Sosialisasi Pembelajaran & Akademik 2025: First Step Journey Mahasiswa Baru

Prodi MAZAWA, MBS, ES, BISDIG Gelar Sosialisasi Pembelajaran & Akademik 2025 : First Step Journey Mahasiswa Baru

Sukoharjo, 2 Oktober 2025 – Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Raden Mas Said Surakarta menggelar Sosialisasi Pembelajaran & Akademik 2025 di Graha UIN. Kegiatan ini menjadi langkah awal (first step journey-SOSPEMA) mahasiswa baru untuk mengenal sistem akademik dan peluang belajar di FEBI.

Acara SOSPEMA diikuti oleh mahasiswa dari empat program studi. Mereka berasal dari Ekonomi Syariah, Manajemen Zakat dan Wakaf (Mazawa), Manajemen Bisnis Syariah (MBS), dan Bisnis Digital. Kehadiran mereka menandai dimulainya perjalanan penting dalam dunia perkuliahan.

Dalam sambutannya, Dr. Arif Muannas, SE., MSc menjelaskan profil FEBI. Ia menekankan pentingnya visi fakultas sebagai pusat pendidikan Islam yang unggul, kreatif, dan berdaya saing global.

Setiap prodi juga memaparkan keunggulannya.

  • Mazawa menerapkan Outcome Based Education (OBE). Sistem ini berorientasi pada Capaian Pembelajaran Lulusan (CPL), mengacu pada KKNI dan SN-Dikti. Setiap mata kuliah dirancang untuk mendukung CPL.
  • Ekonomi Syariah resmi berdiri pada 26 Agustus 2024. Walau masih muda, prodi ini berkembang pesat dan mendapat minat besar dari mahasiswa baru.
  • Manajemen Bisnis Syariah (MBS) telah meraih akreditasi UNGGUL. Banyak lulusannya berkarier cemerlang, bahkan hingga ke tingkat internasional.
  • Bisnis Digital fokus pada pembelajaran bisnis berbasis teknologi. Prodi ini membekali mahasiswa untuk melihat peluang global dan bersaing di era disrupsi.

Suasana Graha UIN terasa penuh semangat. Mahasiswa baru mendengarkan dengan antusias, bertanya, dan aktif berdiskusi. Kegiatan ini menunjukkan kesiapan mereka untuk memulai perjalanan akademik.

Sosialisasi SOSPEMA ini bukan sekadar forum pengenalan. Ini adalah momentum penting yang membuat mahasiswa lebih siap menghadapi perkuliahan. Dari sinilah langkah menuju prestasi dan masa depan gemilang dimulai. 🚀✨🎓

literasi-halal-umkm-febi-uin-surakarta-bersama-bpjph

Dosen Manajemen Bisnis Syariah Hadiri Literasi Halal UMKM FEBI UIN Surakarta Bersama BPJPH

Surakarta, 20 September 2025 – Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Raden Mas Said Surakarta menggelar kegiatan Literasi Halal UMKM. Acara ini berlangsung di Outdoor Hall Gedung SBSN UIN Surakarta pada Sabtu (20/9). Kegiatan dipimpin oleh dosen FEBI, Kisti Nur Aliyah dan Suryati, sebagai bagian dari pengabdian masyarakat.

Acara ini menyasar pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) sekitar kampus. Mereka dinilai memiliki potensi besar dalam mengembangkan produk halal yang mampu bersaing di pasar.

Kolaborasi FEBI dan BPJPH untuk Sertifikasi Halal

Kegiatan ini berkolaborasi dengan Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH). Narasumber utama, Haq Muhammad Hamka Habibi, memaparkan prosedur sertifikasi halal. Ia menjelaskan dokumen yang diperlukan serta manfaat sertifikasi bagi daya saing produk.

“Produk halal bukan hanya kebutuhan umat Muslim, tetapi juga standar global yang meningkatkan nilai usaha,” ungkap Haq Muhammad. Dengan penjelasan praktis, peserta mudah memahami langkah-langkah pengajuan sertifikasi.

