, apa yang telah dicapai FEB UM, harus ditingkatkan. Untuk peningkatan manajemen pengelolaan Fakultas.

Kemudian, kegiatan dilanjutkan dengan Sambutan dekan FEBI. Bapak Dr. M. Rahmawan Arifin. S.E.. M.Si., beliau menyampaikan bahwa kehadiran FEBI UIN RADEN MAS SAID SURAKARTA  KE FEB UM adalah dalam rangka belajar. Oleh karenanya, FEBI memiliki filosofi gelas kosong, yang siap diisi penuh. Filosofi ini dapat diartikan bahwa FEBI Sengaja mengosongkan waktu dan pikiran untuk dapat diisi dengan ilmu dan pengalaman dr FEB UM. Dan salah satu yang diharapkan Dekan FEBI UIN RADEN MAS SAID adalah dengan mempelajari tentang creative center yang dimiliki FEB UM.

Kaitannya dengan Creative Center, Ibu Puji Handayato selaku wakil dekan 2 menambahkan. Bahwa creative center ini adalah wadah dan sarana yang bersifat akademis yang difasilitasi fakultas untuk para mahasiswa. Dimana creative center tidak hanya membina mahasiswa untuk menjadi entrepreneur,  melainkan juga tempat konsultasi dan pendampingan bisnis mahasiswa. Dan salah satunya adalah pendampingan dalam pengurusan sertifikasi usaha. Pada laboratorium creative center ini juga terdapat hibah dengan mengkompetisikannya untuk para mahasiswa,  dimana mahasiswa diminta utk mendesain  merchandise yang digunakan dalam kegiatan internal fakultas ataupun kampus.

Kegiatan diakhiri dengan diskusi dan  penandatanganan MoU kerjasama kegiatan Tridarma perguruan tinggi dan merdeka belajar kampus merdeka antara FEBI UIN RADEN MAS SAID dengan FEB UM, Sehingga dengan adanya kunjungan ini dapat merealisasikan kolaborasi dan sinergi dalam Manajemen Pengelolaan Program Studi di antara dua Perguruan Tinggi.

Kolaborasi FEBI dan HEBITREN cetak Santri Kreatif dalam Digital Marketing

FEBI News| Surakarta, (06/11/2021) Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam UIN Raden Mas Said Surakarta bersama HEBITREN Solo Raya laksanakan Pelatihan Digital Marketing untuk Pondok Pesantren. Acara dilaksanakan di Pondok Pesantren Modern Al-Izzah  Banjarsari Surakarta. Kegiatan ini merupakan  bagian ke dua setelah dilaksanakan sesi pertama di Pondok AdDhuha Gentan Sukoharjo. 

Kyai Sunaryo, M.Pd. selaku pimpinan Pondok Pesantren Al Izzah berikan sambutan pertama yang menyampaikan apresiasi dan terimakasih atas dipilihnya Pondok Al-Izzah sebagai tempat pelatihan. Ia berharap kegiatan ini bisa berkelanjutan sehingga bisa mencetak generasi santri yang piawai dalam Digital Marketing. Dilanjutkan sambutan dari Dekan FEBI UIN Raden Mas Said Surakarta yang diwakili oleh  Asep Maulana Rohimat, M.S.I. Dosen yang fokus dalam dunia pesantren ini berikan sambutan tentang pentingnya Pondok Pesantren memiliki SDM yang cakap dalam Digital Marketing, terutama untuk mengelola Media Sosial serta website untuk pasarkan produk-produk karya Pesantren di platform digital. Ketua HEBITREN Solo Kyai Miftahul Huda, S.Ag.  menyampaikan bahwa bersama FEBI akan mengirimkan tim ke pondok pesantren untuk mengambil data profil bisnis dan produk-produk  dari Pondok Pesantren.

