Inisiasi Prodi Manajemen Bisnis Syariah, FEBI UNSUR lakukan Benchmarking ke FEBI UIN Raden Mas Said

Sukoharjo (28/07/2023) – Sebagai langkah awal dalam pendirian Program Studi Manajemen Bisnis Syariah di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) Universitas Suryakancana Cianjur, tim akademisi dari universitas tersebut melakukan kegiatan benchmarking ke FEBI UIN Raden Mas Said Surakarta. Sebelumnya, benchmarking juga telah dilakukan di FEBI UIN Sunan Kalijaga. Rombongan tamu terdiri dari 9 orang peserta yang terdiri dari jajaran pimpinan dari FEBI Universitas Suryakancana.

Kegiatan benchmarking ini bertujuan untuk memperoleh pemahaman lebih dalam tentang pengelolaan Program Studi Manajemen Bisnis Syariah yang telah sukses diimplementasikan di FEBI UIN Raden Mas Said Surakarta. Dr. H. Endang Jumali, Lc, M.A., M.Si., M.Ak., selaku Dekan FEBI Universitas Suryakancana Cianjur Jawa Barat, menjelaskan bahwa tujuan kedatangan mereka adalah untuk mempelajari berbagai aspek yang terkait dengan Program Studi tersebut.

Dalam sambutannya, Dr. M. Rahmawan Arifin, M.Si., selaku Dekan FEBI UIN Raden Mas Said Surakarta, menyambut hangat rombongan tamu dan menyatakan antusiasmenya dalam berbagi pengalaman. Dalam rapat yang berlangsung di Pendapi Mangkunegaran FEBI UIN Raden Mas Said Surakarta, rombongan tamu diberikan kesempatan untuk berdiskusi dan berinteraksi langsung dengan staf dan dosen di FEBI UIN Raden Mas Said Surakarta.

Dalam kunjungan ini, rombongan tamu diajak berkeliling untuk melihat infrastruktur FEBI dan fasilitas laboratorium. Materi pokok dalam kunjungan dinas ini meliputi tiga poin penting, diantaranya Sharing Season Pengelolaan Prodi MBS  dalam hal Akademik, SDM, dan Kemahasiswaan, Para peserta mendapatkan wawasan mengenai pengelolaan Program Studi Manajemen Bisnis Syariah dari aspek akademik, sumber daya manusia, dan kemahasiswaan.

H. Khairul Imam, S.H.I, M.S.I., Kajur Manajemen & Akuntansi Syariah FEBI UIN Raden Mas Said juga memberikan tips & triks sukses mengelola prodi MBS hingga mendapatkan akreditasi A  BAN-PT dan predikat Unggul Lamemba.

Selanjutnya, penjajakan kerjasama antara FEBI Universitas Suryakancana Cianjur dengan FEBI UIN Raden Mas Said Surakarta. Kedua belah pihak sepakat untuk bekerjasama dalam bidang akademik dan penelitian, khususnya yang terkait dengan pengelolaan Program Studi Manajemen Bisnis Syariah yang akan segera didirikan.

Kunjungan benchmarking ini diharapkan dapat memberikan masukan berharga bagi pendirian Program Studi Manajemen Bisnis Syariah di Universitas Suryakancana Cianjur serta meningkatkan kolaborasi antara kedua institusi dalam pengembangan studi ekonomi dan bisnis syariah.

FEBI Gelar Rapat Tindak Lanjut Progres Penyusunan Data Borang Akreditasi Program Studi Perbankan Syariah

Sukoharjo (26/07/2023) – Dalam upaya untuk meningkatkan kualitas dan akreditasi Program Studi Perbankan Syariah, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) di Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Mas Said Surakarta mengadakan rapat tindak lanjut penting. Rapat tersebut bertujuan untuk meninjau kemajuan dalam penyusunan data yang diperlukan untuk keperluan akreditasi. Kegiatan ini berlangsung di Aula Bangsal Mangkugeran yang terletak di lingkungan FEBI.

