WhatsApp Image 2026-01-30 at 10.54.19 (1) NEW

Dekan Fakultas Ekonomi & Bisnis Islam Tandatangani Kontrak Kinerja 2026

FEBI News FEBI UIN Raden Mas Said Surakarta terus memperkuat tata kelola kelembagaan. Penguatan tersebut dilakukan melalui Rapat Sinkronisasi Program Pimpinan dan Stakeholder Tahun Anggaran 2026. Kegiatan ini mengusung tema transformasi tata kelola inovatif dan kolaboratif. Rapat tersebut dilaksanakan di Wahid Bandungan Hotel dan Resort. Kegiatan berlangsung pada tanggal 28 hingga 30 Januari 2026. Oleh karena itu, Rapat menjadi ruang strategis penyelarasan visi universitas.

Dalam rangkaian kegiatan tersebut, Rektor UIN Raden Mas Said Surakarta menyerahkan kontrak kinerja. Kontrak diserahkan kepada seluruh pimpinan dan unit kerja universitas. Penyerahan kontrak kinerja dilakukan secara resmi dan terstruktur. Dengan demikian, Rapat menjadi momentum penguatan akuntabilitas kelembagaan. Selain itu, komitmen kinerja ditegaskan secara terbuka di hadapan stakeholder.

Rapat Sinkronisasi sebagai Penguatan Tata Kelola

Rapat Sinkronisasi dirancang untuk menyatukan arah kebijakan universitas. Seluruh pimpinan fakultas dan unit kerja terlibat aktif. Setiap agenda dibahas secara komprehensif dan terukur. Selain itu, capaian kinerja sebelumnya turut dievaluasi. Dengan demikian, Rapat berfungsi sebagai forum refleksi bersama.

Tema transformasi tata kelola inovatif menjadi fokus utama diskusi. Pendekatan kolaboratif ditekankan dalam setiap pemaparan. Oleh sebab itu, sinergi antar unit kerja terus diperkuat. Rapat ini juga mempertemukan berbagai kepentingan strategis universitas. Dengan cara ini, arah pengembangan institusi dapat disepakati bersama.

Penandatanganan Kontrak Kinerja dalam Forum Rapat

Penandatanganan kontrak kinerja dilaksanakan pada akhir rangkaian kegiatan. Proses penandatanganan dilakukan secara simbolik dan sah. Seluruh pimpinan fakultas menandatangani kontrak kinerja Tahun 2026. Dalam kesempatan tersebut, Dekan FEBI turut menandatangani kontrak kinerja. Dengan demikian, komitmen FEBI terhadap target universitas ditegaskan.

Rektor UIN Raden Mas Said Surakarta menyampaikan pesan penting. “Kontrak kinerja ini adalah bentuk tanggung jawab bersama,” ujarnya. Ia menekankan bahwa Rapat bukan sekadar formalitas administratif. Menurut beliau, kinerja harus diwujudkan melalui kerja nyata. Oleh karena itu, setiap pimpinan diminta menjaga komitmen institusional.

Komitmen FEBI dalam Implementasi Kinerja 2026

FEBI memandang kontrak kinerja sebagai pedoman strategis fakultas. Seluruh pengelola fakultas diarahkan untuk memahami target kinerja. Selain itu, sivitas akademika dilibatkan secara tidak langsung. Dengan demikian, Rapat berdampak pada budaya kerja fakultas. Proses ini dilakukan untuk memastikan keberlanjutan kinerja.

Dekan FEBI menyampaikan komitmen fakultas dalam kesempatan tersebut. “FEBI siap mendukung transformasi universitas,” ungkapnya. Ia menegaskan bahwa kinerja fakultas harus selaras dengan visi universitas. Oleh sebab itu, kolaborasi internal terus diperkuat. Rapat ini menjadi titik awal konsolidasi fakultas.

Melalui penandatanganan kontrak kinerja, FEBI menegaskan kesiapan menghadapi Tahun Anggaran 2026. Rapat menjadi fondasi penguatan tata kelola fakultas. Dengan arah yang jelas, FEBI optimistis mencapai target kinerja. Pada akhirnya, komitmen ini diharapkan meningkatkan layanan pendidikan tinggi.

FBI00515

Menuju Kinerja Unggul 2026, FEBI UIN Raden Mas Said Surakarta Gelar Rapat Strategis

FEBI News Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam UIN Raden Mas Said Surakarta terus memperkuat tata kelola kelembagaan. Penguatan tersebut dilakukan melalui Rapat Evaluasi dan Sosialisasi Target Kinerja Fakultas Tahun 2026. Kegiatan ini diselenggarakan pada Selasa, 27 Januari 2026. Rapat dilaksanakan di Pendapi Mangkunegaran Aula Lantai 1 Gedung F. Kegiatan dimulai pukul 09.00 WIB dan berakhir pukul 12.00 WIB. Oleh karena itu, Rapat menjadi ruang strategis penyelarasan visi fakultas.

Sejak awal kegiatan, suasana akademik terasa kolaboratif. Seluruh peserta diajak memahami arah kebijakan fakultas. Selain itu, capaian kinerja tahun sebelumnya turut disoroti. Dengan demikian, Kegiatan ini tidak hanya bersifat informatif. Rapat juga menjadi ruang refleksi bersama sivitas akademika. Fokus utama diarahkan pada kesiapan menghadapi target tahun 2026.