Acara utama disampaikan  oleh Agil Setiawan (Owner Rumah Flava/friendsshop), dalam penyampaiannya Pelatih bisnis digital ini memaparkan tentang persaingan dalam dunia bisnis digital sangat ketat, maka perlu kreatifitas dan inovasi yang kuat, kualitas produk,  cara membuat copywriting yang baik,  hingga bagaimana menjadi santri pengusaha yang sukses. Acara ini dimoderatori oleh Wawan Triono, SE. serta tim panitia Lailaturrahmah, SE

Kembangkan Ekonomi Pesantren berbasis Digital, FEBI siapkan Website Bisnis HEBITREN

FEBI News| Pengembangan bisnis pesantren harus didukung oleh media digital yang mudah diakses dengan konten yang komprehensif, sehingga bisa disampaikan kepada masyarakat umum, bukan hanya di kalangan pondok pesantren. Untuk itu Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Raden Mas Said Surakarta menyiapkan sebuah website untuk HEBITREN solo raya yang dapat digunakan sebagai media promosi sekaligus penjualan produk-produk bisnis pesantren. Hal ini terungkap pada kegiatan Kolaboratif Pengembangan Bisnis Pesantren antara FEBI-HEBITREN-BI, acara dilaksanakan pada Kamis (4/11/2021) di Pondok Nurul Qur’an Simo Boyolali Jawa Tengah. Kegiatan ini dihadiri oleh BI, Dekan FEBI, tim Dosen FEBI, ketua HEBITREN, dan perwakilan dari berbagai Pondok Pesantren

Ketua HEBITREN Solo raya KH. Lasdi Miftahulhuda menyampaikan sambutan sekaligus sosialisasikan program-program HEBITREN kepada para peserta. Kyai Miftah selanjutnya mendorong pendataan potensi bisnis di berbagai Pondok Pesantren, dengan mendata produk yang dimiliki menjadi langkah pertama untuk meningkatkan kualitas bisnis Pondok Pesantren tersebut. Dalam penyampaiannya juga diberitahukan terkait teknis yang nantinya akan di berlakukan dalam hubungan bisnis tersebut, yaitu transparan dan berkeadilan sesuai dengan konsep ekonomi Islam.

Dekan FEBI UIN Rade Mas Said berikan sambutan terkait pentingnya media digital dalam mendukung bisnis pesantren. FEBI siap untuk mensupport HEBITREN berupa pembuatan website, sosial media dan mengirimkan tim untuk membuat video profil usaha bisnis guna mengekspose kegiatan atau produk dari pondok pesantren. Selain itu, sebagai lembaga riset, FEBI akan menyusun buku direktori yang berisi potensi bisnis pesantren di Solo raya. Buku tersebut bisa digunakan oleh berbagai stake holder yang ingin mengembangkan bisnis pesantren.

Bacakan Sholawat dalam Kitab Al-Barzanji, PESMADIN FEBI peringati Maulid Nabi Muhammad SAW 1443 H.

FEBI News| Pesantren Mahasiswa Diniyyah (PESMADIN) FEBI  UIN Raden Mas Said  Surakarta menyelenggarakan Peringatan  Maulid Nabi Muhammad SAW. Kegiatan ini diikuti oleh semua  Musyrif/Musyrifah dan para pembina PESMADIN secara offline dan untuk Mahasantri TA 2021 secara virtual dengan live youtube.  Kegiatan ini  dilaksanakan pada Rabu, (03/11/2021) pada pukul 19.30 WIB-Selesai di Aula FEBI UIN Raden Mas Said Surakarta.

Acara yang pertama yaitu pembacaan sholawat al-Barzanji diiringi tim hadroh dan para musyrif/musyrifah PESMADIN  sebagai bentuk rasa kecintaan kepada Nabi Muhammad SAW dibulan kelahiran beliau yang penuh keberkahan ini. Acara selanjutnya yaitu mau’idhoh hasanah yang disampaikan oleh  pengasuh PESMADIN Ustadz Nur Hidayah Al-Amin,Lc.M.E.SY. Ia  menyampaikan peringatan kelahiran Nabi Muhammad SAW bukan hanya sekedar peringatan  saja akan tetapi ekspresi kegembiraan dan penghormatan kepada Nabi Muhammad karena kemuliaannya. “Maulid Nabi juga menjadi wadah untuk mengajak umat Islam dalam membaca shalawat kepada Nabi. Sebagaimana  Allah SWT dan para malaikat-Nya bershalawat untuk Nabi. Bukan sekedar lahirnya saja akan tetapi ada nilai-nilai yang dibawanya. Yang pertama, yaitu nilai religius atau keagamaan dengan diadakannya peringatan maulid ini mengingatkan kita akan ajaran-ajaran Islam” Ungkap Ustadz Amin.