Antusiasme Peserta dan Dampak Nyata

Selain itu, peserta yang sebagian besar pelaku UMKM kuliner sangat antusias. Mereka menilai kegiatan ini membuka wawasan baru tentang pentingnya legalitas halal. Dengan begitu, usaha mereka lebih siap menembus pasar nasional bahkan internasional.

Menurut Kisti Nur Aliyah, kegiatan ini tidak hanya memberikan edukasi, tetapi juga mendorong kemandirian. “Kami ingin UMKM tidak hanya tahu regulasi, tetapi juga berani mengurus sertifikasi halal sendiri,” tegasnya.

Kontribusi FEBI melalui Literasi Halal UMKM

Dengan program Literasi Halal UMKM, FEBI UIN Surakarta membuktikan komitmennya mendukung program pemerintah. Langkah ini sejalan dengan amanat Undang-Undang No. 33 Tahun 2014 tentang Jaminan Produk Halal.

Sebagai penutup, kegiatan ini diharapkan memberi manfaat berkelanjutan. Literasi halal tidak hanya memperkuat daya saing UMKM, tetapi juga menjadi kontribusi nyata FEBI untuk masyarakat berbasis nilai Islam dan berdaya saing global.

Sosialisasi Pembelajaran & Akademik 2025: First Step Journey Mahasiswa Baru FEBI UIN Raden Mas Said Surakarta (PRODI AKS dan PBS)

SOSPEMA 2025 : Prodi AKS & PBS Gelar Sosialisasi Pembelajaran dan Akademik untuk Mahasiswa Baru

Sukoharjo, 2 Oktober 2025 – Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Raden Mas Said Surakarta menggelar Sosialisasi Pembelajaran & Akademik 2025 di Graha UIN. Acara ini menjadi langkah awal mahasiswa baru untuk mengenal dunia perkuliahan dan sistem akademik di FEBI.

Peserta kegiatan adalah mahasiswa baru Akuntansi Syariah dan Perbankan Syariah. Sosialisasi ini bertujuan mengenalkan sistem pembelajaran, tata kelola akademik, serta peluang pengembangan diri selama studi.

Dibaca juga : Literasi Halal UMKM FEBI UIN Surakarta Bersama BPJPH

Tiga narasumber hadir dalam acara ini. Dr. Arif Muannas, SE., MSc menyampaikan profil FEBI dan visi besar fakultas yang berdaya saing global. Fitri Laela Wijayati, SE., M.Si memaparkan profil Prodi Akuntansi Syariah dengan capaian akreditasi UNGGUL. Sementara itu, Rahmawati Khoiriyah, M.E menjelaskan profil Prodi Perbankan Syariah serta peluang Program MBKM bersama BUMN.

Suasana kegiatan penuh semangat. Mahasiswa baru aktif bertanya dan mengikuti jalannya acara. Kegiatan ini memberi gambaran nyata tentang dunia perkuliahan sekaligus motivasi untuk berprestasi sejak awal.

Kegiatan ini bukan sekadar forum sosialisasi, melainkan momentum penting yang menandai dimulainya perjalanan akademik mahasiswa di FEBI. Dengan adanya pemaparan dari para dosen dan pengelola program studi, mahasiswa diharapkan lebih siap menghadapi dinamika dunia perkuliahan, sekaligus mampu merancang langkah-langkah strategis untuk meraih prestasi akademik maupun non-akademik.

Graha UIN Raden Mas Said Surakarta dipenuhi semangat optimisme. Mahasiswa baru tampak antusias menyimak penjelasan, berdiskusi, dan mengajukan pertanyaan. Momen ini memperlihatkan komitmen FEBI dalam membangun suasana yang ramah, inspiratif, serta mendorong pengembangan potensi mahasiswa secara menyeluruh.