Rapat pada hari Rabu ini dipimpin oleh Budi Sukardi, S.E.I, M.S.I., Ketua Jurusan Ekonomi Keuangan Syariah, dan Rais Sani Muharrami, S.E.I., M.E.I., Koordinator Program Studi Perbankan Syariah. Serta turut hadir dalam rapat ini seluruh dosen pengajar di Program Studi Perbankan Syariah FEBI, yang secara aktif terlibat dalam diskusi. Kontribusi dan kerja sama para dosen dianggap sangat penting untuk memastikan data yang dikumpulkan lengkap dan akurat sesuai dengan persyaratan akreditasi.

Dekan FEBI, Dr. M. Rahmawan Arifin, M.Si., juga turut hadir dalam rapat ini. Beliau menyampaikan dukungan dan apresiasi atas dedikasi para dosen dalam menjaga kualitas akademik dan mencapai standar akreditasi.

“Kami berkomitmen untuk memberikan pendidikan berkualitas tinggi kepada mahasiswa kami, dan rapat ini merupakan langkah penting untuk mencapai tujuan tersebut,” ungkap Dr. M. Rahmawan Arifin. “Kerja sama kolektif para dosen dalam menyusun data akreditasi menunjukkan komitmen kami untuk memenuhi standar tertinggi yang ditetapkan oleh badan akreditasi.”

Rapat ini menjadi wadah bagi diskusi terbuka, di mana para dosen saling berbagi wawasan dan saran untuk perbaikan lebih lanjut. Data yang telah dikumpulkan akan diperiksa dengan cermat untuk memastikan sesuai dengan persyaratan ketat proses akreditasi.

Seiring berakhirnya rapat tindak lanjut ini dengan suasana positif, hal tersebut menunjukkan determinasi FEBI dalam menjaga reputasinya sebagai institusi unggulan dalam pendidikan ekonomi dan bisnis Islam. Dengan kerja sama antara para dosen dan administrator, diharapkan proses akreditasi akan berjalan dengan lancar, yang pada akhirnya akan meningkatkan kualitas pendidikan dan peluang bagi mahasiswa di Program Studi Perbankan Syariah UIN Raden Mas Said Surakarta.

Belajar dari UIN Salatiga, FEBI UIN Surakarta Inisiasi Penerbitan NIDK bagi Dosen Tidak Tetap

Surakarta (25/07/2023) – Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN RM Said Surakarta melakukan kunjungan studi banding di UIN Salatiga untuk mengeksplorasi proses penerbitan Nomor Induk Dosen Khusus (NIDK) bagi Dosen Tidak Tetap (DTT). Kegiatan studi banding, yang dipimpin oleh Dr. M. Rahmawan Arifin, M.Si., selaku Dekan FEBI UIN RM Said Surakarta, berlangsung di ruang rapat Wakil Rektor 2 UIN Salatiga pada hari Selasa.

Prof. Dr. Muh. Saerozi, M.Ag., selaku Wakil Rektor 1 UIN Salatiga, menyambut delegasi dari FEBI UIN RM Said Surakarta. Kunjungan ini bertujuan untuk memperoleh wawasan mengenai regulasi dan prosedur yang diperlukan dalam penerbitan NIDK bagi DTT, serta membekali fakultas dengan langkah-langkah strategis untuk menerbitkan NIDK.

“Kunjungan studi banding ini merupakan bagian dari upaya kami untuk meningkatkan kualitas dan profesionalisme para pendidik di FEBI,” ungkap Dr. M. Rahmawan Arifin. “Dengan memahami prosedur penerbitan NIDK bagi DTT, kami bertujuan untuk memperkuat fakultas kami dan memberikan peluang yang lebih baik bagi pertumbuhan profesionalisme dosen-dosen tidak tetap.”

Selama kunjungan, kedua institusi terlibat dalam diskusi yang bermanfaat, saling bertukar wawasan dan pengalaman mengenai dokumen dan kualifikasi yang diperlukan untuk penerbitan NIDK. Delegasi dari UIN Salatiga berbagi keahlian dan praktik terbaik mereka, memberikan panduan kepada rekan-rekan mereka dari FEBI UIN Surakarta.

“Kami senang menjadi tuan rumah bagi para kolega terhormat dari FEBI UIN Surakarta,” ucap Prof. Dr. Muh. Saerozi. “UIN Salatiga berkomitmen untuk mendukung inisiatif berbagi pengetahuan di antara komunitas akademik, dan kami senang dapat membantu upaya mereka dalam meningkatkan kemampuan fakultas.”