Rapat sebagai Ruang Evaluasi Kinerja Fakultas

Kegiatan ini dirancang sebagai forum evaluasi menyeluruh. Evaluasi dilakukan terhadap pelaksanaan program kerja fakultas. Setiap unit diberikan ruang untuk memahami posisi kinerjanya. Selain itu, capaian dan tantangan dibahas secara terbuka. Proses evaluasi dilakukan secara sistematis dan terukur. Oleh sebab itu, Rapat menjadi instrumen penguatan akuntabilitas.

Lebih lanjut, data kinerja dipaparkan sebagai bahan diskusi. Paparan tersebut disampaikan secara transparan. Dengan demikian, peserta dapat mengikuti alur evaluasi secara utuh. Rapat ini juga mendorong kesadaran kolektif terhadap tanggung jawab institusional. Karena itu, budaya kerja berbasis kinerja terus diperkuat.

Sosialisasi Target Kinerja dalam Forum Rapat FEBI

Selain evaluasi, sosialisasi target kinerja menjadi agenda utama. Target kinerja fakultas tahun 2026 disampaikan secara jelas. Setiap indikator dijelaskan agar mudah dipahami. Dengan cara ini, Kegiatan ini berfungsi sebagai sarana penyamaan persepsi. Seluruh peserta diajak memahami prioritas strategis fakultas.

Dalam sesi pemaparan, pimpinan fakultas menyampaikan arahan kebijakan. “Target kinerja ini harus menjadi komitmen bersama,” ujarnya. Pernyataan tersebut menegaskan pentingnya kolaborasi lintas unit. Menurut beliau, Rapat menjadi titik awal penguatan sinergi. Oleh karena itu, setiap unsur diharapkan berperan aktif.

Komitmen Bersama Menuju Kinerja FEBI 2026

Rapat ini juga dimanfaatkan untuk membangun semangat kebersamaan. Setiap peserta didorong untuk berkontribusi secara nyata. Selain itu, komunikasi internal diperkuat melalui forum ini. Dengan demikian, Koordinasi ini menjadi media konsolidasi kelembagaan. Proses ini dilakukan agar target dapat dicapai bersama.

Dekan FEBI menegaskan pentingnya kesinambungan kinerja. “Evaluasi dan perencanaan harus berjalan beriringan,” ungkapnya. Ia menambahkan bahwa keberhasilan fakultas ditentukan oleh kerja kolektif. Oleh sebab itu, Rapat dinilai sangat strategis. Hasil koordinasi ini akan menjadi acuan kerja tahun berjalan.

Melalui kegiatan ini, FEBI menegaskan komitmen peningkatan kinerja institusi. Kegiatan ini menjadi langkah konkret penguatan tata kelola. Dengan arah yang jelas, fakultas siap menghadapi tantangan 2026. Pada akhirnya, koordinasi ini diharapkan mendorong kinerja yang terukur dan berkelanjutan.

FBI00469....

FEBI UIN Raden Mas Said Surakarta Perkuat Kurikulum OBE melalui Public Lecture

FEBI NewsFakultas Ekonomi dan Bisnis Islam UIN Raden Mas Said Surakarta terus memperkuat transformasi pembelajaran. Upaya ini diwujudkan melalui Public Lecture Kurikulum OBE. Kegiatan ini dilaksanakan pada Senin, 26 Januari 2026. Lokasi kegiatan bertempat di Pendapi Mangkunegaran Aula Lantai 1 Gedung F. Sejak awal, suasana akademik telah terasa kuat. Oleh karena itu, OBE menjadi fokus utama penguatan kurikulum FEBI.

Public Lecture ini diikuti oleh seluruh dosen FEBI. Kegiatan ini dirancang untuk meningkatkan pemahaman bersama. Selain itu, dosen diajak melihat praktik OBE secara komprehensif. Dengan demikian, audiens dapat merasakan keseriusan FEBI dalam pembaruan kurikulum. Kurikulum diposisikan sebagai pendekatan strategis pembelajaran masa kini.

OBE sebagai Fondasi Transformasi Kurikulum FEBI

Kegiatan Public Lecture diselenggarakan secara terstruktur dan sistematis. Materi disampaikan oleh narasumber yang berpengalaman. Seluruh sesi dirancang untuk mendorong dialog aktif. Selain itu, diskusi berjalan secara interaktif dan reflektif. OBE dibahas sebagai pendekatan berbasis capaian pembelajaran. Pendekatan ini menempatkan mahasiswa sebagai pusat proses belajar.

Lebih lanjut, dijelaskan sebagai kerangka pengembangan kurikulum berkelanjutan. Kurikulum tidak lagi berfokus pada materi semata. Namun demikian, capaian pembelajaran menjadi orientasi utama. Oleh sebab itu, dosen diharapkan mampu menyesuaikan strategi pengajaran. Dengan cara ini, kualitas lulusan dapat ditingkatkan.

Penguatan Peran Dosen dalam Implementasi OBE

FEBI menghadirkan narasumber untuk mendampingi dosen memahami OBE. Materi disampaikan dengan pendekatan aplikatif. Setiap konsep OBE dijelaskan melalui contoh konkret. Selain itu, tantangan implementasi turut dibahas secara terbuka. Proses ini dilakukan agar dosen siap mengadaptasi kurikulum. Kurikulum dipahami tidak hanya secara teoritis.