PESMADIN juga menerapkan nilai religius ada para mahasantri dan ustadz ustazah  yang mengajarkan ajaran-ajaran tersebut, seperti tatacara ber wudhu, tayamum, mandi wajib dan sholat. “Islam tidak mengajarkan kita untuk menyalahkan satu sama lain. Mari pada acara Peringatan  Maulid Nabi Muhammad SAW  kita renungkan sifat-sifat Rosulullah yaitu, sederhana, tidak sombong dan selalu berbuat baik kepada siapapun bahkan kepada orang yang telah menyakitinya  karena sejatinya kita sama dihadapan Allah SWT. Nilai yang kedua adalah Nilai Sosial seperti contohnya yaitu kegiatan bermuamalah. Nilai yang terakhir yaitu nilai kebersamaan, sebagai mana contohnya disaat Rosulullah hijrah dari Mekah ke Madinah beliau di sambut oleh orang-orang Madinah dengan penuh kebahagiaan dan kebersamaan.” Pungkas Pengasuh PESMADIN FEBI.

HMPS PBS FEBI dorong Kesiapan Mahasiswa menghadapi Revolusi Industry 4.0 dan Society 5.0

FEBI NEWS| Minggu, 31 Oktober 2021 dalam serangkaian acara IB-Fair 6.0 Departemen Internal HMPS PBS sukses gelar Webinar SDM, dengan mengusung tema “HUMAN RESOURCE DEVELOPMENT WEBINAR: BUILDING SUPERIOR HUMAN RESOURCE IN THE INDUSTRIAL ERA 4.0 AND SOCIETY 5.0”. Meskipun diadakan secara online, namun antusias mahasiswa sangat luar biasa, terbukti dengan 220 peserta dari mahasiswa umum yang hadir melalui online.

Pada webinar kali dipandu oleh Veronita (Pengurus HMPS PBS 2021) sebagai moderator, dan webinar kali ini menghadirkan sekaligus dua pembicara yang luar biasa hebat, beliau yaitu Dr. Anas Tajudin (Senior Lecture Faculty of Business Innovations and Technology, University College of Islam Melaka, Malaysia) dan Dr. Fitri Wulandari, S.E., M.Si. (Kaprodi S2 Magister Bisnis Syariah Pascasarjana UIN Raden Mas Said Surakarta).

Dalam pemaparan, beliau Dr. Anas Tajudin mengangkat judul “The Impact of IR4.0 to Human Resource in Organization Environment”. Beliau menuturkan bahwa dalam revolusi industry 4.0 ini separuh dari pekerjaan akan ter-otomatisasi pada tahun 2022, dan di zaman yang serba digital ini harus pandai beradaptasi dan kemauan untuk belajar dengan perubahan, jangan takut menghadapi perubahan karena perubahan itu pasti datang dan bertumbuh dengan cepat.

Kemudian, Dr. Fitri Wulandari mengangkat judul “Membangun Human Resource Management Unggul”. Beliau menjelaskan bahwa SDM yang memiliki kemampuan mempersiapkan insan innovator bagi perubahan, maka akan menjadi asset strategis dalam merealisasikan peran sebagai agent of innovation.

Tujuan webinar ini adalah meningkatkan pengetahuan dan kesiapan mahasiswa menghadapi revolusi industry 4.0 dan society 5.0 supaya tercipta SDM yang unggul.