Kunjungan studi banding FEBI UIN Surakarta di UIN Salatiga ini diharapkan mampu memberikan pemahaman yang lebih mendalam mengenai proses penerbitan NIDK dan strategi berharga untuk lebih meningkatkan standar pendidikan dan kualitas serta profesionalisme dosen tidak tetap di FEBI UIN Raden Mas Said Surakarta.

FEBI Gelar Rapat Pimpinan, Preview Pelaksanaan Pembelajaran dan Layanan Akademik Semester Ganjil 2023

Surakarta – Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Raden Mas Said Surakarta menggelar rapat pimpinan yang bertujuan untuk melakukan preview pelaksanaan pembelajaran dan layanan akademik semester ganjil serta penyusunan pedoman baku mutu. Rapat ini berlangsung pada Senin, 24 Juli 2023, di Aula Rapat Bangsal Mengkunegaran. Acara tersebut dihadiri oleh para Dekanat, pimpinan jurusan dan program studi, serta pejabat fungsional dari FEBI.

Rapat dimulai dengan sambutan dari Dekan FEBI, Dr. M. Rahmawan Arifin, M.Si, yang mengawali rapat dengan menyampaikan pentingnya acara ini dalam memperbaiki kualitas dan layanan akademik FEBI. Tujuan utama dari rapat ini adalah melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan pembelajaran dan layanan akademik pada semester ganjil 2023 2024.

Dr. Hj. Datien Eriska Utami, S.E., M.Si, selaku Ketua Gugus Kendali Mutu (GKM) FEBI, turut menyampaikan laporan evaluasi mengenai pelaksanaan pembelajaran dan layanan akademik semester ganjil FEBI UIN Raden Mas Said. Laporan tersebut mencakup berbagai aspek, seperti kondisi sarana dan prasarana yang digunakan, serta komitmen dari seluruh staf dan dosen dalam menjalankan tugas akademik.

Dalam rapat tersebut, Dekan FEBI, Dr. M. Rahmawan Arifin, M.Si, menetapkan target agar seluruh dosen tidak tetap FEBI memiliki Nomor Induk Dosen Khusus (NIDK) pada semester ini. Hal ini sebagai upaya untuk meningkatkan kualitas dan profesionalisme para pengajar di FEBI.

Selain itu, rapat juga menargetkan penyusunan pedoman baku mutu dan Standar Operasional Prosedur (SOP) terkait dengan rencana strategis (Renstra), rencana operasional (Renov), pelaksanaan pembelajaran, ujian akhir semester (PAS dan PAT), Ujian Seminar Proposal (Sempro), dan Sidang Munaqosyah. Target ini bertujuan untuk memastikan setiap tahapan akademik berjalan sesuai dengan standar mutu yang telah ditetapkan.

Rapat pimpinan ini menjadi langkah awal yang penting dalam upaya peningkatan kualitas pembelajaran dan layanan akademik di FEBI UIN Raden Mas Said Surakarta. Melalui evaluasi yang komprehensif dan penetapan target-target strategis, FEBI berkomitmen untuk terus berinovasi dan memberikan pendidikan berkualitas untuk mahasiswa serta meningkatkan kontribusi FEBI dalam bidang akademik dan pengabdian kepada masyarakat.

FEBI UIN RM Said Gandeng UiTM Malaysia dan IAIN Pontianak Gelar International Community Service Program

FEBI News- (21/7/2023) Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Raden Mas Said Surakarta bekerja sama dengan Universiti Teknologi MARA (UiTM) Malaysia dan IAIN Pontianak menggelar rangkaian kegiatan bertajuk International Community Service Program. Acara ini berlangsung selama 4 hari, dari Selasa (18/07/2023) hingga Jumat (21/07/2023), dan dihadiri oleh pimpinan FEBI UIN Raden Mas Said Surakarta, termasuk Dekan FEBI, Dr. M. Rahmawan Arifin, M.Si, Kabag Tata Usaha FEBI, Siti Mukodimah, S.H., serta Kepala Jurusan Manajemen dan Akuntansi Syariah, H. Khairul Imam, S.H.I, M.S.I.