Dalam sesi pemaparan, narasumber menekankan pentingnya keselarasan kurikulum. “Kurikulum ini menuntut konsistensi antara capaian, proses, dan evaluasi,” ujarnya. Pernyataan tersebut mendapat perhatian penuh peserta. Menurutnya, keberhasilan OBE bergantung pada komitmen dosen. Oleh karena itu, perubahan mindset menjadi kunci utama.

Komitmen FEBI terhadap Mutu Pembelajaran Berbasis OBE

Kegiatan ini menjadi bagian dari agenda strategis FEBI. Penguatan Kurikulum dilakukan sebagai respon dinamika pendidikan tinggi. Selain itu, kebijakan nasional turut menjadi acuan. Dengan demikian, FEBI memastikan kurikulum tetap relevan. Proses pembelajaran diarahkan pada kompetensi nyata mahasiswa.

Dekan FEBI menyampaikan harapannya dalam kegiatan ini. “OBE adalah jalan menuju lulusan yang unggul dan adaptif,” ungkapnya. Ia menegaskan bahwa dosen memiliki peran sentral. Selain itu, kolaborasi antar dosen harus terus diperkuat. Oleh sebab itu, Public Lecture ini dinilai sangat penting.

Melalui kegiatan ini, FEBI menegaskan komitmen peningkatan mutu akademik. Kurikulum ini diharapkan diterapkan secara konsisten dalam pembelajaran. Dengan demikian, mahasiswa akan merasakan dampak langsung. Kegiatan ini menjadi langkah awal penguatan kurikulum. Pada akhirnya, FEBI optimistis mencetak lulusan berdaya saing global.

PPL PDAM

Air Bersih Jadi Isu Strategis! Ini yang Dipelajari Mahasiswa PPL MBS UIN Surakarta di PDAM Toya Wening

Surakarta — (23 Januari 2026) Air bersih kini tidak lagi dipandang sekadar kebutuhan sehari-hari, tetapi telah menjadi isu strategis dalam pembangunan perkotaan. Kesadaran inilah yang menjadi fokus pembelajaran mahasiswa Program Studi Manajemen Bisnis Syariah (MBS) Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Raden Mas Said Surakarta dalam kegiatan Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) di PDAM Toya Wening Surakarta.

Melalui kegiatan PPL ini, mahasiswa tidak hanya diperkenalkan pada aspek operasional perusahaan daerah air minum, tetapi juga diajak memahami bagaimana manajemen keberlanjutan diterapkan dalam bisnis air bersih. Mulai dari pengelolaan sumber air, efisiensi distribusi, hingga tanggung jawab sosial dan lingkungan menjadi materi pembelajaran utama di lapangan.

Koordinator Program Studi MBS FEBI UIN Raden Mas Said Surakarta, Asep Maulana Rohimat, M.S.I., CIMM., saat melakukan kunjungan monitoring ke Kantor Pusat PDAM Toya Wening Surakarta, menegaskan bahwa pengelolaan air bersih memiliki posisi strategis karena menyangkut hajat hidup masyarakat luas. Menurutnya, tanpa manajemen keberlanjutan yang baik, bisnis air berpotensi menimbulkan persoalan lingkungan dan sosial di masa depan.

“Bisnis air harus dikelola dengan pendekatan jangka panjang. Keberlanjutan sumber daya, kelestarian lingkungan, serta keadilan akses bagi masyarakat menjadi kunci utama,” jelasnya.

Sementara itu, Khansa Fauzia R., Asisten Manajer SDM PDAM Toya Wening Surakarta, menjelaskan bahwa perusahaan mengelola sumber air yang berasal dari mata air di wilayah Klaten serta Sungai Bengawan Solo. Pengelolaan dari berbagai sumber tersebut menjadi bagian dari strategi keberlanjutan untuk menjaga pasokan air bersih tetap aman dan berkesinambungan.

Ia menambahkan bahwa PDAM Toya Wening Surakarta terus berupaya menyeimbangkan antara kebutuhan masyarakat, kelestarian lingkungan, dan profesionalisme pengelolaan perusahaan. Kehadiran mahasiswa PPL dinilai turut memperkuat fungsi edukasi dan transfer pengetahuan antara dunia akademik dan praktisi.

Adapun mahasiswa Program Studi MBS FEBI UIN Raden Mas Said Surakarta yang mengikuti kegiatan PPL di PDAM Toya Wening Surakarta adalah Latifah Sekar Ningtyas, Marisa Anggraini, Indi Dwi Nuryanti, Diana Larasati, dan Intan Kusuma Dewi.

Melalui pengalaman lapangan ini, mahasiswa diharapkan mampu memahami bahwa manajemen bisnis syariah tidak hanya berbicara tentang keuntungan, tetapi juga menekankan prinsip keberlanjutan, kemaslahatan, dan tanggung jawab terhadap lingkungan. PPL di PDAM Toya Wening Surakarta menjadi bukti nyata bahwa isu air bersih merupakan tantangan strategis yang membutuhkan pendekatan manajemen yang profesional dan berorientasi masa depan.