FEBI menegaskan bahwa kegiatan ini adalah “first step journey” mahasiswa baru. Sebuah momen penting yang tidak boleh dilewatkan, karena dari sinilah perjalanan akademik dan masa depan gemilang dimulai.

ojk solo

Ketua OJK Solo: UIN Buktikan Kampus Jadi Penggerak Literasi dan Inklusi Ekonomi Syariah

Sukoharjo (1/10/2025) Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Solo, Eko Hariyanto, memberikan apresiasi terhadap peran aktif Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Raden Mas Said Surakarta dalam mendorong literasi dan inklusi keuangan syariah di kalangan mahasiswa dan generasi muda. Hal ini disampaikan dalam acara Silaturahmi Kolaboratif Industrial yang digelar pada Selasa (1/10/2025) di Gubug Makan Mang Engking Kartasura.

Eko menegaskan bahwa kegiatan literasi keuangan yang konsisten dilakukan FEBI UIN Raden Mas Said bersama mitra strategis merupakan model kolaborasi ideal antara kampus dan stakeholders. Ia berharap gerakan ini tidak berhenti di tingkat fakultas, tetapi mampu berkembang menjadi gerakan di level universitas dan masyarakat yang lebih luas.

Acara yang mempertemukan lebih dari 33 stakeholders strategis ini dihadiri oleh berbagai tokoh penting, termasuk Wakil Rektor 2 UIN Raden Mas Said Surakarta Dr. R. Lukman Farouni, M.Ag., Kepala KPw BI Solo Dwiyanto Cahyo Sumirat, Ketua FKIJK Solo Raya M. Wira Adibrata, Ketua HEBITREN Solo Raya KH. Miftahul Huda, serta pimpinan KADIN, APINDO, HIPMI Sukoharjo, hingga perwakilan perbankan, asuransi, dan pasar modal.

Dekan FEBI, Prof. Dr. M. Rahmawan Arifin, M.Si., menyampaikan rasa syukur atas dukungan OJK, BI, FKIJK dan stakeholders lainnya. Menurutnya, sinergi pentahelix ini semakin memperkuat peran FEBI UIN Raden Mas Said sebagai pionir literasi dan inklusi keuangan syariah di Solo Raya.

Acara kemudian ditutup dengan doa bersama, sebagai simbol harapan agar kolaborasi kampus dan industri jasa keuangan terus memberi manfaat luas bagi mahasiswa, masyarakat, dan dunia usaha.

Dengan dukungan penuh dari OJK Surakarta, kolaborasi pentahelix yang dipelopori FEBI UIN Raden Mas Said diyakini akan menjadi motor penggerak lahirnya generasi muda yang cerdas finansial, inovatif, dan siap menghadapi tantangan ekonomi digital.

kolaboratif industrial mang engking

BI Solo Dorong Kolaborasi Pentahelix, FEBI UIN Raden Mas Said siap Jadi Episentrum Ekonomi Syariah

Sukoharjo (1/10/2025) Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam UIN Raden Mas Said Surakarta kembali menunjukkan perannya sebagai penggerak ekosistem ekonomi syariah. Pada Selasa (1/10/2025), FEBI menggelar acara silaturahmi dan sinergi bersama puluhan stakeholders strategis di Gubug Makan Mang Engking, Kartasura.

Acara ini dihadiri langsung oleh Wakil Rektor 2 UIN Raden Mas Said Surakarta, Kepala KPw BI Solo, Dekan FEBI, Wakil Dekan FEBI, Koordinator Prodi Manajemen Bisnis Syariah, Ketua FKIJK Solo Raya, Kepala OJK Surakarta, Ketua HEBITREN Solo Raya, Ketua KADIN Sukoharjo, Ketua APINDO Sukoharjo, Ketua HIPMI Sukoharjo, serta perwakilan berbagai lembaga keuangan dan industri jasa keuangan.