Pada Selasa (18/07/2023), Kajur Manajemen dan Akuntansi Syariah, H. Khairul Imam, S.H.I, M.S.I., berkesempatan menjadi Guest Lecturer di FEBI IAIN Pontianak. Dalam kuliah tamu tersebut, ia membahas mengenai peran media kreatif dalam mendukung usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di wilayah Solo Raya dengan topik utama mengenai Pesantren Business and Collaborative Community Service.

Rabu dan Kamis (19-20/07/2023) diisi dengan sarasehan Pengabdian Masyarakat kolaboratif, yang melibatkan FEBI Surakarta, IAIN Pontianak, dan Universiti Teknologi MARA (UiTM) Malaysia. Acara ini menjadi ajang untuk berdiskusi dan berbagi pengalaman serta best practices dalam mengembangkan pemberdayaan masyarakat melalui pendekatan kolaboratif. Dengan target memberdayakan ekonomi masyarakat perbatasan, khususnya di daerah Entikong Kabupaten Sanggau Kalimantan Barat.

Pada Kamis (20/07/2023), digelar Kolokium Antarabangsa pasca siswazah bersama UiTM Malaysia, yang menampilkan hasil penelitian dari mahasiswa pascasarjana. Kolokium ini menjadi platform untuk memperkenalkan temuan-temuan penelitian dan memberikan apresiasi atas kontribusi ilmiah para mahasiswa pascasarjana.

Terakhir, pada Jumat (21/07/2023), dilaksanakan penandatanganan rintisan kerjasama antara FEBI UIN Raden Mas Said Surakarta dan Pasca IAIN Pontianak, sebagai langkah awal dalam mengembangkan hubungan sinergis dan memperkuat kerjasama dalam bidang akademik dan pengabdian masyarakat.

Acara International Community Service Program ini diharapkan akan memperkuat kerjasama antara FEBI UIN Raden Mas Said Surakarta dan Universiti Teknologi MARA (UiTM) Malaysia, serta menghasilkan manfaat nyata bagi perkembangan ilmu ekonomi syariah di Indonesia dan Malaysia.

UIN Said terlibat Aktif pada Kesepahaman Kerjasama Pengabdian Masyarakat antara Perguruan Tinggi Indonesia dan Indonesian Diaspora Network United Chapter Australia

UIN Said terlibat Aktif pada Kesepahaman Kerjasama Pengabdian Masyarakat antara Perguruan Tinggi Indonesia dan Indonesian Diaspora Network United Chapter Australia

Penulis: Achmad Room Fitrianto

FEBI News– Perth (6 Juli 2023).  “Indonesia Universities Community Development Event and Collaboration Sharing Session” digelar di University of Western Australia (UWA) Pada tanggal 2 Juli 2023, tepatnya di Art Lecture Room 6, Perth. Acara ini menjadi momentum penting bagi sembilan perguruan tinggi dari Indonesia untuk menjalin kerjasama dan berbagi pengalaman dalam bidang pengabdian masyarakat. Perguruan tinggi yang terlibat adalah UIN Raden Mas Said Surakarta, UIN Sunan Ampel Surabaya, Universitas Jember, UPN Veteran Jawa Timur, UIN Walisongo Semarang, Universitas Ahmad Dahlan Yogyakarta, Universitas Negeri Surabaya, , UIN SAIZU Purwokerto, dan IAIN Kudus.

Acara tersebut juga dihadiri oleh Indonesian Diaspora Network United (IDN-U) Chapter Australia. Diskusi yang intens dan produktif antara perwakilan perguruan tinggi Indonesia dan IDN-U berlanjut hingga tercapai kesepakatan pada tanggal 6 Juli 2023. Kesepakatan ini menetapkan dasar hukum bagi pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat oleh perguruan tinggi di bawah koordinasi IDN-U Chapter Australia. Kerjasama ini bertujuan untuk memberikan kesempatan bagi perguruan tinggi Indonesia dalam melaksanakan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam bidang pengabdian masyarakat.