WhatsApp Image 2026-01-20 at 11.15.44

Ketua Ormawa FEBI Sepakat Penandatanganan Pakta Integritas “Deklarasi & Komitmen”

FEBI UIN Raden Mas Said Surakarta Teguhkan Komitmen Ormawa 2026

FEBI News – Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam UIN Raden Mas Said Surakarta menggelar kegiatan strategis bidang kemahasiswaan. Kegiatan ini dilaksanakan pada Selasa, 20 Januari 2026. Acara berlangsung di Graha UIN Raden Mas Said Surakarta sejak pukul 08.30 WIB. Pelantikan pengurus organisasi mahasiswa dan lembaga semi otonom dilakukan secara resmi. Kegiatan ini dirancang sebagai momentum penguatan tata kelola Ormawa. Dengan demikian, Ormawa ditempatkan sebagai ruang pembelajaran kepemimpinan yang bermartabat.

Sebagai bagian dari proses, penandatanganan Pakta Integritas turut dilaksanakan. Pakta tersebut memuat deklarasi dan komitmen bersama Ormawa FEBI. Seluruh pengurus menyampaikan komitmen secara tertib dan sah. Komitmen ini dinyatakan sesuai ketentuan organisasi yang berlaku. Oleh karena itu, Ormawa diharapkan mampu menjaga marwah organisasi secara berkelanjutan.

Ormawa FEBI dan Peneguhan Tata Kelola Organisasi

Pelantikan ini diikuti oleh pengurus Ormawa dari berbagai unsur organisasi. Seluruh rangkaian kegiatan dipandu secara sistematis oleh panitia. Prosesi pelantikan dilakukan dengan penuh khidmat. Selain itu, Pakta Integritas ditandatangani secara kolektif oleh pengurus Ormawa. Dengan langkah ini, Ormawa FEBI menegaskan sikap bertanggung jawab.

Lebih lanjut, Ormawa menyatakan kesiapannya menjalankan organisasi secara profesional. Komitmen tersebut disampaikan sebagai bentuk kesadaran etis. Karena itu, tata kelola organisasi menjadi perhatian utama FEBI. Ormawa tidak hanya berfungsi sebagai wadah aktivitas mahasiswa. Ormawa juga menjadi penjaga nilai dan budaya akademik FEBI.

Pakta Integritas sebagai Komitmen Bersama Ormawa

Pakta Integritas diposisikan sebagai landasan moral kepengurusan Ormawa. Dokumen ini menegaskan komitmen menjaga keberlangsungan organisasi. Selain itu, Ormawa berjanji menjunjung transparansi dan akuntabilitas. Seluruh komitmen disampaikan secara terbuka di hadapan sivitas akademika. Dengan demikian, Ormawa FEBI memperkuat legitimasi kelembagaan.

Dekan FEBI menyampaikan pesan tegas kepada seluruh pengurus. “Pakta Integritas ini bukan sekadar formalitas,” ujarnya. Ia menambahkan bahwa komitmen harus diwujudkan dalam tindakan nyata. Menurut beliau, Ormawa memegang peran strategis dalam citra fakultas. Oleh sebab itu, setiap pengurus diminta menjaga integritas pribadi dan organisasi.

Menjaga Marwah dan Keberlanjutan Ormawa FEBI

FEBI memandang Ormawa sebagai mitra strategis pengembangan mahasiswa. Oleh karena itu, keberlangsungan Ormawa harus dijaga bersama. Komitmen ini disampaikan sebagai bentuk tanggung jawab kolektif. Selain itu, pengurus diharapkan mampu membangun budaya organisasi yang sehat. Dengan cara ini, Ormawa dapat tumbuh secara berkelanjutan.

Sebagai penutup, menegaskan dukungan penuh terhadap Ormawa. Setiap proses pembinaan akan dilakukan secara berkesinambungan. Dengan demikian, Ormawa diharapkan memberi dampak positif nyata. Kegiatan ini menjadi awal penguatan tata kelola organisasi mahasiswa. Pada akhirnya, Ormawa diharapkan melahirkan pemimpin muda yang berintegritas.

WhatsApp Image 2026-01-20 at 11.19.20

Pelantikan Ormawa FEBI 2026 : Siap Lahirkan Mahasiswa Berintegritas dan Berprestasi

FEBI UIN Raden Mas Said Surakarta Resmi Lantik Pengurus Ormawa 2026

FEBI News – Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam UIN Raden Mas Said Surakarta kembali meneguhkan komitmennya dalam penguatan kepemimpinan mahasiswa. Komitmen tersebut diwujudkan melalui kegiatan hari ini bidang kemahasiswaan pada Selasa, 20 Januari 2026 di Graha UIN Raden Mas Said Surakarta. Kegiatan ini dimulai pukul 08.30 WIB dan berlangsung hingga selesai dengan suasana khidmat. Pelantikan pengurus organisasi mahasiswa dan lembaga semi otonom diselenggarakan secara terpusat di Gedung Graha. Momentum ini menjadi ruang pembelajaran kepemimpinan yang nyata bagi mahasiswa FEBI. Oleh karena itu, Ormawa diposisikan sebagai pilar strategis pengembangan karakter mahasiswa.

Ormawa sebagai Pilar Kepemimpinan Mahasiswa FEBI

Sebanyak 290 pengurus baru secara resmi dilantik dalam kegiatan tersebut. Mereka berasal dari Dewan Eksekutif Mahasiswa dan Senat Mahasiswa FEBI. Selain itu, pengurus HMPS turut dilantik dari berbagai program studi. Program studi tersebut meliputi Manajemen Bisnis Syariah dan Perbankan Syariah. Akuntansi Syariah, Manajemen Zakat dan Wakaf, serta Ekonomi Syariah juga terlibat aktif. Dengan demikian, Ormawa FEBI menjadi wadah kolaborasi lintas disiplin. Seluruh prosesi pelantikan dipimpin secara resmi oleh pimpinan fakultas. Prosesi ini disaksikan langsung oleh sivitas akademika FEBI.