Editor : Aji Tri Laksono/KJF

Digital Marketing untuk Pesantren, FEBI latih Puluhan Santri anggota HEBITREN Solo Raya

FEBI News| Dunia Digital sangat penting bagi pengembangan bisnis pesantren, untuk itu Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam UIN Raden Mas Said Surakarta  gelar pelatihan Digital Marketing untuk Pondok Pesantren. Acara dilaksanakan pada Rabu (3/11/ 2021) di Pondok AdDhuha Gentan Sukoharjo serta diikuti oleh puluhan santri dari berbagai Pondok Pesantren anggota HEBITREN Solo Raya.

Sebagai pembicara adalah Resti Nurul Hikmah,SE selaku Owner dari Toko Online Jauzah.co dan Moh. Irsyad, Lc. M.Si. dengan moderator Ajeng Astrid Dwi Kencana sebagai pegiat media sosial dan influencer bisnis muda. Juga turut hadir Kyai Miftahulhuda sebagai Ketua HEBITREN Solo Raya, Kyai Heru Budi Utomo, M.Pd selaku pengasuh pondok pesantren AlFatih  Kartasura, juga tim Dosen yang mewakili Dekan FEBI Asep Maulana Rohimat, M.S.I.

Ketua HEBITREN Solo Raya dalam sambutan di awal acara menyampaikan bahwa “Pondok harus tampil menjadi pelaku bisnis yang sukses,  jangan ketinggalan, kemampuan harus kita pacu sehingga mampu bersaing dengan kompetitor bisnis lainnya” ungkap Kyai Pengasuh Pondok Pesantren AlHikmah Kartasura tersebut.

Selanjutnya para pembicara menyampaikan materi digital marketing yang dibutuhkan Bisnis Pesantren, diantaranya adalah Pembuatan Akun bisnis Digital, konten produk yang lebih menarik, serta branding lembaga bisnis maupun produknya yang semakin kuat.  Agenda pelatihan ini akan terus berlanjut dengan pendampingan yang dilakukan oleh FEBI kepada para santri pondok anggota HEBITREN serta kolaborasi dengan berbagai stakeholder terkait.

Usung Tema Digital Kreatif, FEBI siapkan Alumni yang siap Berdaya Saing di Dunia Global

FEBI News| Career Development Program (CDP) 48 Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Raden Mas Said, yang telah diselenggarakan pada Senin (01/11/2021) merupakan acara rutin FEBI guna untuk mempersiapkan Calon Wisudawan dan Wisudawati dalam menyongsong kehidupan pasca kampus. Acara CDP 48 yang mengusung tema “Menyongsong Era Digital Creative dengan menyiapkan Alumni yang Berdaya Saing” dihadiri oleh Dekan FEBI Dr. M. Rahmawan Arifin, SE, M.Si, Wakil Dekan 2 Dr. H.Woro Retnaningsih, M.Pd, Wakil Dekan 3 Septin Puji Astuti, S.Si., M.T., Ph.D, dan Kasubbag Administrasi Akademik, Kemahasiswaan dan Alumni Edi Sukoco, S.E., serta para wisudawan dan wisudawati baik secara online maupun offline.

Acara CDP 48 yang diselenggarakan secara daring ini dibuka secara langsung oleh Dekan FEBI Dr. M. Rahmawan Arifin, SE, M.Si. Dalam sambutannya, beliau mengatakan bahwa setelah lulus dari FEBI UIN Raden Mas Said, Calon Wisudawan dan Wisudawati mempunyai 2 tanggung jawab, yaitu tanggung jawab moril, untuk tetap menjaga nama baik instansi, dan tanggung jawab finansial, sebagai sarana untuk mengimplementasikan ilmu yang sudah didapatkan selama di bangku kuliah dengan menjadi seorang manusia yang mandiri.

Sesi pertama CDP 48 dengan narasumber M. Nur Agung Cahyo selaku Social Media and Content Strategist Photostroy.id yang membahas mengenai “Digital Creative”. Materi yang disampaikan terkait pemanfaatan media sosial khususnya aplkasi Tik Tok untuk bisnis. Selain itu, ia juga menyampaikan bahwa yang tak kalah penting adalah Branding. Media sosial juga bisa menjadi tempat konsumen untuk mengulas sebuah produk. Dengan media sosial calon pembisnis dapat membangun tingkat kepercayaan konsumen terhadap bisnis yang sedang dijalankan.