Kerjasama ini didorong oleh keinginan untuk meningkatkan kontribusi perguruan tinggi Indonesia dalam pengabdian masyarakat di tingkat internasional. Berdasarkan pengalaman sukses pengiriman empat mahasiswa UIN Sunan Ampel Surabaya, yang dimotori oleh Dr. Achmad Room Fitrianto (WD 3 FEBI UIN Sunan Ampel Surabaya) yang belajar bersama komunitas di Madrasah Darul Ma’arif, delegasi dari UIN Raden Mas Said Surakarta meminta agar program serupa juga difasilitasi di madrasah diniah lainnya di lingkungan masyarakat Muslim di Western Australia.

Pada pertemuan yang diadakan di UWA, perwakilan dari sembilan perguruan tinggi Indonesia menyampaikan berbagai aspirasi dan rencana mereka dalam pengabdian masyarakat. Diskusi tersebut difokuskan pada cara-cara efektif untuk mengimplementasikan program pengabdian masyarakat yang dapat memberikan manfaat nyata bagi komunitas Muslim di Western Australia.. Setelah melalui diskusi serius dan lobi yang intensif yang dilakukan oleh Dr. Elis Zuliati Anis, seorang dosen dan staf kerjasama internasional dari Universitas Ahmad Dahlan (UAD), akhirnya dicapai kesepakatan yang menguntungkan bagi kedua belah pihak antara Sembilan delegasi Perguruan Tinggi Indonesia dan Indonesian Diaspora Network United (IDN-U) Chapter Australia.

Rektor UIN Raden Mas Said Surakarta, Prof. Dr. Toto Suharto, M.Ag. menekankan pentingnya kerjasama ini sebagai langkah strategis untuk memperluas dampak pengabdian masyarakat yang dilakukan oleh perguruan tinggi. Kerjasama ini tidak hanya memperkuat hubungan antara perguruan tinggi Indonesia dan komunitas diaspora, tetapi juga membuka peluang bagi mahasiswa kami untuk terlibat langsung dalam kegiatan yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Implementasi kerjasama ini akan melibatkan berbagai kegiatan, termasuk pengiriman mahasiswa dan dosen untuk berpartisipasi dalam program pengabdian masyarakat di Australia. Program ini mencakup pengajaran, pelatihan, serta berbagai proyek komunitas yang dirancang untuk memberdayakan masyarakat Muslim di Western Australia. Beberapa kegiatan yang direncanakan antara lain:

  1. Pengiriman Mahasiswa untuk Pengajaran dan Pengabdian: Mahasiswa dari perguruan tinggi Indonesia akan dikirim ke berbagai madrasah dan komunitas Muslim di Western Australia untuk mengajar dan berpartisipasi dalam kegiatan pengabdian masyarakat. Program ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan memberikan pengalaman praktis bagi mahasiswa.
  2. Pelatihan dan Workshop: Dosen dari perguruan tinggi Indonesia bisa mendapatkan pelatihan dan workshop peningkatan kapasitas di Western Australia yang bekerja sama dengan organisasi komunitas dan lembaga pendidikan terkait.
  3. Penelitian berbasis Proyek Komunitas: Penelitian berbasis pengabdian yang dirancang untuk memperkuat hubungan antar bangsa di Western Australia.

IDN-U Chapter Australia akan memainkan peran penting dalam koordinasi dan fasilitasi kegiatan pengabdian masyarakat. Organisasi ini akan membantu mengidentifikasi kebutuhan komunitas, menyediakan dukungan logistik, dan memastikan bahwa program pengabdian masyarakat berjalan lancar dan efektif. “Kami sangat antusias dengan kerjasama ini dan berkomitmen untuk memberikan dukungan penuh kepada perguruan tinggi Indonesia dalam melaksanakan program pengabdian masyarakat di Australia,” ujar Ibu Astrid-perwakilan IDN-U Chapter Australia.

Kerjasama antara sembilan perguruan tinggi Indonesia dan IDN-U Chapter Australia merupakan langkah penting dalam memperkuat kontribusi perguruan tinggi dalam pengabdian masyarakat di tingkat internasional. Program ini tidak hanya memberikan manfaat langsung bagi komunitas Muslim di Western Australia, tetapi juga memberikan pengalaman berharga bagi mahasiswa dan dosen dari Indonesia. Dengan dukungan dari IDN-U Chapter Australia, program pengabdian masyarakat ini diharapkan dapat berjalan dengan sukses dan memberikan dampak positif yang berkelanjutan.