Lebih lanjut, pelantikan ini dirancang sebagai titik awal pembentukan kepemimpinan berintegritas. Karena itu, Ormawa diharapkan mampu menjadi ruang belajar yang aman dan progresif. Selain mengasah soft skill, mahasiswa juga dibentuk secara etis. Nilai keislaman dan profesionalisme ditekankan sejak awal kepengurusan. Oleh sebab itu, kegiatan ini memiliki makna strategis bagi FEBI secara kelembagaan.

Pesan Dekan: Niat Baik Menjadi Fondasi Gerak Ormawa

Dalam sambutannya, Dekan FEBI menyampaikan pesan mendalam kepada para pengurus. Ia menegaskan pentingnya memulai amanah dengan niat yang baik dan benar. “Kepengurusan ini harus diawali dengan niat yang lurus,” ujarnya. Pesan tersebut disampaikan sebagai pengingat tanggung jawab moral mahasiswa. Menurut beliau, Ormawa bukan sekadar organisasi, tetapi ruang pembentukan jati diri. Oleh karena itu, rasa bangga dan cinta terhadap organisasi harus terus dijaga.

Lebih lanjut, Dekan FEBI menekankan pentingnya etika dan loyalitas. Setiap pengurus diminta menjaga nama baik FEBI dan institusi. Selain itu, kolaborasi dan komunikasi menjadi kunci keberhasilan program kerja. Dengan demikian, Ormawa diharapkan mampu memberi dampak positif berkelanjutan. Pesan tersebut disambut antusias oleh seluruh peserta pelantikan.

Menumbuhkan Syukur dan Pengalaman Berorganisasi

Sebagai penutup, Dekan FEBI mengajak pengurus baru untuk senantiasa bersyukur. Kesempatan berorganisasi di Ormawa disebut sebagai anugerah berharga. “Tidak semua mahasiswa mendapat ruang belajar seperti ini,” tuturnya. Oleh sebab itu, setiap proses harus dijalani dengan penuh tanggung jawab. Pengalaman organisasi diyakini akan membentuk kepemimpinan masa depan. Selain itu, mahasiswa dilatih menghadapi dinamika nyata secara bijaksana.

Dengan terlaksananya pelantikan ini, FEBI UIN Raden Mas Said Surakarta menegaskan perannya sebagai rumah pengembangan mahasiswa. Ormawa menjadi sarana strategis penumbuhan karakter unggul dan berdaya saing. Ke depan, sinergi antara fakultas dan mahasiswa akan terus diperkuat. Dengan demikian, FEBI optimistis mencetak pemimpin muda yang berintegritas dan berdampak.

Bukan Sekadar Seremoni, Lembar Komitmen Pelayanan Jadi Standar Baru Kerja Tendik FEBI

Bukan Sekadar Seremoni, Lembar Komitmen Pelayanan Jadi Standar Baru Kerja Tendik FEBI

SURAKARTA – Langkah strategis dalam memperkuat integritas layanan dilakukan oleh Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Raden Mas Said Surakarta. Seluruh Tenaga Kependidikan (Tendik) di lingkungan fakultas secara resmi menyatukan visi melalui sebuah prosesi simbolis yang bermakna mendalam. Agenda ini dilaksanakan pada Senin (19/1/2026) bertempat di Aula Mangkunegaran, lantai satu gedung FEBI.

Fokus utama kegiatan ini adalah penandatanganan Lembar Komitmen Pelayanan sebagai janji suci dalam menjalankan tugas-tugas administratif dan pelayanan. Dokumen ini menjadi pedoman moral bagi para pegawai untuk memberikan performa terbaik bagi seluruh pemangku kepentingan institusi. Kehadiran jajaran dekanat memberikan legitimasi kuat terhadap semangat perubahan yang diusung oleh para staf kependidikan.

Empat Pilar Unggul dalam Lembar Komitmen Pelayanan

Dalam dokumen tersebut, terdapat empat pilar utama yang menjadi fondasi budaya kerja baru di lingkungan FEBI. Pilar pertama adalah profesionalisme dalam setiap tindakan, disusul dengan kemampuan adaptif terhadap perubahan teknologi maupun regulasi. Selanjutnya, aspek kolaboratif ditekankan guna membangun sinergi antarunit kerja yang lebih solid dan harmonis.

Pilar terakhir yang tidak kalah penting adalah kerja yang memberikan dampak nyata bagi kemajuan fakultas dan universitas. Melalui Lembar Komitmen Pelayanan ini, setiap individu diharapkan mampu memberikan nilai tambah dalam setiap pelayanan yang mereka berikan. Dokumen ini ditandatangani oleh seluruh pegawai sebagai bentuk tanggung jawab kolektif dalam menjaga nama baik lembaga.

“Lembaga ini akan menjadi bagus kalau kita semua tertib, loyal, dan berpegang pada komitmen,” tegas Dr. Mustain Ahmad, S.H., M.H., selaku Kepala Biro AUPK. Beliau mengingatkan bahwa pilihan menjadi birokrat menuntut tanggung jawab besar untuk menjadi eksekutor kebijakan yang mumpuni. Ungkapan langsung ini menjadi landasan pacu bagi para pegawai untuk segera mengubah mindset pasca menjadi ASN.