Sesi kedua CDP 48 dengan narasumber Agung Novianto M, S.E. membahas mengenai “Kesiapan Mental Di Era Digital Pasca Pandemi Covid-19”. Materi ini membahas mengenai hard skill dan soft skill yang harus dimiliki oleh seorang fresh graduate di era pandemi, dan juga era digital. Acara CDP 48 FEBI UIN Raden Mas Said ini diharapkan dapat membekali Calon Wisudawan dan Wisudawati untuk menjadi pribadi yang tangguh dan unggul guna menghadapi persaingan di dunia kerja nantinya.

FEBI dukung penuh HEBITREN Solo Raya Sosialisasi Sistem Bisnis Pesantren di Kabupaten Klaten

FEBI News | Bisnis Pesantren menjadi salah satu tema yang sedang dikembangkan oleh Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam UIN Raden Mas Said Surakarta. Pesantren masa kini bukan hanya fokus terhadap pendidikan agama, namun juga harus fokus terhadap pengembangan ekonomi, dengan tujuan untuk kemandirian ekonomi dan kesejahteraan civitas pesantren. Untuk itu, tim Dosen FEBI melaksanakan serangkaian kegiatan kolaborasi pengembangan bisnis Pesantren bersama Himpunan Ekonomi dan Bisnis Pesantren (HEBITREN) Solo Raya. Acara kali ini dilaksanakan pada Jum’at (29/10/2021) di Pondok Pesantren Ki Ageng Selo  dengan dihadiri oleh puluhan perwakilan Pondok Pesantren di Kabupaten Klaten.

Kyai Sarwoko sebagai Sektertaris HEBITREN Solo Raya sekaligus tuan rumah Pengasuh Pondok Pesantren Ki Ageng Selo menyampaikan terimakasih kepada semua pihak yang telah melaksanakan agenda ini. Atas nama ketua Forum Komunikasi Pondok Pesantren (FKPP) Kab Klaten Kyai Sarwoko menghimbau kepada seluruh pondok Pesantren di Kab Klaten untuk bergabung bersama HEBITREN yang kemudian melakukan pendataan produk/potensi bisnis pesantrennya. “Data-data ini akan kami jadikan bahan untuk kolaborasi program-program HEBITREN kedepan” imbuhnya.

Perwakilan tim Dosen FEBI Asep Maulana Rohimat, M.S.I memberikan sambutan dengan menyampaikan peran penting Perguruan Tinggi untuk membantu program-program pengembangan Bisnis Pesantren, diantaranya adalah edukasi, pelatihan, penelitian potensi bisnis, serta pendampingan sistem manajemen SDM di pondok Pesantren. Pesantren adalah salah satu lembaga yang sangat potensial untuk mengembangkan bisnis masyarakat dan membantu pertumbuhan ekonomi baik secara mikro maupun makro.

Ketua HEBITREN Solo Raya menyambut baik gelaran agenda yang ke lima kalinya ini dengan menyampaikan apresiasi dan dukungan penuh terhadap FEBI UIN Raden Mas Said serta seluruh stake holder lainnya, diantaranya adalah Bank Indonesia, Pegadaian Syariah, Kampus UNS, serta lembaga lain yang akan diajak kolaborasi dengan HEBITREN guna pengembangan Bisnis Pesantren. Selain itu Pengasuh Pondok Al-Hikmah Kartasura ini juga menyampaikan pesan kepada kepada pengurus pondok Pesantren di Klaten untuk bisa mandiri dalam ekonominya. Ia mencontohkan alur perjalanan seorang santri yang belajar di pondok Pesantren “ awalnya dari seorang santri yang belajar setiap saat namun setelah lulus tentunya akan berusaha untuk mencari kerja untuk mendapatkan uang secara halal, HEBITREN mencoba melatih para pengasuh pesantren dan santrinya agar bisa berbisnis dengan berkah” “Jangan sampai pesantren membuat proposal karena kurangnya ekonomi” imbuhnya. Ia kemudian menjabarkan sistem kerja serta Sifat HEBITREN yang sudah disepakati pengurus, yaitu: Pengembangan, Pembelaan, Kekeluargaan, Sinergi, Kolaborasi, serta Ekonomi Berjama’ah.