Kehadiran 33 Stakeholders
Mitra strategis yang hadir mencakup Bank Mandiri, Bursa Efek Indonesia (BEI), Indo Premier Sekuritas, Asbisindo, Bank Jateng Syariah, Bank Mega Syariah, BCA Syariah, MNC Bank, CIMB Niaga Syariah, BPRS Dana Amanah (BDA), Asosiasi Perusahaan Pembiayaan Indonesia (APPI), BPRS Sukowati Sragen (BSS), Bank Jakarta, Bank Muamalat Indonesia, Bank Syariah Indonesia, BTN Syariah, Asuransi Manulife, Panin Dai-ichi Life, Panin Bank, Bank DBS, PT Sarana Surakarta Ventura, Mayapada Life, Zurich Life, dan komunitas usaha lain di Solo Raya.

Dekan FEBI, Prof. Dr. M. Rahmawan Arifin, M.Si., menyampaikan rasa syukur bisa berkumpul bersama para stakeholder yang selama ini mendukung pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi. Acara ini juga menjadi momentum syukur atas suksesnya Studium General dan Festival Literasi Keuangan Syariah yang diikuti ribuan mahasiswa. “Dengan kolaborasi bersama para stakeholders ini, FEBI siap menjadi episentrum ekonomi syariah di Solo Raya.” Pungkas Prof. Ivan.

Kepala KPw BI Solo dorong Kolaborasi Pentahelix
Dalam sambutannya, Dwiyanto Cahyo Sumirat (Kepala KPw BI Solo) menegaskan pentingnya kolaborasi pentahelix—sinergi antara akademisi, pemerintah, pelaku bisnis, komunitas, dan media—untuk memperkuat pengembangan ekonomi syariah di Solo Raya. Ia menambahkan, kerja sama antara FEBI UIN Raden Mas Said dan BI Solo telah lama terjalin dan membawa dampak nyata bagi masyarakat.

M. Wira Adibrata, Wakil Ketua FKIJK Solo Raya, juga menyoroti perlunya memperluas jangkauan festival literasi keuangan ke seluruh fakultas di UIN Raden Mas Said, sehingga manfaatnya bisa dirasakan lebih luas oleh banyak mahasiswa.

Kepala OJK Solo, Eko Hariyanto, memberikan apresiasi atas kontribusi FEBI dalam berbagai kegiatan literasi keuangan, dan memastikan dukungan untuk kegiatan kreatif serupa di masa mendatang. OJK sudah sering berkolaborasi dengan FEBI dan mendapatkan banyak dampak dalam literasi dan inklusi keuangan.

Sementara itu, Wakil Rektor 2 UIN Raden Mas Said, Dr. R. Lukman Farouni, M.Ag., menegaskan dukungannya agar kegiatan kolaboratif antara kampus dan stakeholders dapat terus diperluas demi peningkatan dampak fakultas untuk mahasiswa dan masyarakat.

Acara ditutup dengan doa oleh KH. Miftahul Huda, S.Ag., Ketua HEBITREN Solo Raya, yang mendoakan agar sinergi pentahelix ini memberi keberkahan bagi penguatan ekonomi syariah di Solo Raya. Dengan hadirnya 33 lebih stakeholders dari berbagai sektor, kolaborasi ini diharapkan semakin mengokohkan posisi FEBI UIN Raden Mas Said Surakarta sebagai pusat literasi, inovasi, dan pengembangan ekonomi syariah di tingkat regional maupun nasional.

visiting-professor-febi-uin-surakarta

Visiting Professor FEBI UIN Surakarta: Kupas Tuntas Penulisan Artikel Ilmiah Sesuai PAK

Surakarta, 2 September 2025 – Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Raden Mas Said Surakarta menyelenggarakan kegiatan Visiting Professor dengan menghadirkan Prof. Dr. Zaenuddin Hudi Prasojo, M.A., Direktur Pascasarjana IAIN Pontianak sekaligus Facilitator for Publication Irwan Abdullah Scholar Foundation.

Dalam kegiatan bertajuk “Strategi Penyusunan Artikel Ilmiah Sesuai Standar PAK untuk Peningkatan Karier Dosen”, Prof. Zaenuddin memberikan pemaparan komprehensif mengenai publikasi akademik. Acara berlangsung di Aula Pendapi Mangkunegaran FEBI dan dihadiri oleh para dosen FEBI dengan penuh antusias.