Membangun Grand Plan Menuju Pelayanan Prima

Transisi menuju budaya kerja unggul ini memerlukan perencanaan yang matang dari setiap lini di tingkat fakultas. Dr. Mustain mendorong setiap tendik untuk menyusun grand plan kerja yang selaras dengan visi besar universitas ke depan. Arahan ini bertujuan agar setiap langkah yang diambil oleh pegawai memiliki arah yang jelas dan terukur keberhasilannya.

Selanjutnya, setiap pegawai diajak untuk mengenali potensi diri agar mampu bekerja dengan lebih mantap dan penuh percaya diri. Sikap ikhlas dalam melayani juga ditekan agar tidak muncul kekecewaan saat menghadapi tantangan birokrasi yang dinamis. Oleh karena itu, konsistensi dalam menerapkan empat pilar pelayanan menjadi kunci utama bagi keberlanjutan profesionalisme staf.

Anda sebagai mahasiswa atau masyarakat luas tentu akan merasakan dampak positif dari adanya transformasi layanan yang lebih responsif. Setiap urusan administrasi kini diproses dengan standar mutu yang lebih tinggi berdasarkan kesepakatan bersama yang telah disahkan. Dengan demikian, citra positif fakultas akan terus tumbuh seiring dengan kepuasan publik yang semakin meningkat pesat.

Sinergi Tendik dan Pimpinan demi Reputasi Lembaga

Momen penandatanganan ini juga menjadi ajang mempererat tali silaturahmi antara pimpinan fakultas dengan staf administrasi di lapangan. Sinergi yang kuat antara dekanat dan tendik akan memudahkan pencapaian target-target strategis dalam setiap tahun anggaran berjalan. Hal ini dilakukan demi mewujudkan FEBI sebagai fakultas yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga administrasi.

Lebih lanjut, semangat yang tertuang dalam empat pilar tersebut diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi unit kerja lainnya. Keseriusan dalam mengimplementasikan nilai profesional, adaptif, kolaboratif, dan berdampak adalah investasi jangka panjang bagi masa depan pendidikan tinggi. Mari kita dukung penuh upaya perbaikan layanan ini demi terciptanya lingkungan kerja yang berintegritas.

Akhirnya, agenda pembinaan dan penandatanganan ini ditutup dengan sesi foto bersama sebagai simbol persatuan tim kerja FEBI. Semangat baru kini telah terpatri dalam sanubari setiap pegawai untuk memberikan yang terbaik bagi nusa dan bangsa. Semoga komitmen ini membawa keberkahan dan kemajuan yang berkelanjutan bagi seluruh keluarga besar UIN Raden Mas Said.

FEBI UIN Surakarta Gelar Pembinaan Tendik Profesional

Transformasi Mindset, FEBI Gelar Pembinaan untuk Tendik Profesional

SURAKARTA – Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Raden Mas Said terus berkomitmen meningkatkan kualitas layanan publik. Langkah ini diwujudkan melalui agenda Pembinaan Tenaga Kependidikan yang digelar pada Senin (19/01/2026). Bertempat di Aula Mangkunegaran lantai satu, acara ini dihadiri oleh jajaran dekanat serta seluruh staf administrasi.

Sebanyak 20 orang Tendik hadir untuk menyerap arahan strategis dari Kepala Biro AUPK universitas. Kegiatan ini diawali dengan sambutan hangat dari Wakil Dekan II dan Dekan FEBI. Mereka menekankan bahwa integritas staf adalah tulang punggung keberhasilan fakultas dalam melayani mahasiswa secara maksimal.

Penguatan Loyalitas dan Profesionalisme Tendik

Kepala Biro AUPK, Dr. Mustain Ahmad, S.H., M.H., hadir sebagai narasumber utama dalam forum tersebut. Beliau menegaskan bahwa menjadi aparatur sipil negara memerlukan perubahan mindset yang mendasar. Seorang birokrat harus memposisikan diri sebagai eksekutor kebijakan yang profesional sekaligus loyal kepada institusi.

Dalam paparannya, beliau mengingatkan pentingnya konsep “sangkan paraning dumadi” atau mengenali asal dan tujuan hidup. Menurutnya, orang yang tidak mengenali dirinya sendiri tidak akan pernah mantap dalam melangkah. Oleh karena itu, kesadaran diri menjadi fondasi utama dalam membangun karier yang berkah dan bermartabat.

“Lembaga ini akan menjadi bagus kalau kita semua tertib dan loyal dalam bertugas,” tegas Dr. Mustain. Beliau juga mengajak para peserta untuk memberikan nilai terbaik atas pilihan profesi yang telah diambil. Ungkapan langsung ini menjadi pelecut semangat bagi para Tendik untuk terus meningkatkan standar mutu pelayanan.

Membangun Grand Plan Pelayanan Prima

Transisi menuju budaya kerja yang lebih efektif menuntut setiap individu untuk memiliki rencana yang matang. Dr. Mustain mendorong setiap staf untuk menyusun grand plan pribadi dalam menjalankan tupoksi masing-masing. Rencana yang terukur akan membantu lembaga dalam mencapai visi besar menjadi universitas yang unggul dan kompeten.

Selanjutnya, sikap ikhlas dalam bekerja didefinisikan sebagai kemampuan untuk tidak mudah merasa kecewa saat menghadapi hambatan. Ujian atau kegagalan dalam proses birokrasi adalah hal yang biasa terjadi dalam dunia kerja. Namun, citra baik lembaga harus tetap dijaga melalui performa kerja yang konsisten dan penuh tanggung jawab.