Acara ini diselenggarakan di Joglo Sarwono tempat Majelis ta’lim Ki Ageng Selo, dipandu moderator Khomarudin Ahmad, ME selaku dosen dan Pengurus Ikatan Alumni FEBI, serta didampingi oleh panitia Lailaturrahmah, SE dan Zulfanita Dien, S.Stat., M.Si.

Sekjen Kemenag RI dukung FEBI perkuat kolaborasi dengan Bank Indonesia Solo dalam kembangkan Ekonomi & Bisnis Pesantren

FEBI News | Bentuk dukungan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam UIN Raden Mas Said Surakarta  terhadap pengembangan bisnis & ekonomi pesantren semakin ditingkatkan. Salah satu bentuknya adalah digelarnya acara saresehan untuk pengembangan ekonomi dan bisnis pesantren berbasis kolaborasi. Acara ini digelar pada Senin (25/10/ 2021) di Surakarta. Dihadiri oleh Sekjend Kemenag RI Prof. Nizar Ali, Dekan FEBI Dr. M. Rahmawan Arifin, M.Si,  Wakil Dekan 2 Bidang Keuangan Dr. Hj. Woro Retnaningsih, Kepala BI Surakarta Nugroho Joko Prastowo, Ketua HEBITREN Solo Raya KH. Miftahulhuda, S.Ag. Beserta 14 perwakilan pengurus HEBITREN Surakarta, Sukoharjo, Sragen, Boyolali, Klaten, Karanganyar dan Wonogiri. Hadir pula tim pendamping HEBITREN dari unsur FEBI Asep Maulana Rohimat, M.S.I, Mohammad Irsyad, Lc. M.E, Helti Nuraisyah, M.Si, dan Lailaturrahmah, SE.

Sekretaris Jenderal Kemenag RI Prof. Nizar Ali berikan arahan terkait pengembangan kemandirian ekonomi Pesantren, bahwa Kemenag RI akan dorong pendirian Badan Usaha Milik Pesantren (BUMPes) di setiap pesantren. Setelah pesantren berhasil mengembangkan ekonominya maka wajib bagi pesantren tersebut untuk membantu pengembangan ekonomi masyarakat sekitar pesantren.

Dekan FEBI Dr. M. Rahmawan Arifin, M.Si, berikan sambutan pertama terkait pentingnya bentuk kolaborasi pengembangan bisnis dan ekonomi pesantren.  Salah satu bentuk kebutuhan Potensi Pesantren adalah pengembangan Supermarket yaitu pertama Manajemen Produksi, kedua Skill Pengelola, dan Ketiga Manajemen Keuangan.

Nugroho Joko Prastowo Kepala BI Surakarta, berikan sambutan dan dukungan terhadap acara ini. Menurutnya HEBITREN lembaga independen yang dilahirkan oleh BI secara nasional. Namun saat ini mulai “disapih” agar bisa segera mandiri untuk berkembang. BI mendorong HEBITREN yang Praktis dan Pragmatis, yaitu action nyata dalam pengembangan Bisnis. BI Solo mendorong One Pesantren One Product.

Kyai Miftahulhuda selaku ketua HEBITREN menyampaikan terimakasih atas dorongan dan dukungan dari BI dan FEBI untuk segera melangkah dalam penguatan ekonomi pesantren, jika ekonomi pesantren meningkat maka akan berikan manfaat besar untuk umat. Anggota HEBITREN saat ini sedang mendata potensi-potensi bisnis dan ekonomi pesantren.

Para Kyai anggota HEBITREN Solo Raya memberikan tanggapan dan usulan dalam pengembangan pesantren, sesuai dengan karakteristik masing-masing pesantren yang berbeda-beda, diantaranya potensi bisnis retail minimarket, bisnis pertanian, bisnis peternakan, serta digitalisasi marketing produk-produk yang dimiliki oleh anggota HEBITREN.