Strategi Publikasi di Visiting Professor FEBI UIN Surakarta

Dalam materinya, Prof. Zaenuddin menegaskan pentingnya publikasi ilmiah bagi perkembangan karier akademik. “Artikel ilmiah bukan sekadar kewajiban administratif, tetapi bukti nyata kontribusi seorang dosen dalam dunia keilmuan,” ujarnya.

Beliau memaparkan langkah-langkah praktis dalam menulis artikel sesuai standar penilaian angka kredit (PAK). Mulai dari pemilihan topik, sistematika penulisan, manajemen sitasi, hingga strategi menghadapi reviewer jurnal, seluruhnya dibahas detail agar dosen dapat langsung mengimplementasikannya.

Dukungan FEBI untuk Peningkatan Karier Dosen

Acara Visiting Professor dibuka oleh Dekan FEBI, Prof. Dr. M. Rahmawan Arifin, M.Si. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya fakultas meningkatkan kapasitas dosen. “FEBI akan terus mendorong dosen untuk lebih produktif menulis dan berkontribusi dalam jurnal bereputasi,” tegasnya.

Kegiatan ini menjadi ruang interaktif bagi peserta. Dosen FEBI tidak hanya menerima teori, tetapi juga terlibat dalam diskusi langsung dengan narasumber, sehingga pemahaman mengenai publikasi ilmiah semakin aplikatif.

Harapan dan Dampak Kegiatan

Melalui Visiting Professor FEBI UIN Surakarta, diharapkan lahir budaya akademik yang lebih kuat. Publikasi ilmiah diharapkan bukan sekadar target administratif, melainkan menjadi tradisi yang menguatkan reputasi kampus di level nasional maupun internasional.

Dengan kegiatan ini, FEBI menegaskan perannya sebagai pusat keilmuan yang terus mendukung dosen dan sivitas akademika untuk tumbuh bersama dalam dunia riset dan publikasi.

literasi-halal-umkm-febi-uin-surakarta-bersama-bpjph

Literasi Halal UMKM FEBI UIN Surakarta Bersama BPJPH

Surakarta, 20 September 2025 – Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Raden Mas Said Surakarta menggelar kegiatan Literasi Halal UMKM. Acara ini berlangsung di Outdoor Hall Gedung SBSN UIN Surakarta pada Sabtu (20/9). Kegiatan dipimpin oleh dosen FEBI, Kisti Nur Aliyah dan Suryati, sebagai bagian dari pengabdian masyarakat.

Acara ini menyasar pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) sekitar kampus. Mereka dinilai memiliki potensi besar dalam mengembangkan produk halal yang mampu bersaing di pasar.

Kolaborasi FEBI dan BPJPH untuk Sertifikasi Halal

Kegiatan ini berkolaborasi dengan Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH). Narasumber utama, Haq Muhammad Hamka Habibi, memaparkan prosedur sertifikasi halal. Ia menjelaskan dokumen yang diperlukan serta manfaat sertifikasi bagi daya saing produk.

“Produk halal bukan hanya kebutuhan umat Muslim, tetapi juga standar global yang meningkatkan nilai usaha,” ungkap Haq Muhammad. Dengan penjelasan praktis, peserta mudah memahami langkah-langkah pengajuan sertifikasi.

Antusiasme Peserta dan Dampak Nyata

Selain itu, peserta yang sebagian besar pelaku UMKM kuliner sangat antusias. Mereka menilai kegiatan ini membuka wawasan baru tentang pentingnya legalitas halal. Dengan begitu, usaha mereka lebih siap menembus pasar nasional bahkan internasional.

Menurut Kisti Nur Aliyah, kegiatan ini tidak hanya memberikan edukasi, tetapi juga mendorong kemandirian. “Kami ingin UMKM tidak hanya tahu regulasi, tetapi juga berani mengurus sertifikasi halal sendiri,” tegasnya.