Setiap tantangan yang muncul harus dijawab dengan inovasi dan kreativitas dalam memberikan solusi bagi pemangku kepentingan. Hal ini dilakukan agar tumbuh persepsi positif dari masyarakat terhadap kinerja fakultas secara keseluruhan. Dengan demikian, kepercayaan publik terhadap layanan pendidikan di FEBI akan semakin kuat dan terjaga dengan baik.

Penandatanganan Komitmen Pelayanan Publik

Acara pembinaan ini mencapai puncaknya pada sesi penandatanganan dokumen komitmen pelayanan oleh seluruh peserta yang hadir. Komitmen ini bukan sekadar formalitas di atas kertas, melainkan janji suci untuk melayani dengan hati. Anda sebagai pengguna layanan tentu akan merasakan dampak nyata dari perubahan perilaku kerja yang lebih responsif ini.

Prosesi ini disaksikan langsung oleh Dekan FEBI sebagai bentuk dukungan penuh pimpinan terhadap transformasi birokrasi. Sinergi antara pimpinan dan staf administrasi diharapkan mampu menciptakan lingkungan kerja yang harmonis dan produktif. Melalui penandatanganan ini, tanggung jawab kolektif untuk menjaga nama baik institusi kini resmi dipikul bersama.

Akhirnya, kegiatan ditutup dengan doa bersama untuk kelancaran tugas-tugas di masa depan yang semakin kompleks. Semangat baru yang dibawa dari aula ini diharapkan dapat menular ke seluruh unit kerja di universitas. Mari kita dukung terus upaya FEBI UIN Raden Mas Said dalam mencetak aparatur yang berintegritas tinggi.

WhatsApp Image 2026-01-16 at 22.43.08

Standar Global, Riset Dosen FEBI Tembus Jurnal Internasional Scopus Q1

SURAKARTA – Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Raden Mas Said kembali mengukuhkan eksistensinya di kancah internasional. Prestasi gemilang diraih oleh salah satu dosen muda potensial fakultas, Bapak Bayu Sindhu Raharja. Beliau berhasil mempublikasikan artikel riset pada jurnal bereputasi tinggi yang terindeks Scopus pada kategori Quartile 1 (Q1).

Artikel ilmiah tersebut diterbitkan oleh Journal of Entrepreneurship and Public Policy dengan total 36 halaman. Keberhasilan ini menjadi bukti nyata bahwa kualitas pemikiran akademisi FEBI mampu bersaing di level dunia. Saat ini, Bayu Sindhu Raharja diketahui tengah menempuh studi doktoral di Universitas Gadjah Mada (UGM).

Eksplorasi Modal Sosial dalam Ekosistem Scopus Q1

Penelitian ini membedah hubungan antara modal sosial dengan pendanaan berbasis komunitas atau community-based financing (CBF). Fokus utama riset adalah peran penting modal sosial dalam menciptakan ekosistem keuangan yang inklusif. Pendekatan yang digunakan dalam studi ini sangat komprehensif dan mendalam bagi perkembangan literatur keuangan global.

Metodologi yang diterapkan adalah Bibliometric–Systematic Literature Review (B-SLR) untuk memetakan penelitian terdahulu hingga tahun 2024. Data diekstraksi secara ketat menggunakan kriteria inklusi yang mencakup kualitas publikasi serta relevansi pertanyaan penelitian. Oleh karena itu, hasil riset ini memiliki validitas yang sangat kuat bagi para akademisi dunia.

“Kami ingin memperjelas posisi modal sosial dalam model empiris terkait pendanaan komunitas,” ungkap Bayu Sindhu Raharja. Beliau menekankan bahwa temuan ini memberikan rekomendasi nyata bagi para pembuat kebijakan di seluruh dunia. Ungkapan langsung ini mencerminkan dedikasi beliau dalam memperkuat ketahanan sosial ekonomi melalui riset Scopus yang berkualitas.

Temuan Strategis bagi Resiliensi Ekonomi Lokal

Melalui analisis terhadap 120 artikel pilihan, ditemukan korelasi yang sangat kuat antara CBF dan modal sosial. Tren publikasi mengenai topik ini menunjukkan peningkatan konsisten sejak tahun 1995 hingga periode 2024 saat ini. Kerangka kerja baru pun diusulkan untuk agenda riset masa depan dengan menggunakan kerangka kerja AMO.

Temuan riset ini diharapkan dapat memperkuat pemahaman ilmiah mengenai efektivitas model pendanaan bagi bisnis lokal. Kontribusi unik diberikan melalui pemeriksaan sistematis yang mampu meningkatkan inklusi keuangan di tengah masyarakat. Dengan demikian, resiliensi ekonomi masyarakat dapat diperkuat melalui pemanfaatan modal sosial yang tepat dan terukur.

Selanjutnya, keberhasilan publikasi ini diharapkan menjadi pemantik semangat bagi seluruh sivitas akademika di lingkungan FEBI. Proses kreatif dalam menulis jurnal internasional memang menuntut ketekunan serta pemikiran yang kritis dan inovatif. Hasil karya ini nantinya akan diintegrasikan ke dalam materi pengajaran untuk memperkaya wawasan para mahasiswa.