Kerjasama ini juga menjadi contoh nyata bagaimana perguruan tinggi dapat bekerja sama dengan komunitas diaspora untuk mencapai tujuan bersama dalam pengabdian masyarakat. Dengan komitmen dan kerja keras, program ini diharapkan dapat menjadi model bagi kerjasama serupa di masa depan.

Pengabdian masyarakat adalah salah satu dari Tri Dharma Perguruan Tinggi yang harus terus kita kembangkan. Dengan adanya kerjasama ini, kami yakin bahwa kontribusi perguruan tinggi Indonesia di tingkat internasional akan semakin meningkat.

Dengan adanya kerjasama ini, sembilan perguruan tinggi dari Indonesia dan IDN-U Chapter Australia berkomitmen untuk terus berkolaborasi dan memberikan yang terbaik bagi masyarakat. Kerjasama ini diharapkan dapat memberikan inspirasi dan motivasi bagi perguruan tinggi lainnya untuk terlibat dalam kegiatan pengabdian masyarakat di tingkat global.

Tak lupa, pada akhir kegiatan, Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam UIN Raden Mas Said Surakarta Prof. Dr. M. Rahmawan Arifin, M.Si mengalungkan batik kepada tuan rumah, sebagai tanda persahabatan antara Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam dan Indonesia Diaspora Network Wester Australia.

Mahasiswa FEBI UIN Raden Mas Said, Sukses Presentasikan Hasil Riset Kolaborasi dengan Dosen pada Gelaran ICONIEB 2023

Sukoharjo – Mahasiswa FEBI UIN Raden Mas Said, sukses mengalahkan ratusan kandidat untuk mempresentasikan karya ilmiah dalam International Conference on Islamic Economic and Business (ICONIEB) 2023. Gelaran tersebut bertemakan “Muslim World and The Global Economic Uncertainties”. International conference tersebut terlaksana secara daring pada Selasa (27/06/2023) dengan IAIN Kudus bertindak sebagai tuan rumah. Adelia Nur Hapsari adalah mahasiswi pada Program Studi Perbankan Syariah yang mampu bersanding dengan panelis dari negara lain seperti Maroko, India, dan Nigeria dalam menyajikan hasil penelitian ilmiah tersebut.

Selama kurang lebih setengah jam, Adelia memaparkan hasil penelitian yang berjudul “Intellectual Capital and Islamicity Performance Index: Does it Affect to Profitability of Islamic Commercial Banks?”. Pada penjelasannya, ia menemukan bahwa faktor penentu profitabilitas tidak selalu berkaitan dengan performa keuangan semata, melainkan terdapat unsur “human relationship” sebagai indikasi kualitas personal dalam memberi nilai tambah pada value perbankan syariah di Indonesia. Penelitian ini merupakan hasil kolaborasi dengan dosen, dibawah bimbingan Fuad Hasyim, M.E.K, dimana beberapa hari sebelumnya juga sukses menghantarkan Mahasiswa FRESH (LSO FEBI UIN Raden Mas Said) menjuari LKTI pada acara Pertemuan Ilmiah Regional (Temilreg) FOSSEI.

Ajang ini membuktikan bahwa kualitas mahasiswa FEBI UIN Raden Mas Said telah mampu bersaing dengan mahasiswa kampus lain, terlebih dalam ICONIEB ini mayoritas panelis adalah peneliti yang menjadi Dosen pada kampusnya masing-masing. Harapannya, semoga kedepan FEBI UIN Raden Mas Said lebih banyak lagi melahirkan bibit unggul berupa akademisi yang handal sebagai bentuk perwujudan profil lulusan sebagai researcher yang menguasai metodologi penelitian. Hal ini juga sangat mendukung FEBI, khsususnya Program Studi Perbankan Syariah dalam menunjang akreditasi Unggul setelah sebelumnya sukses diraih oleh Program Studi Manajemen Bisnis Syariah.