Kontribusi FEBI melalui Literasi Halal UMKM

Dengan program Literasi Halal UMKM, FEBI UIN Surakarta membuktikan komitmennya mendukung program pemerintah. Langkah ini sejalan dengan amanat Undang-Undang No. 33 Tahun 2014 tentang Jaminan Produk Halal.

Sebagai penutup, kegiatan ini diharapkan memberi manfaat berkelanjutan. Literasi halal tidak hanya memperkuat daya saing UMKM, tetapi juga menjadi kontribusi nyata FEBI untuk masyarakat berbasis nilai Islam dan berdaya saing global.

Workshop Inkubasi Bisnis FEBI: Modal Nekat Jadi Peluang Nyata

Mahasiswa AKS dan ES Ikuti Workshop Inkubasi Bisnis : Modal Nekat Jadi Peluang Nyata

Surakarta, 30 September 2025 – Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Raden Mas Said Surakarta menggelar Workshop Inkubasi Bisnis di Aula Gedung A Lantai 1. Tema kegiatan adalah “The Rise of Gen Z Islamicpreneur sebagai Wadah Kreativitas, Inovasi, dan Berkelanjutan.”

Workshop menghadirkan Rabia Chaniago dari CV Chaniago Multi Kreatif. Ia membawakan materi berjudul “Berawal Modal Nekat Jadi Peluang Nyata.” Rabia berbagi pengalaman membangun usaha percetakan dan souvenir yang kini berkembang pesat.

Menurut Rabia, modal besar bukan jaminan sukses. Keberanian, kreativitas, dan konsistensi justru menjadi kunci utama. “Saya memulai usaha dengan modal terbatas, bahkan bisa dibilang nekat. Dari nekat itu lahir peluang nyata,” ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya membaca kebutuhan pasar. Bisnis percetakan souvenir selalu dibutuhkan dalam berbagai acara, baik skala kecil maupun besar. Dengan strategi tepat, usaha sederhana bisa berkembang menjadi profesional dan berdaya saing.

Acara ditutup dengan sesi tanya jawab yang berlangsung interaktif. Mahasiswa antusias bertanya tentang strategi mengelola keterbatasan modal. Melalui workshop ini, FEBI berharap mahasiswa semakin termotivasi untuk memulai usaha, meski dengan sumber daya terbatas.

Rabia juga menekankan pentingnya membaca kebutuhan pasar dan menghadirkan produk yang relevan. Bisnis percetakan souvenir, misalnya, memiliki potensi besar karena selalu dibutuhkan dalam berbagai acara, mulai dari skala kecil hingga besar. Dengan strategi yang tepat, usaha sederhana dapat berkembang menjadi lebih profesional dan berdaya saing.

Workshop Inkubasi Bisnis menjadi wujud komitmen FEBI dalam menumbuhkan generasi wirausaha muda yang kreatif, inovatif, dan berkelanjutan.

berharap mahasiswa semakin terinspirasi untuk mengembangkan ide bisnis yang kreatif, inovatif, dan strategis.

Mahasiswa MBS dan MAZAWA IKuti Workshop Inkubasi Bisnis : Gen Z Peluang Bisnis Kopi dari Hulu hingga Hilir

Surakarta, 30 September 2025 – Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Raden Mas Said Surakarta kembali menggelar Workshop Inkubasi Bisnis. Kegiatan ini berlangsung di Aula Gedung A Lantai 1 dengan tema “The Rise of Gen Z Islamicpreneur sebagai Wadah Kreativitas, Inovasi, dan Berkelanjutan.”

Workshop menghadirkan Luke Hari Wibisono, S.E., M.T., Founder & Head Roaster Srivijava Coffee Roaster. Ia membawakan materi “Membedah Peluang Bisnis Kopi: Dari Kebun hingga Secangkir Profit.”