Dampak Publikasi Internasional bagi Reputasi FEBI

Anda sebagai bagian dari keluarga besar FEBI patut merasa bangga atas pencapaian riset berkelas dunia ini. Prestasi ini secara langsung meningkatkan poin akreditasi institusi menuju standar universitas kelas dunia yang unggul. Setiap karya ilmiah yang diterbitkan merupakan investasi berharga bagi kemajuan ilmu pengetahuan di Indonesia.

Maka dari itu, dukungan fakultas terhadap dosen yang sedang menempuh studi lanjut terus ditingkatkan secara maksimal. Kesinergian antara riset doktoral dan publikasi internasional akan mempercepat transformasi kualitas pendidikan di dalam kampus. Hal ini sejalan dengan visi besar universitas untuk menjadi pusat keunggulan studi Islam dan ekonomi.

Akhirnya, selamat kepada Bapak Bayu Sindhu Raharja atas raihan prestasi luar biasa di kancah internasional ini. Semoga keberhasilan ini membawa keberkahan bagi institusi serta kemajuan bagi masyarakat luas secara berkelanjutan. Mari kita terus dukung budaya riset yang unggul demi masa depan pendidikan Indonesia yang lebih cerah.

WhatsApp Image 2026-01-26 at 10.05.01

FEBI UIN Raden Mas Said Surakarta Perkuat Mutu Pembelajaran Melalui RPS

FEBI NewsFakultas Ekonomi dan Bisnis Islam UIN Raden Mas Said Surakarta terus memperkuat kesiapan akademik dosen. Upaya ini dilakukan melalui Forum Konsultatif dan pengumpulan RPS. Kegiatan ini dilaksanakan pada Rabu, 14 Januari 2026. Forum ini menjadi bagian penting dari persiapan semester berjalan. Oleh karena itu, RPS diposisikan sebagai fondasi utama pembelajaran. Melalui kegiatan ini, audiens diajak memahami proses akademik secara lebih dekat.

Kegiatan berlangsung selama dua hari berturut-turut. Pelaksanaan dijadwalkan pada 14 hingga 15 Januari 2026. Seluruh rangkaian kegiatan dilaksanakan di lingkungan FEBI. Dengan demikian, suasana akademik terasa hidup dan kolaboratif. Selain itu, keterlibatan dosen terasa lebih intens. RPS menjadi topik utama dalam setiap diskusi.

RPS sebagai Instrumen Mutu Pembelajaran FEBI

Forum ini dilaksanakan di tujuh ruang berbeda. Ruang tersebut telah disiapkan untuk mendukung efektivitas kegiatan. Aula A, B, dan C digunakan secara bergantian. Selain itu, Aula Pecinan turut difungsikan. Ruang Rapat Pimpinan juga dimanfaatkan secara optimal. Ruang Jurusan MAS dan EKS turut mendukung kelancaran forum. Pembagian ruang ini dilakukan secara terencana.

Pelaksanaan forum dibagi ke dalam dua sesi. Sesi pertama berlangsung pada pagi hari. Sesi ini dimulai pukul 09.00 hingga 12.00 WIB. Selanjutnya, sesi kedua dilaksanakan pada siang hari. Sesi kedua berlangsung pukul 13.00 hingga 16.00 WIB. Pembagian waktu ini dibuat agar diskusi berjalan efektif. Dengan demikian, pembahasan dapat dilakukan secara mendalam.

Pendampingan Konsultan dalam Penyusunan RPS

FEBI menghadirkan konsultan sebagai pendamping kegiatan. Konsultan ditugaskan untuk mengoordinasikan diskusi dosen. Diskusi dilakukan antar dosen pengampu mata kuliah sejenis. Selain itu, konsultan memberikan masukan konstruktif. Masukan tersebut diarahkan pada penyempurnaan RPS. Proses pendampingan dilakukan secara dialogis.

Lebih lanjut, dosen menyusun berdasarkan arahan Koordinator Program Studi. Penyusunan RPS disesuaikan dengan ketentuan akademik yang berlaku. Dokumen RPS mengacu pada 16 poin dari GKM. Seluruh RPS dikaji secara cermat dan sistematis. Oleh sebab itu, kualitas dokumen pembelajaran dapat ditingkatkan. RPS diperlakukan sebagai dokumen strategis akademik.

Komitmen FEBI terhadap Kesiapan Akademik Dosen

Seluruh dikumpulkan dalam bentuk softfile. Dokumen tersebut telah ditandatangani oleh dosen pengampu. Proses ini dilakukan sebagai bentuk legalitas akademik. Selain itu, akuntabilitas pembelajaran turut ditegaskan. Dengan cara ini, FEBI menjaga standar mutu akademik.

Dekan FEBI menyampaikan apresiasi terhadap seluruh dosen. “RPS adalah cerminan keseriusan kita dalam mendidik mahasiswa,” ujarnya. Ia menegaskan pentingnya kesiapan sejak awal semester. Menurut beliau, kualitas pembelajaran dimulai dari perencanaan. Oleh karena itu, forum ini dinilai sangat strategis.

Melalui kegiatan ini, FEBI menegaskan komitmen peningkatan mutu pembelajaran. Kesiapan akademik dosen menjadi fokus utama. Dengan demikian, mahasiswa dapat merasakan pembelajaran yang terstruktur. RPS menjadi panduan pembelajaran yang jelas dan terukur. Pada akhirnya, FEBI optimistis menghadirkan pendidikan berkualitas dan berkelanjutan.