Pesona Desa Catur Sambi, Desa Sejuk dan Ramah

Penulis: Asep Maulana Rohimat*

Desa Catur, yang terletak di Kecamatan Sambi, Kabupaten Boyolali, memiliki daya tarik yang mengesankan. Dalam prosesi serah terima mahasiswa KKN Kerso Dharma tahun 2023, yang dilaksanakan di desa ini, terasa kehangatan dan sambutan yang penuh keramahan dari seluruh warga. Dalam kesempatan itu, Kepala Desa Catur, Dra. Nunik S Rahayu, M.Pd menyampaikan ucapan selamat datang kepada para mahasiswa, serta menekankan pentingnya berakhlaq baik dalam berinteraksi dengan masyarakat.

Salah satu hal yang membuat Desa Catur Sambi menonjol adalah keberagaman agamanya. Desa ini menjadi tempat yang memperlihatkan latihan toleransi dan moderasi beragama bagi para peserta KKN. Dalam era yang semakin kompleks ini, keberagaman agama menjadi salah satu aset berharga yang harus dijaga dan diperkuat. Dengan adanya kegiatan KKN yang melibatkan mahasiswa seluruh Fakultas di UIN Raden Mas Said Surakarta. Desa Catur Sambi memberikan kesempatan bagi peserta untuk saling belajar dan memahami perbedaan-perbedaan yang ada.

Selain itu, Desa Catur Sambi juga memiliki potensi ekonomi yang beragam. Sektor pertanian, desa wisata, dan perkebunan menjadi sumber pendapatan utama di desa ini. Kehidupan masyarakat desa yang masih mengandalkan sektor primer ini menghadapi tantangan untuk terus berinovasi. Namun, dengan adanya program KKN, para mahasiswa dapat memberikan kontribusi berharga dalam pengembangan sektor ekonomi ini. Mereka bisa menghadirkan ide-ide segar dan penggunaan teknologi yang tepat guna untuk meningkatkan produktivitas dan pemasaran produk pertanian serta mengembangkan potensi wisata desa.

Selain sektor ekonomi, pengembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) berbasis digital marketing juga menjadi fokus perhatian di Desa Catur Sambi. Mahasiswa KKN memiliki kesempatan untuk membantu UMKM di desa ini dalam memanfaatkan teknologi digital sebagai sarana promosi dan pemasaran. Dalam era digital seperti sekarang, kemampuan mengoptimalkan penggunaan internet dan media sosial merupakan keahlian yang sangat penting bagi UMKM agar dapat bersaing secara global.

Tak hanya sektor ekonomi, pengembangan pendidikan dan sosial keagamaan juga menjadi bagian penting dalam program KKN di Desa Catur Sambi. Melalui kegiatan ini, mahasiswa dapat memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan kualitas pendidikan di masyarakat desa, baik melalui pengajaran langsung maupun pembuatan program-program pendidikan yang inovatif. Selain itu, aspek sosial keagamaan juga menjadi perhatian penting, di mana para mahasiswa dapat melibatkan diri dalam kegiatan-kegiatan keagamaan yang ada di desa serta memberikan pendampingan kepada masyarakat dalam memahami nilai-nilai keagamaan yang moderat dan inklusif.

Dalam kesempatan ini, perlu diapresiasi peran Sekretaris Desa, Mas Hananto Adi Kusumo, S.AP, yang menjadi pembimbing KKN dengan sikap yang rendah hati dan penuh kebaikan. Dengan pengalamannya sebagai lulusan Administrasi Pemerintahan dari Universitas Brawijaya, Mas Hananto memberikan arahan dan bimbingan kepada mahasiswa dengan penuh kesabaran dan dedikasi.

Desa Catur Sambi menawarkan pesona yang tak hanya dari keindahan alamnya, tetapi juga dari keramahan dan keberagaman sosialnya. Melalui program KKN, para mahasiswa memiliki kesempatan berharga untuk memberikan kontribusi nyata dalam pengembangan desa ini, baik dalam sektor ekonomi, pendidikan, maupun aspek sosial keagamaan. Desa Catur Sambi adalah contoh nyata bagaimana sebuah desa dapat menjadi tempat latihan pemberdayaan masyarakat dan pengembangan potensi lokal. Semoga kehadiran para mahasiswa KKN dapat memberikan dampak positif yang berkelanjutan bagi masyarakat Desa Catur Sambi, serta menjadi inspirasi bagi desa-desa lain di Indonesia.

*Penulis adalah Dosen Pembimbing Lapangan KKN kelompok 221 dan 222 Desa Catur Sambi Boyolali