Dalam pemaparannya, Luke menjelaskan bahwa industri kopi sangat luas. Banyak titik masuk yang bisa digarap, mulai dari hulu hingga hilir. Ia menekankan kualitas sebagai kunci utama. Nilai itu dibangun dari setiap tahap rantai pasok, sejak dari kebun, pengolahan, hingga penyajian.

“Memahami proses dari kebun hingga cangkir memberikan nilai tambah yang besar untuk bisnis,” tegasnya. Menurutnya, industri kopi penuh gairah (passion). Namun, passion saja tidak cukup. Dibutuhkan model bisnis yang kuat agar usaha mampu bertahan.

Mahasiswa diajak melihat bukan hanya sebagai minuman. Lebih dari itu, kopi adalah ekosistem bisnis yang terus tumbuh dan melibatkan banyak pihak, mulai dari petani, pelaku UMKM, hingga brand besar.

Kegiatan ditutup dengan sesi tanya jawab interaktif. Mahasiswa antusias bertanya mengenai strategi membangun bisnis kopi yang berkelanjutan. Melalui workshop ini, FEBI berharap mahasiswa semakin terinspirasi untuk mengembangkan ide bisnis yang kreatif.

febi-uin-surakarta-workshop-kedua-inkubasi-bisnis-pibma-2025

Workshop PIBMA 2025: Gen Z Islamicpreneur dan Kurasi Produk UMKM

Surakarta, 29 September 2025Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Raden Mas Said Surakarta kembali menggelar rangkaian PIBMA 2025. Pada sesi kedua, kegiatan menghadirkan Harry Lesto Hadi, MSIE dari LPK WANNI Solo. Workshop PIBMA 2025 mengangkat tema “The Rise of Gen Z Islamicpreneur: Wadah Kreativitas, Inovasi & Berkelanjutan“.

Materi yang dibawakan bertajuk Kurasi Produk UMKM dan Produk Karya Mahasiswa. Tema ini dipilih untuk memberikan pemahaman praktis mengenai pentingnya kurasi sebagai kunci keberhasilan produk di pasar.

Pentingnya Kurasi Produk bagi Generasi Z

Dalam pemaparannya, Harry menegaskan bahwa Gen Z Islamicpreneur memiliki potensi besar melahirkan produk inovatif. Namun, produk tanpa kurasi yang tepat seringkali sulit bersaing. “Produk UMKM maupun karya mahasiswa harus melewati tahapan seleksi yang ketat. Kurasi ini tidak hanya menyangkut kualitas fisik, tetapi juga kemasan, branding, dan kesesuaian dengan kebutuhan konsumen,” ungkapnya.

Pernyataan tersebut disambut antusias oleh peserta. Mereka merasa mendapatkan wawasan baru tentang pentingnya menyiapkan produk secara matang agar diterima pasar.

Kurasi sebagai Jembatan Menuju Pasar Kompetitif

FEBI menilai kurasi sebagai elemen penting dalam mencetak wirausaha muda yang mampu berkompetisi secara berkelanjutan. Menurut Dekan FEBI, Prof. Dr. M. Rahmawan Arifin, M.Si., workshop ini merupakan langkah strategis. “Kami ingin mahasiswa memiliki pola pikir kreatif sekaligus siap bersaing. Kurasi produk adalah jembatan antara ide inovatif dengan kebutuhan pasar,” jelasnya.

Menuju Generasi Entrepreneur Unggul

Workshop PIBMA mempertegas peran Gen Z Islamicpreneur sebagai motor penggerak ekonomi kreatif berbasis nilai Islam. Mahasiswa FEBI tidak hanya berlatih menciptakan karya, tetapi juga belajar menyiapkan produk yang layak jual.

Melalui PIBMA 2025, mahasiswa diajak memahami bahwa wirausaha Islami bukan hanya tentang ide, melainkan juga strategi keberlanjutan. Workshop ini diharapkan meninggalkan kesan mendalam sekaligus membuka peluang bagi lahirnya generasi entrepreneur unggul.